Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

Candrani, kemudian menyalakan lilin untuk menerangi ruangan tersebut. "Sebenarnya ada apa, sehingga Kau meminta Aku untuk menemuimu?" tanya Agra. "Aku hanya ingin memberitahumu, kalau sebenarnya Aku dapat mengetahui masa yang akan datang. Tapi, bukan masa depan," ucapnya. "Bisa lebih di sederhanakan, karena Aku tidak memiliki kemampuan sepertimu," kata Agra. "Aku dapat mengetahui apa yang akan terjadi hari-hari selanjutnya, tapi tidak tahu secara detailnya seperti apa. Karena, itu hanya diketahui oleh Dewa mimpi," jelasnya.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai rencana masa depan
Baca
+Pustaka
LELAKI YANG TERKHIANATI

LELAKI YANG TERKHIANATI

Yang terpenting adalah masa kini dan masa depan. Masa lalu adalah kenangan atas perjalanan hidup yang telah terjadi dan sudah berlalu. Sebuah keberuntungan jika seseorang bisa mengambil pelajaran dari masa lalunya dan bergerak menuju ke arah yang lebih baik. Sehingga jika mengalami hal yang mirip ia bisa menyikapinya dengan cara yang berbeda agar menjadi lebih baik.
9.614.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai rencana masa depan
Baca
+Pustaka
Maha Dimensi

Maha Dimensi

Dewingga membayangkan hal buruk yang besar kemungkinan terjadi. Maha menutup mata dan membuka “rasotur”, kekuatan supranatural untuk membaca masa depan. “Tak terlihat apa pun,” kata Maha masih dengan mata tertutup. “Tak ada!” kesal Maha lagi. “Apa artinya?” Suara Dewingga sangat pelan, terlihat khawatir. Maha tidak memberikan jawaban pasti. “Kau dan aku sama-sama tahu, masaku tersisa 4 tahun lagi.”
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai rencana masa depan
Baca
+Pustaka
Stuck Marriage

Stuck Marriage

Orang-orang tak ada yang ingin tahu, karena saling sibuk dengan pikiran masing-masing sambil memandang ke depan sana. “Van, dua atau tiga tahun ke depan apa rencana kamu?” **** See you
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai rencana masa depan
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Sang Legenda

Kesempatan Kedua Sang Legenda

Sampai titik ini, tindakan penguasa bisa dikaitkan dengan keberuntungan atau mendengar rumor dari suatu tempat. Tapi memprediksi cuaca? Itu masalah yang sama sekali berbeda. Meramalkan masa depan adalah sesuatu yang hanya dikaitkan dengan nabi dari legenda. Sementara semua orang tercengang, Kael hanya bertopang dagu, memejamkan mata, dan tersenyum. Apa yang harus dia katakan? Haruskah aku bilang aku tahu masa depan? Tentu saja dia tidak bisa benar-benar mengatakan itu, tapi membayangkannya saja sudah menghiburnya.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai rencana masa depan
Baca
+Pustaka
ISTRI RAHASIA DOSEN MUDA

ISTRI RAHASIA DOSEN MUDA

"Iya." "Mas bisa memprediksi aku akan kembali?" tanya Kyra sambil jarinya sibuk menulis abstrak di dada Ditto. "Nggak ada manusia yang bisa melihat masa depan, Ra. Termasuk aku." "Tapi Mas Ditto repot-repot urus surat cutiku." "Karena aku ingin kamu kembali. Aku punya harapan, Ra. Bukan bisa melihat masa depan." "Kalau bisa melihat masa depan?" Kyra bertanya sambil mendongak. Helaan napasnya menerpa leher Ditto dan menimbulkan gelenyar aneh.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai rencana masa depan
Baca
+Pustaka
MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

“Kami percaya atau tidak itu bukan patokan. Mengatakan hal yang sebenarnya adalah patokannya.” Alesha menelan ludah, menarik napas dalam, lalu berkata dengan mantap, masih memeluk Arya: “Aku berasal dari masa depan.” Keduanya—Arya dan Rendra—serentak menoleh padanya, mata mereka melebar. “Masa depan?” Alesha menunduk sejenak, kemudian menatap mereka dengan serius. “Ya… masa depan. Sekitar enam abad dari sekarang.”
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai rencana masa depan
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Pengantin Tuan Pewaris

Terpaksa Jadi Pengantin Tuan Pewaris

“Aku tak tahu kenapa aku masih tidak bisa menolaknya.” Tama menghela napas panjang, lalu berdiri dan berjalan ke jendela. “Karena kamu belum benar-benar menutup masa lalu,” gumam Tama. “Tapi masalahnya sekarang, kamu sudah punya masa depan di rumah. Dan kalau kamu terus seperti ini, jangan kaget kalau masa depanmu pergi sebelum kamu bisa memperbaikinya.” Bara menunduk. “Menurutmu... Rania akan pergi?”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai rencana masa depan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status