Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RUSAK

RUSAK

Pembalasan Dendam Arjuna! Aroma tanah basah membuat Safa terbangun dari mimpi buruknya. Sekujur tubuhnya kuyup akibat hujan yang turun semalaman. Safa dapat merasakan hawa dingin menyelimuti dirinya. Tubuh Safa masih sangat lemas, ia berusaha menyadarkan diri dari apa yang sedang terjadi padanya. Yang pertama kali ia lihat ketika membuka kedua matanya adalah langit yang masih hitam. Mungkin hari sudah hampir pagi saat ini, sama sekali tak terlihat bintang di langit yang berkabut itu hanya ada bulan yang bersembunyi di balik kabut putih. Perlahan ingatan kejadian beberapa jam yang lalu bermunculan. Safa ingat, orang terakhir yang ia temui Arjuna. Itu bukan mimpi, melainkan kenyataan dan Safa
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
Membawa Kembali Masa Lalu

Membawa Kembali Masa Lalu

"Kau mau air putih juga, tidak?" "Iya, boleh bawakan aku sekalian." Greta membalas dan tak sengaja menangkap satu pesan dari nomer tidak dikenal di ponsel Jerico. [ Aku kembali hanya untukmu ]
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
ZONA MANTAN

ZONA MANTAN

Membuat Juda terperanjat. to be continued
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
Sekretaris Pribadi Bos Duda

Sekretaris Pribadi Bos Duda

Alex ngakak. Flash back off Bersambung
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 560 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
Istri Cacatku, Kembalilah!
Baca
+Pustaka
Tertawan Masa Lalu

Tertawan Masa Lalu

Dia masih mencoba memaksa untuk kembali ke masa lalu dan mengingat malam kelam itu. **** Flashback. Hari pengumuman kelulusan. Indana menatap ponselnya dengan girang setelah dia mendapatkan balasan dari pria pujaannya. [Sampai ketemu nanti!] Pesan singkat dari Saddam tak henti-hentinya membuatnya tersenyum. Sebentar lagi, dia akan bertemu dengan Saddam. Ada banyak hal yang ingin dia bicarakan dengan Saddam, terutama mengenai rencana masa depannya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
Ifat

Ifat

, Riska? ********
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai retak
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Baca Semua Ulasan
Si Pecundang Pemilik Api Abadi

Si Pecundang Pemilik Api Abadi

"Ada hal seperti itu?! lalu apakah itu berbahaya baginya?" "Yah, itu tergantung penguasaan diri Retha, tapi jangan kaget, ia di takdirkan berkembang sangat kuat!" "Hais...baiklah!" "Baiklah Retha, boleh aku mengecek statusmu?" "Tentu saja!!" jawab Retha dengan semangat. "Status! Nama : Retha de Merrick ras : Manusia Gelar: Murid langsung Algarveiro
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Dalam suara tangisan yang pelan, deringan ponsel yang tajam memecah keheningan. "Pemakaman Yolanda diadakan besok sore, sebenarnya aku tidak berniat memberitahumu, tapi aku rasa Yolanda pasti ingin bertemu denganmu lagi." Suara Tante terdengar agak serak dari ponsel. Namun, Ayah menutup matanya dan menjawab dengan pelan. "Biarlah, aku tidak akan pergi, jangan sampai mengotori jalan reinkarnasinya."
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
Sisa Takdir

Sisa Takdir

Tanah retak membentang di bawah kaki, retakan panjang yang menjerit dalam diam. Asap putih keperakan menggantung berat di udara, mengendap seperti tirai usang yang tak kunjung terbuka. Aroma tajam ozon bercampur bau darah membakar hidung, menusuk paru-paru hingga dada sesak. Debu sihir beterbangan perlahan, melayang seperti kepingan salju kotor yang tak mau hilang.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai retak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status