Terjerat Pesona Mama Temanku
“Banyak gerak apa? Dikira gue mau main helikopter-helikopteran?”
Di sisi lain kota, tepat di halaman depan Rumah Sakit Medica Pertiwi, Sarah berdiri dengan tas kecil di tangannya. Wajahnya pucat, tapi jauh lebih baik dari dua hari lalu. Di sampingnya, Hardian sedang sibuk membuka jok motor, mencari helm cadangan yang biasa ia simpan.
“Mampir dulu ke tempat Adit kan, Ma?” tanya Hardian sambil menoleh.