Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Dingin Sang Presdir

Istri Dingin Sang Presdir

"Nak, apa kamu merindukan Ibu? Ibu sangat merindukanmu. Pelatihan selesai lebih cepat. Begitu mendapatkan ponsel, Ibu ingin meneleponmu, tapi karena sudah larut malam, Ibu memutuskan untuk mengirim pesan saja. Setelah menyelesaikan beberapa tugas akhir, dalam beberapa hari Ibu akan menjemputmu. Ingatlah untuk bersikap baik dan dengarkan Ayahmu, ya. Tunggu Ibu pulang, oke?" Tidak ada satu pun kata yang menyinggung dirinya dalam pesan itu. Sepertinya, Clara Ruixi benar-benar mengabaikan keberadaan Aiden sepenuhnya. Di ruang rapat salah satu grup militer, Clara Ruixi mengerutkan kening halusnya. Wajah mungilnya yang lembut tidak menunjukkan bekas terbakar matahari meski setelah latihan berat. J
1014.5K viewsOngoingAdded to Library 377 Times as rindu ibu gus azmi
Read
+Library
Ambisi Ibu Tiri

Ambisi Ibu Tiri

Lalu, dia mengeluarkan sebuah cincin dari kantongnya. Melihat cincin itu, mataku langsung melebar. Aku bahkan tidak peduli lagi dengan rasa sakitku, aku mencoba merebutnya. Namun, sebagai pasien yang sedang sakit, mana mungkin aku menang melawan Ibu Tiri yang kondisinya sehat sempurna. Dengan mudah, dia menghindari seranganku dan mengejek, "Ini cincin pernikahan ayah dan ibumu, 'kan? Ayahmu sudah memberikannya padaku. Tahu kan, betapa pentingnya aku di hatinya?"
9.0K viewsCompletedAdded to Library 250 Times as rindu ibu gus azmi
Read
+Library
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

“Ah, ibu jangan membuat pipi saya bersemu merah!” Mereka beradu pandang sejenak. Payung didekatkan untuk menaungi ibu. Mendadak ada keakraban yang dipotret alam. Hari itu ia merasa menemukan kawan. Dari puluhan orang kaya yang menghina, masih ada yang mau mengajaknya berbicara menyenangkan. Tak ada umpatan meski langkahnya sedikit lamban. Membawa beban di bawah guyuran hujan tak terlalu mudah. Benda dipunggung seakan bertambah berat, ia membutuhkan kosentrasi kuadrat agar tidak terpelanting jika tanah dan gang kampug licin. Kawan! Ia tak hanya menyusuri trotoar atau aspal. Namun jalan rusak yang kerikilnya bertebaran. Tuannya mencari jarak yang lebih dekat. “Ibu, kenapa bekerja menjadi kuli
105.0K viewsOn holdAdded to Library 190 Times as rindu ibu gus azmi
Read
+Library
Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Ini tentang rindu Rindu yang tak kunjung mendekap temu Rindu yang selalu membawa kenangan masa lalu Malam ini begitu indah, bulan dan bintang menghiasi langit, terlihat seseorang yang sedang berada dibalik jendela kamarnya, menatap keluar menikmati indahnya suasana malam. Terdengar kekagumannya terucap pelan, "betapa indahnya ciptaan Allah" dengan senyum yang memancarkan ketenangan diwajah tampannya. Terlihat dia sangat merindukan langit malam yang ia lihat dari balik jendela kamarnya itu. Setelah 5 tahun berada diluar negeri, akhirnya dia bisa menikmati pemandangan langit malam yang indah itu lagi.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as rindu ibu gus azmi
Read
+Library
Ruang Rindu

