Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MEMBUNGKAM MULUT IBU TIRI

MEMBUNGKAM MULUT IBU TIRI

Seperti hari-hari sebelumnya, Alvin di belakang setir sedangkan aku duduk manis di sebelahnya sambil sesekali mencuri pandang melalui kaca spion. Sepanjang perjalanan kami terus mengobrol. Bisa dikatakan bersamanya mampu menepikan luka akibat pengkhianatan mereka. Meski saat aku sendiri, sakit itu kembali terasa. Di sela obrolan, dering nada panggilan terdengar dari ponsel. Aku mengambilnya dari dalam tas lalu melihat layar. Sebuah kontan dengan nama Rina sedang melakukan panggilan.
6.6K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as reflection lirik mulan
Read
+Library
Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira

Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira

mendengar jawaban Mas Hilman tadi, memberiku makan dan tempat tinggal saja sudah cukup. "Man!" suara ketukan pintu yang keras membuatku tersentak. Itu suara Ibu. "Ibu, Rin ..." ucap Mas Hilman lirih. "Keluarlah, Mas," ucapku, sembari melepaskan pelukannya. Mas Hilman langsung berdiri dan membuka pintu. "Ada apa, Bu?" tanyanya. "Silvi, ban motornya bocor di tengah jalan. Kamu susul adikmu sana!"
2.2K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as reflection lirik mulan
Read
+Library
PHOSPENE

PHOSPENE

“salah, lo pantang menyerah juga ya, oke jadi gue kasih tahu jawabannya ya” “oke” dira terlihat pasrah, benar-benar pasrah kali ini. “jawabannya adalah Naik Delman. Karena ‘naik delman istimewa ku duduk dimuka’ hahaha” ragil tertawa “ya ampun gue gak kepikiran, iya yah hahaha” mereka tertawa bersama-sama. “Nah kan, lagian nih ya, gue gak abis pikir banget sama lirik itu, kenapa duduk dimuka coba gak sopan banget”
2.0K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as reflection lirik mulan
Read
+Library
Istri Yang Menanti Sentuhanmu

Istri Yang Menanti Sentuhanmu

yang kuceritakan ini adalah aib dalam rumah tanggaku. Tangan Ira mengusap pundakku, terlihat dia begitu iba dengan apa yang aku alami. "Kamu harus melawan Mel, jangan mau diperlukan seperti itu!" Dia menyemangati aku seolah tak ingin aku terluka. Anggukan pelan aku tunjukkan, lalu aku tersenyum menatapnya.
1032.1K viewsCompletedAdded to Library 931 Times as reflection lirik mulan
Read
+Library
Cinta Istri Muda

Cinta Istri Muda

Kelinciku kelinciku Kau manis sekali Melompat kian kemari Sepanjang hari Aku ingin menemani Sepulang sekolah Bersamamu lagi Menari-nari Semua bernyanyi dengan riang dan merdu. Mengulangi liriknya sampai dua kali. Seusai pelajaran itu, seorang anak perempuan menghampiri San. "Kamu San, kan?" San juga terkejut. "Kamu... Aurora, kan?"
108.7K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as reflection lirik mulan
Read
+Library
Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Ghea Mau dikatakan apa lagi, kita tak akan pernah satu ... Engkau disana ... Aku disini, meski hatiku memilihmu. Sejak duduk dibangku kafe ini, entah sudah berapa kali aku mendengar band kafe ini menyanyikan lagu milik Raisa tersebut. Di hadapanku, ada Syailendra. Dia memaksaku untuk ikut pulang dengannya, katanya dia akan mengantarkan aku pulang dengan selamat sampai di rumah hitung-hitung sekalian nostalgia. Itu sih katanya, tapi kalau sudah begini ceritanya ini bukan lagi nostalgia. Tapi dia sedang terus berusaha untuk mengajakku kembali padanya, memangnya aku tidak tahu apa jika dia mengeluarkan uang lebih untuk para personil band itu agar mereka mau menyanyikan lagu Mantan Terindah beru
103.7K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as reflection lirik mulan
Read
+Library
Kubalas Penghianatanmu Mass

Kubalas Penghianatanmu Mass

Reflek kepala Mulan menoleh dengan cepat. "Heh nyindir ya bu?!! " "Eh situ ngerasa yah? Padahal bukan situ yang diomongin" sahut ibu-ibu lain dengan tubuh yang lebih kurus. Memakai kacamata yang lumayan besar. "Kalo bukan gue siapa bu?!! " bentak Mulan yang mulai emosi. "Ini tempat umum ya. Mau Kita berkomentar gimana juga terserah kita!! "
4.9K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as reflection lirik mulan
Read
+Library
Rembulan yang Terluka

Rembulan yang Terluka

Bahkan aku yang jarang tersenyum, tanpa terasa bibir ini terangkat dengan sendirinya. "Couple atau yang biasa Mas?" tanyanya lagi. *Couple* mungkin itu akan terlihat bagus. Pikirku "Bisa lihat yang couple?" Pasti itu akan lebih berkesan. Aku mengambil kalung dengan liontin bulan sabit yang didalamnya terdapat bintang. Sekilas, kalung itu hanya satu kesatuan, namun jika dipisah, ada bulan dan bintang.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as reflection lirik mulan
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

“Terlalu bodoh untuk diriku menahan berat jutaan rindu apalagi menahan egoku.. Maafkanlah sikapku lupakanlah salahku..” Ridwan bernyanyi mengikuti lagu. Lili lalu terbangun, disusul oleh Rianti kemudian Riris. “Takkan ku biarkan kau menangis Takkan kubiarkan kau terkikis Terluka perasaan oleh semua ucapanku..”
108.9K viewsOngoingAdded to Library 222 Times as reflection lirik mulan
Read
+Library
MELAHIRKAN LEWAT MULUT

MELAHIRKAN LEWAT MULUT

Srraakkkkk Ssrraaakkkk Suara langkah berat mendekat, reflek Bu Mala langsung mencari tempat bersembunyi dan masuk ke antara celah antara sebuah pohon besar yang mempunyai banyak akar besar. Akar akarnya yang mencuat keluar cukup besar untuk menyembunyikan tubuhnya. "Tooolooonggggg!" suara yang mirip seperti suara Marni tadi terdengar kembali, kali ini lebih dekat dan Bu Mala yakin jika memang ada yang tengah menuju kemari.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as reflection lirik mulan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status