Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

Amaz juga tidak ingin memperpanjang kata. “Baik, langsung saja mari kita lihat ruangannya,” lanjutnya lagi. Ia mengajak Amaz dan Binar melihat-lihat ruangan itu. Hanya ada empat ruangan dalam sebuah bangunan itu. Masing-masing dari setiap ruangan belum terisi apapun. Hanya ruangan kosong dengan keramik putih dan dinding berwarna putih. Serba putih. “Ini cocok dijadikan toko, sekaligus tempat tinggal di belakangnya,” ujar pemilik bangunan kosong itu.
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai ruangan kosong
Baca
+Pustaka
MEZZALUNA [Indonesia]

MEZZALUNA [Indonesia]

Hanya terlihat beberapa kepala saja di dalam sebuah ruangan besar yang memiliki luas setara dengan sebuah lapangan sepak bola. Ruangan yang sering disebut sebagai kamar belajar atau aula belajar itu benar-benar sepi. Tak satupun dari mereka berani bersuara. Yang menguar di tempat berukuran sangat besar itu hanyalah bunyi kertas yang dibolak-balikkan, serta ujung pulpen yang beradu —menjelajahi setiap baris di atas sebuah lembaran kosong.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai ruangan kosong
Baca
+Pustaka
Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Dan kini, hanya tinggal mereka berdua. Ruang tunggu itu cukup luas, namun terasa kosong. Kursi-kursi tersusun rapi, meja kaca di tengah dengan majalah-majalah yang tak tersentuh. Lampu putih menyinari ruangan dengan terang yang dingin, membuat suasana terasa semakin kaku.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai ruangan kosong
Baca
+Pustaka
Akan Selalu Menjadi Milikku

Akan Selalu Menjadi Milikku

Ketika pintu itu terbuka, Raiya berhenti begitu saja. Ruangan luas di hadapan kami benar-benar kosong. Tidak ada suara percakapan, tidak ada denting gelas, tidak ada siapa pun selain kami berdua. Seluruh lantai, yang biasanya dipenuhi kalangan elite, bangsawan, dan tamu yang harus menunggu berminggu-minggu, siang ini hanya menjadi latar sunyi bagi satu pertemuan kami.
494 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai ruangan kosong
Baca
+Pustaka
ISTRI KONTRAK UNTUK TUNANGAN KAKAKKU

ISTRI KONTRAK UNTUK TUNANGAN KAKAKKU

Dia datang menghampiri, lalu menatapku dan pintu di depanku dengan dahi berkerut. “Ada apa?” tanyanya. Aku menunjuk ke kaca pintu. Tapi saat Reyhan ikut melihat ke dalam… ruangan itu kosong. Tak ada siapa-siapa di sana. Tak ada bayangan, tak ada sosok. Hanya meja panjang, rak buku, dan lampu yang menggantung redup di tengah ruangan. “Tadi ada seseorang di dalam,” bisikku.
750 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai ruangan kosong
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

REALITAS TANPA NAMA Kau melangkah melalui gerbang itu, dan seketika dunia berubah. Bukan hanya bentuknya, tapi esensinya. Tidak ada warna. Tidak ada suara. Hanya ruang tak berujung, terbuat dari… kemungkinan. Dan di tengah kekosongan itu, kau melihatnya: Sebuah meja. Sebuah kursi. Dan sebuah pena. PENA TERAKHIR
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai ruangan kosong
Baca
+Pustaka
Jiwa Yang Kembali (Replay 2004)

Jiwa Yang Kembali (Replay 2004)

"Kebanyakan sih laki-laki, tapi perempuan juga ada." "Oh, campur?" tanya Raisa, tampak antusias. "Iya, Dek," jawab pria itu singkat. Tiba-tiba saja, sebuah ide gila muncul di kepala Raisa. "Masih ada kamar yang kosong, nggak, Pak?" Dia menanyakan hal itu dengan percaya diri, padahal ia tidak punya uang sama sekali. "Ada, Dek. Kebetulan kamar nomor 5 baru saja kosong. Yang menempati baru wisuda, jadi tidak diteruskan ngekosnya," jawab pria itu.
601 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai ruangan kosong
Baca
+Pustaka
Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

Istana yang tadi terlihat jelas, jalan yang sunyi, bahkan langit senja yang redup semuanya menghilang tanpa suara, larut begitu saja ke dalam kegelapan. Yang tersisa hanyalah kesunyian. Elyse kini berdiri di sebuah ruangan yang aneh. Ruangan itu terasa sangat luas, namun sekaligus kosong dengan cara yang sulit dijelaskan. Ia menoleh ke sekeliling, mencoba mencari batas tempat itu, tetapi tidak ada apa pun yang bisa menjadi penanda. Tidak ada dinding. Tidak ada pintu. Bahkan langit-langit pun seolah tidak ada.
9.885.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai ruangan kosong
Baca
+Pustaka
Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Ia berjalan ke ruang harta yang sudah dibersihkan setengah, melewati peti-peti dibuka, rak patah, dan kain pembungkus yang terbakar di sudut. Di ruangan itu, yang tertinggal bukan kekacauan liar, melainkan kekosongan yang terlalu bersih. Seolah orang yang datang tahu tepat apa yang ingin diambil dan tak tertarik pada kemewahan lain. Rong Tian berhenti di satu titik kosong di atas landasan batu merah tua. Ia menurunkan tangan, membiarkan qi tipisnya menyentuh permukaan itu, lalu merasakan kehampaan yang tak bisa disamarkan abu.
9.720.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 787 kali sebagai ruangan kosong
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Alam. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam Atas, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Jimmy Chuu
Meskipun membaca buku ini bisa menjadi buku mandiri, namun Lore dari kisah : Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang adalah : 1. Warisan Artefak Kuno 2. Pewaris Kultivasi Iblis - Raja Kelelawar Hitam 3. Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang
Baca Semua Ulasan
TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

Namun di ujung lorong, ada sesuatu yang membuat langkah Arga terhenti. Sebuah ruangan dengan pintu setengah terbuka. Arga ingat persis apa yang terjadi disana, padanya, semuanya. Membuat hatinya tertekan. Jantung Arga berdegup kencang. Saat ia mengintip ke dalam… Ruangan itu kosong, tidak ada apa apa didalamnya. Semuanya berakhir, Arga menghembuskan nafas lega. Arga berbalik dan meninggalkan lorong itu.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai ruangan kosong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status