Sungguh Nikmat Jadi Tabib Desa!
Kenapa bisa kejadian seperti itu?
Bibir Anton berkedut, dan keringat membasahi kaos tanpa lengannya. Dia benar-benar tidak mengerti.
"Nggak ada tapi-tapi. Dia manusia." Dukun itu membuka matanya, melirik Dhana lagi, lalu berkata kepada Anton, "Kita sepakat kamu bayar 6 juta buat ritual ini. Bayar sekarang, aku mau pulang."
Dhana menyeringai menertawakan, matanya beralih ke arah Anton.