Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bagaimana Denganku

Bagaimana Denganku

"Oke, sekarang buka mata." Saat Varel membuka matanya, di atas meja di hadapannya sudah ada dua piring kecil berisi potongan kue berwarna merah pekat dengan lapisan krim keju putih salju di atasnya. Red velvet cake. Kue favoritnya. "Wow," kata Varel, matanya berbinar. "Ini... kau yang buat hari ini? Sendirian? Aku kan sudah bilang jangan terlalu capek."
106.1K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as psycho red velvet
Read
+Library
Hasrat Istriku

Hasrat Istriku

Menusuk-nusuk tanpa memasukkannya ke mulutnya, diangkat pun tidak. “Red velvet, minuman yang sering Naya pesan di kafe itu. Rasanya beda dari yang lain, beda dari kafe-kafe di dekat apartemen lama Naya, beda juga sama kafe di dekat kantor Naya dulu. Naya mau itu,” ucap Naya, dia mempertegas keinginannya itu. “Yakin enggak sekalian minta diizinin buat ke sana lagi dan cari kerja di tempat yang enggak jauh dari tempatnya Ghiyas? Kamu pengen ketemu Ghiyas setiap hari, kan?”
108.7K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as psycho red velvet
Read
+Library
Red in Us

Red in Us

Dia selalu tahu untuk tidak meladeni kemarahan Katha, dan lebih menyenangkan memancing emosi kawannya itu. “Bunting pala lo!” Katha melotot. Dia bahkan merogoh kantong plasting di tangan dan mengeluarkan satu buah wortel berukuran besar. Warnanya oranye terang. “Ini bisa bikin kepala lo dijahit sepuluh.”
1018.4K viewsCompletedAdded to Library 460 Times as psycho red velvet
Read
+Library
Candu Pelukan Tuan Muda Posesif

Candu Pelukan Tuan Muda Posesif

Lalu ia mendadak terpaku. Di atas meja panjang di pojok ruangan, tersaji Red Velvet Cheesecake. Lapisan merahnya tampak lembut, kontras dengan krim keju putih yang halus, dihiasi buah beri segar yang mengilap di bawah cahaya lampu. Red Velvet Cheesecake itu, cake yang kemarin ia tonton berulang kali di toko perhiasan, ia benar-benar ingin mencobanya tapi cukup jauh.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as psycho red velvet
Read
+Library
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Asap rokok di The Velvet Room berwarna merah muda dan berbau seperti stroberi sintetis. Di sekeliling kami, monster glitch minum oli dari gelas martini, mengabaikan keberadaan dua manusia yang baru saja masuk ke sarang mereka. Vox, si Pria Kepala TV, mengocok kartunya dengan gaya teatrikal.
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 701 Times as psycho red velvet
Read
+Library
P. S. I LOVE YOU

P. S. I LOVE YOU

Akan tetapi dia masih ragu-ragu untuk menanyakannya kepada ibu mertuanya. Kedua menantu dan ibu mertua itu, memulai kegiatan mereka di dapur. Saat ini mereka sedang memasak red velvet cupcake. Ada pun bahan-bahan yang diperlukan antara lain gula pasir, telur, vanila, yogurt milk, pewarna makanan, tepung terigu, coklat bubuk dan beberapa bahan lainnya. Setelah semua bahan tersedia Cyra dan Mami Mili dengan bekerja sama mulai membuat adonan cup cake tadi.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 316 Times as psycho red velvet
Read
+Library
Romantic Purple

Romantic Purple

Tempatnya sederhana dengan beberapa bangku kayu di depan etalase kaca yang berisi berbagai rasa es krim. Lidya mendekat ke etalase. “Banyak juga rasanya.” Rian berdiri di sampingnya. “Kamu pilih aja.” Lidya membaca satu per satu. “Strawberry…vanilla… coklat… tiramisu…” Ia berhenti sebentar. “Coklat juga ada.” Rian langsung tertawa kecil. “Udah ketebak.” Lidya menoleh.
536 viewsCompletedAdded to Library 15 Times as psycho red velvet
Read
+Library
Selir Hati Tuan Muda

Selir Hati Tuan Muda

"Siang, Bu. Ada yang bisa dibantu? Ibu mau cari kue apa? Atau mau lihat-lihat dulu?" "Lihat-lihat dulu!" jawab Catherine ketus. Ia tidak suka ditanya-tanya. Kue red velvet dalam etalase begitu memikat perhatian Catherine. Perempuan itu menuju etalase. 'Kelihatannya enak,' batinnya. "Siang, Bu. Kalau Ibu mau nyicip kita ada tester-nya lho. Kita nggak pakai pewarna. Warna merahnya kita ambil dari sari buah bit."
1022.1K viewsCompletedAdded to Library 752 Times as psycho red velvet
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Entah apa yang merasuki perempuan itu, sehingga tidak mengeluarkan sepatah katapun. Tidak beberapa lama, Dafin datang membawa dua buah eskrim coklat kesukaan Stela. Menyodorkan kepadanya, dengan tanpa rasa bersalah Stela mengambil pemberian dari laki-laki itu. Menikmati jajanan dingin itu, Dafin masih memarkirkan mobilnya. Stela yang sedangk menikmati eskrim rasa coklat tidak peduli mau Dafin mau memarkirkan mobilnya atau tidak. Gadis itu tengah sibuk dengan makanannya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as psycho red velvet
Read
+Library
Red Dazzling

Red Dazzling

Pikiran Merah berimajinasi. “Mau kopi, teh, atau susu?” tawar Dazzle membuat Merah tersentak. “Oh, aku teh aja. Kopi terlalu kuat buatku,” kata Merah. Dua buah toast dengan isian komplit tersaji di piring. Dazzle menyeduh kopi dan teh. “Apakah ini menu sarapanmu setiap hari?” tanya Merah. “Saat sedang tak bekerja. Kalau pas kerja, ya palingan beli di jalan, apa aja yang bisa di makan,” jawab Dazzle sambil tersenyum.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as psycho red velvet
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status