BALADA SANG MANDARA
Dia berteleportasi dan sejenak kemudian telah berada di ruang keratuan, berdiri berhadap-hadapan dengan sang penyandera yang sedang mengancam sang ratu dengan pisau di bawah lehernya.
"Apa yang kau inginkan?" Tanya Sang Mandara dengan pedang terhunus di tangan kanannya. Dia memandang ke depan, memperhatikan setiap gerakan sang pengancam dengan hati-hati. Saat itu dia masih berusaha mencerna situasi mengapa bisa serumit ini, terdengar jeritan, para ksatria Nephila muncul sambil menyeret Frazia Farza, Putri Zalomba, dan Andan Pandara. Rencana Bazlam berdiri kaku disana, tak bisa melakukan apapun kalau tak ingin istrinya dihabisi.
Hot Chapters