Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rumah Angker Warisan Bapak

Rumah Angker Warisan Bapak

"Di pintu masuk rumah, ditemukan mayat seorang wanita tanpa identitas. Tak ada yang tahu siapa dia, dari mana asalnya, atau bagaimana dia bisa ada di sini." Rasya menelan ludah, mendengarkan dengan saksama sementara Anis meremas tangannya sendiri, wajahnya mulai tegang. Hendra melanjutkan, "Setelah kejadian itu, warga sekitar mulai menjauhi rumah ini. Mereka takut dan bahkan melabeli rumah ini sebagai rumah warisan angker. Banyak yang bilang mereka mendengar suara-suara aneh, seperti tangisan bayi, khususnya di malam hari."
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai rumah berhantu
Baca
+Pustaka
Perselingkuhan Yang Manis

Perselingkuhan Yang Manis

tanya Radit karena biasanya Kayla selalu menunggu di ruangan. "Aku takut sendiri. Raisa dan Chicco udah pulang," jawab Kayla lirih. "Kamu takut apa sih? Biasanya kamu nggak gini." "Aku takut ngeliat hantu lagi." "Sayang, coba dengar aku. Yang namanya hantu itu nggak ada. Kamu jangan mikir yang macam-macam." "Tapi beneran kemarin aku ngeliat di rumah. Besar, hitam dan..."
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai rumah berhantu
Baca
+Pustaka
PETI KE-13

PETI KE-13

“Kamu kuat ya, Nak? Soalnya… orang sini sudah lama anggap rumah itu berhantu.” Reza memejamkan mata sejenak. Ia tidak kaget. “Apa maksudnya dengan ‘berhantu’, Bu?” Wanita itu duduk perlahan, seperti ragu-ragu ingin bercerita. “Dulu, kakekmu menyimpan sesuatu yang tidak seharusnya disimpan. Waktu beliau masih sehat, sering terdengar suara-suara aneh dari ruang bawah tanah. Suara tangisan. Tertawa. Musik. Ada yang bilang, kakekmu menyegel sesuatu dalam peti besar. Peti ke-13, kata orang. Yang lain bilang, itu bukan peti tapi penjara.”
724 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai rumah berhantu
Baca
+Pustaka
Marinne's Wedding

Marinne's Wedding

Marinne Voss menarik napas panjang sebelum memasuki rumah besar itu — rumah yang secara hukum adalah miliknya juga, tetapi terasa seperti museum yang dijaga oleh hantu. Rumah keluarga Voss memang selalu sunyi, selalu dingin, selalu terasa mengawasi. Seolah dindingnya mengingat setiap rahasia. Begitu pintu digeser, suara engsel memecah ketenangan, lalu mengembalikannya menjadi sunyi lagi.
679 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai rumah berhantu
Baca
+Pustaka
LOVE YOU MY SUGAR DADDY

LOVE YOU MY SUGAR DADDY

Rumah juga dominan dari kayu dan banyak ukiran seperti rumah jawa zaman dulu. “Eh gilee. Ini lebih mirip rumah hantu tau.” Ethan langsung memeluk Ridwan dari samping, dia tidak penakut, hanya saja takut malah mereka meregang nyawa datang kesini dijadikan tumbal. Sudah sial kena kutukan, kalau lebih sial lagi dijadikan tumbal bagaimana? “Itu rumahnya dan elo hantunya, ya!” Ridwan malah terkekeh, ini anak dari tadi positif thinking saja. Beda dari Ethan yang dari tadi sudah negatif thinking.
88.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai rumah berhantu
Baca
+Pustaka
Pria Tak Kasat Mata

Pria Tak Kasat Mata

sela Kia. "Sebenernya aku kaget sih. Ternyata rumah itu nggak berhantu, padahal dulunya bekas pembantaian. Cukup aneh menurutku," ucap Icha sambil menatapku. Aku berpikir, di rumah itu, hanya ada Arya, tak ada arwah lainnya. Mungkinkah, ia terperangkap di rumah itu dan tak bisa berpindah tempat? "Jangan dengarkan dia," ucap Daniel.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai rumah berhantu
Baca
+Pustaka
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

Nah, #rhdpk ini menceritakan tentang satu rumah yang letaknya di tengah perkebunan karet, perkebunan karet yang terletak di pedalaman Sumatera. ~Rumahnya seram banget, Brii?, Iya tentu saja, makanya dinamain Rumah Hantu. ~Perkebunan karetnya seram?, Sangat. Untuk detailnya silakan baca lagi postingan Briistory, atau supaya lebih jelas bisa beli bukunya, hehe. #rhdpk ini merupakan kisah nyata, bukan rekaan atau karangan, pelakunya masih ada, rumahnya (mungkin) masih ada, perkebunan karetnya jelas masih ada.
8.314.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai rumah berhantu
Baca
+Pustaka
Broken

Broken

ujar Reina sembari mengangguk. “Makanya sering ada hantu,” ucap Yandi berbohong. Namun Reina mempercayai perkataannya begitu saja. “Be- benaran ada hantu?” “Iya, benaran. Habisnya rumah gue sering sepi, jadi kalau pas sepi pasti ada suara orang nangis gitu,” ujar Yandi semakin menakut-nakuti gadis itu. Hantu adalah hal yang paling ditakuti oleh Reina. Karena sejak kecil ia pernah mendapat pengalaman yang tak mengenakan.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai rumah berhantu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status