Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

Dan saat mereka lengah, salah satu pocong melompat dengan kecepatan luar biasa, menghantam Jatinegara dengan keras. Bugh! Jatinegara terpental ke belakang, menghantam tanah dengan suara keras. “Jatinegara!” Lila menjerit, berusaha mendekatinya, tapi sebuah bayangan hitam melintas di depan matanya. Kuntilanak merah telah turun, kini berdiri di antara mereka dengan wajah menyeringai. Darah hitam menetes dari bibirnya, dan matanya yang merah membara menatap Lila penuh kebencian.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as rintihan kuntilanak
Read
+Library
Cintaku Bagai Layangan Putus

Cintaku Bagai Layangan Putus

Dia telah memulai proses hukum untuk mengklaim harta warisan besar yang ditinggalkan oleh almarhum Pemimpin Gandrian Winata…] Malam itu, ketika istana dipenuhi dering telepon dan langkah-langkah panik, aku menyesap anggur merah termahal milik Santo dan tersenyum. ... (Sudut Pandang Melisa) “Matikan! Matikan televisi sialan itu!” Aku berteriak pada remot televisi, namun berita tetap berjalan. [AHLI WARIS KELUARGA KHOSASI YANG HILANG, BELLA, TELAH KEMBALI, MANTAN ISTRI ALVARO WINATA!] Raden duduk terpuruk di sofa, wajahnya pucat seperti kertas.
13.7K viewsCompletedAdded to Library 548 Times as rintihan kuntilanak
Read
+Library
Kehormatan Yang Terenggut

Kehormatan Yang Terenggut

"Tergantung," jawab Aisyah. "Saya hanya membela orang yang benar," lanjut Aisyah. Dengan gemas Ariel menendang gundukan pasir di depannya sampai sepatunya terisi penuh pasir. Aisyah tiba-tiba berjongkok, ia membersihkan sepatu Ariel dari pasir. "Sepatu Tuan ini kan mahal, sayang kalau kemasukan pasir. Takutnya cepat rusak," ujar Aisyah.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 440 Times as rintihan kuntilanak
Read
+Library
Istri Tuli Yang Kau Buang

Istri Tuli Yang Kau Buang

Samar – samar matanya menangkap bayangan perempuan berbaju putih duduk dengan kepala menunduk, rambut panjangnya menjuntai hingga ke tanah. Sosok itu seperti kuntilanak yang Ajeng lihat di televisi, tapi yang ini nyata. Bukannya menjerit melihat kuntilanak, Ajeng malah mengambil sebuah batu dan melemparkannya dengan emosi pada kuntilanak itu. ”Gak usah nangis dan sok nakutin. Aku tidak takut padamu. Hidupku sama sepertimu, sama – sama susah! Sana pergi!”
1021.6K viewsCompletedAdded to Library 627 Times as rintihan kuntilanak
Read
+Library
Pengantin Titipan

Pengantin Titipan

Kuarahkan pandangan ke arah Ivan di sana. Bang Aldin meraih handuk kecil yang tersampir di sandaran kursi ini. Ia pun mengelap keringatnya dari wajah, leher, hingga tengkuknya. Kausnya basah terkena keringat. "Aku mau kasih makan ikan dulu!" Ivan beranjak dari pinggir kolam renang, kemudian berlari kencang ke arah belakang sana.
9.621.8K viewsCompletedAdded to Library 805 Times as rintihan kuntilanak
Read
+Library
CINTA YANG TAK TERMILIKI

CINTA YANG TAK TERMILIKI

Teriak Dhira saat Kaiva beranjak meninggalkannya. “Kammuuu naaaannyyeeeeaaaa?” Balas Kaiva dengan nada mengejek. Dhira melemparkan bantal yang tadi dilempar Kaiva. Naas, bantal itu melenceng dari sasaran. Bukan Kaiva yang kena, melainkan Janu. Bantal mendarat dengan sukses di wajah Janu. Sementara Kaiva malah terpingkal-pingkal mentertawakan Dhira yang kini menahan malu akibat ulahnya.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as rintihan kuntilanak
Read
+Library
Istri Kecil Penebus Hutang