Ruang Rindu

Entah kenapa firasatku saat itu luar biasa jelek, dugaan demi dugaan mampir dan mengganggu konsentrasiku. "Iya hallo selamat siang," sahutku setelah menekan tombol hijau untuk melakukan panggilan pada pak Juan orang yang di tuju bapak tadi. "Kamu yang di maksud pak Kusuma?" Tanya pak Juan langsung ke intinya, permainan peran ini sedikit membuatku terhibur. "Benar pak saya Asmara yang di utus pak Kusuma Hadi menemui anda," kataku setelah menghela nafas pelan.
107.8K viewsCompletedAdded to Library 295 Times as rindu ibu gus azmi
Read
+Library
Di mana Rindu ini Kutitipkan

Di mana Rindu ini Kutitipkan

“Aku kangen,” ujarmu di tengah percakapan kita. “Kau sudah menemukan kekasih baru ya?” Tanyaku. “Belum,” ia menjawab dengan singkat, “Aku merindukan ibu.” “Pulanglah, kunjungilah pusaranya. Tumpahkan rindumu di sana. Ceritakan segala kisah yang telah alpa dari pengelihatannya. Setidaknya dengan begitu kaubisa mengobati kerinduanmu Za.”
103.5K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as rindu ibu gus azmi
Read
+Library
Dendam Rusmini

Dendam Rusmini

Papa mengguncang keras bahu Mas Andi hingga tubuhnya goyah hampir terjatuh. "Saya Rusmi, bapak lupa dengan saya? Saya lah perempuan yang sangat dicintai Mas Andi dari dulu. Yang pernah Bapak tolak sebagai calon menantu. Sekarang terbukti bukan? Mas Andi tetap kembali kepada saya." Mimin berusaha duduk sambil menahan selimut agar tetap bisa melingkari rapat tubuhnya. Rusmi? Mimin? Atau siapa lah namanya yang sesungguhnya, perempuan itu benar-benar merasa menguasai keadaan. Haruskah kutelanjangi saja dia?
3.0K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as rindu ibu gus azmi
Read
+Library
Istri Kecil Gus Faiz

Istri Kecil Gus Faiz

katanya sambil sedikit bergurau, berharap Aisyah tersenyum. Abi Faizal pun berkata, "Dia memang istrimu, tapi dia juga adalah anak dan menantu perempuanku," ucapnya dengan tulus. Aisyah merasa senang di tengah-tengah kesedihannya karena dia benar-benar diperlakukan baik oleh Faiz dan mertuanya. Beberapa jam kemudian, Dinda dimandikan dan diantar ke tempat peristirahatan terakhirnya, tepat disamping makam suaminya.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as rindu ibu gus azmi
Read
+Library
MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN

“Dho, hari ini kamu nggak pergi mengajar?” tanya Ibu pada anak sulungnya yang tengah mencuci motor di halaman depan. “Iya, Bu. Nggak. Ada apa, Bu?” Duh, Gusti. Suara Mas Ridho yang lembut selalu berhasil membuat fokusku ambyar. Tahan, Asma ... tahan. Jangan sampai kamu ngereog di depan suami dan mertuamu, kamu harus tetap kalem seperti tipe wanita idaman Mas Ridho.
9.48.9K viewsOngoingAdded to Library 283 Times as rindu ibu gus azmi
Read
+Library
Istri Manja Tuan Indra

Istri Manja Tuan Indra

Namun, kata-kata barusan rupanya tanpa disadari ternyata sampai mengundang gelak tawa para orang tua itu. "Benarkah?" tanya seorang perempuan yang tengah berdiri di tepi jalan tak jauh dari hunian milik Indra dan Keisya. Seseorang sedang memperhatikan perempuan tersebut sembari diam-diam mendekat ke arahnya. "Jadi gadis miskin kampungan itu rupanya lagi ngidam dan pengen nasi TO, ya? Hahahah … dasar kampungan. Ngidam maunya makan nasi begitu, dasar." "Yang dimaksud perempuan itu bukannya Non Keisya, ya? Kok bisa tahu kalau Non Keisya emang lagi ngidam, aneh?" pikirnya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as rindu ibu gus azmi
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status