Sentuhan Panas Ayah Tiri
jawab Raisa, masih menatap pria itu karena ini pertama kalinya ia melihat pria itu ada di ruangan ini, sepertinya ia tidak masuk kemarin.
“Saya Bima, dari divisi data, di belakang sana,” katanya sambil menunjuk ke arah barisan meja di ujung ruangan. “Maaf, dari tadi saya perhatikan, Mbak kelihatan bingung sekali. Ada yang bisa saya bantu?”
Raisa ragu-ragu. Ia tidak mengenal pria ini. “Tidak apa-apa, Mas. Terima kasih.”