Istri Kecil Penebus Hutang

tanya Jumaika dengan suara pelan, menahan rasa sakit. “Siapa yang bilang begitu, Jumaika? Kamu lihat, sekarang kita bahkan akan jadi gelandangan karena ulahmu,” balas Jadil frustasi. “Hanya kau yang akan menjadi gelandangan. Karena putrimu harus ikut dengan kami menjadi cadangan samsak. Bawa dia,” sela Rino datar. Jadil dan Jumaika melotot mendengar kalimat tersebut. “Tidak, Tuan, mohon jangan!” teriak Jadil memohon.
10157.3K viewsCompletedAdded to Library 5.5K Times as rintihan kuntilanak
Show Reviews (35)
Read
+Library
TRD Simulator Game
mantap thor ceritanya suka aku, semoga ada lanjutannya ke season 2. jujur aj baca novel ini sebelum tamat uda 3x baca ulang, abis seru, lucu dan bagus ceritanya. cm syg ending nya kyknya terkesan buru" tamat gt makasih thor
Aprilia Loly
penasaran.... lavira nasibmu berubah ketika dinikahi tuan dakasa yang berhati dingin. semoga akhir yang membahagiakan.percayalah orang-orang yang selalu jahat kepada lavira akan menyesali perbuatannya...
Read All Reviews
INTAN (Sekuat Hati yang Terkoyak)

INTAN (Sekuat Hati yang Terkoyak)

Adanya badai kencang membuat aliran listrik mati, mungkin saja ada pohon tumbang mengingat desa tempatnya tinggal berada di lembah gunung, tidak jauh dari Gunung Putri yang sangat dekat dengan Gunung Guntur. Intan menatap lekat pada jendela dengan gorden terbuka itu. Menampakkan pemandangan halaman depan rumah yang temaram karena masih sangat pagi. Suasana ini sama persis dengan tempo dulu, sesaat sebelum suaminya datang dengan membawakan dokumen bukti fitnah perselingkuhannya. Intan bahkan tidak diizinkan untuk datang ke pengadilan saat proses berlangsung. Namun, Intan memberanikan diri sekali dalam hidupnya melanggar perintah suaminya dan nekat datang ke pengadilan. Walaupun dengan itu, ko
103.4K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as rintihan kuntilanak
Read
+Library
Dendam Titisan Ashura

Dendam Titisan Ashura

Nandina melepas liontin tiap kalung Raksha dan Sena lalu melemparnya jauh ke tengah danau. “Sekarang giliran kalian untuk mencari itu.” perintah Nandina seraya menunjuk ke arah tengah danau. “Pecahan liontin itu sejatinya adalah bagian yang tidak terpisahkan dari pecahan liontin yang sedang kalian pegang. Gunakan Kanuragan Wiratama untuk membantu kalian mencarinya. Fokuslah pada penyatuan, karena kalau tidak, semua upaya kalian hanyalah sia-sia.” lanjutnya.
1011.3K viewsOngoingAdded to Library 416 Times as rintihan kuntilanak
Read
+Library
CINTA YANG HILANG

CINTA YANG HILANG

Sesekali ia tersenyum, lalu wajahnya terlihat sedih. "Lian, kau dimana gadisku, aku merindukanmu. Mengapa sulit sekali menemukanmu," ucap dengan suara yang berat. Tak lama kemudian, terdengar suara ketukan pintu. Tok tok tok "Masuk..." teriak Davin. Yutta masuk ke dalam kamar tersebut, membawa nampan yang berisi botol minuman tersebut. "Ini tuan," ucap Yutta, ia meletakan botol minuman tersebut di atas meja, yang berada di hadapan Davin.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as rintihan kuntilanak
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status