Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AKU TAK BUTUH NAFKAH 100 JUTA

AKU TAK BUTUH NAFKAH 100 JUTA

Hatinya bergetar tak karuan. Malam menjelang. Keluarga Hartono datang dengan mobil Alphard mewah. Ia datang dengan sang istri dan beberapa asisten. Keluarga Amanda tentu menyambut dengan hangat. Meskipun Manda tidak terlalu mengenal nama Hartono tersebut. "Ini Amanda?" Amanda hanya mengangguk kecil. "Sudah besar. Cantik lagi." komentar Pak Hartono "Iya Mas. Ngomong ngomong Yoga mana? Apa dia masih kuliah di luar negeri?" tanya Papa Amanda.
8.8K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as rumah hartono bersaudara
Read
+Library
Tragedi Rumah 30 Juta Rupiah

Tragedi Rumah 30 Juta Rupiah

"Biarin aja kali, Kak. Bapak mah belum rasain sendiri, sih, akibatnya." "Huss, gak boleh didoain juga atuh." Dua kamar bersampingan, sementara kamar yang satu lagi terletak di ruangan keluarga—ruangan dekat halaman belakang. Itu tempat untuk Ibu dan Bapak
1021.2K viewsCompletedAdded to Library 444 Times as rumah hartono bersaudara
Read
+Library
Silakan Ambil Suamiku, Mbak!

Silakan Ambil Suamiku, Mbak!

Aku juga penasaran, kenapa Pak Hartono memintaku datang sendirian, tanpa mengajak suamiku tersebut. Setelah menyetir selama tiga puluh menit, aku pun kini telah sampai di rumah yang cukup megah, yaitu kediaman Pak Hartono dan juga keluarganya. Rumah minimalis ini terlihat begitu indah dan juga asri, dengan adanya tanaman bunga, serta pohon mangga, yang terdapat di sisi kiri dan kanan rumah tersebut. *** "Bu Mila, ayo silakan masuk," ajak istri Pak Hartono, yang menyambut kedatanganku.
1066.4K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as rumah hartono bersaudara
Read
+Library
Sampai Kapanpun, Aku Tetap Milik Ibuku

Sampai Kapanpun, Aku Tetap Milik Ibuku

Selain badannya yang terasa lelah, pikiran pun selalu tertuju pada sang Ibu yang ditinggalkan sendirian. "Ayo masuk," ajak Hartono. Lalu masuk ke dalam rumah dengan diikuti Rama yang sedang menuntun Vino dan Fera. Rama nampak takjub dengan keberadaan rumah Pamannya. Sungguh dia tak menyangka, bahwa Pamannya mempunyai rumah sebagus ini. "Mbak, sini sebentar!" titah Hartono pada salah satu asistennya. "Sekarang tugasmu mengurus keponakan saya beserta anaknya. Bawa mereka masuk ke dalam untuk istirahat. Jangan lupa siapkan makan malam untuk mereka!" titah Hartono pada asistennya.
1033.7K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as rumah hartono bersaudara
Read
+Library
Tante Retno, I Love You

Tante Retno, I Love You

Tidak hanya membicarakan tentang rumah yang Papanya belikan untuknya di Jakarta, namun juga membicarakan perihal saham kepemilikan Papanya di perusahaan transportasi itu. Saat Retno menyapa Papanya dengan sapaan selamat pagi, Hartono segera menoleh dan berdiri dari kursi. Ia tersenyum lebar karena akhirnya ia bisa melihat anak perempuannya datang ke rumah ini lagi. Tidak hanya itu saja, sepertinya wajah Retno juga tampak bahagia walau wajahnya terlihat polos tanpa sapuan make up. Selesai memeluk anak perempuannya ini, Hartono mempersilahkan Retno untuk duduk di hadapannya.
13.7K viewsCompletedAdded to Library 506 Times as rumah hartono bersaudara
Read
+Library
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

Arsya keluar portal komplek dan berbelok ke kiri lalu berjalan sekitar dua kilometer untuk kemudian masuk ke jalan sepi yang kanan kirinya terdapat rumah-rumah raksasa. “Sepi banget,” ucap Indah lagi. “Memang sepi. Enggak pernah ada pedagang kaki lima lewat sini. Cuma ada tukang sate di ujung jalan.” Arsya tiba di depan pagar besar dan tinggi. Ia mengklakson sekali dan bayangan seseorang terlihat berlari di balik pagar. “Hampir semua yang tinggal di sini orang-orang penting. Atau setidaknya bekas orang penting. Rumah di seberang itu adalah rumah bekas menteri. Menteri Hartono. Pernah dengar? Usaha keluarga mereka juga pertambangan di Kalimantan. Bedanya adalah perusahaan itu tidak dikelola k
9.9358.2K viewsCompletedAdded to Library 9.0K Times as rumah hartono bersaudara
Show Reviews (189)
Read
+Library
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Read All Reviews
DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN

DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN

"Lho kenapa bos" "Kakek itu di kartu nama nya tertulis Hartono, dan ia mampu mengeluarkan uang sangat banyak serta mengendarai mobil yang keren, dan yang aku dengar, di kota ini ada satu keluarga yang sangat kaya raya, bahkan kekayaan pun dapat membeli kota ini, nah keluarga itu bernama keluarga Hartono". "Hahh serius bos" sahut andika.
726 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as rumah hartono bersaudara
Read
+Library
Akibat Mertua Gila Harta

Akibat Mertua Gila Harta

Jika si kecil memakai kamar yang di atas, pasti bahaya, apalagi tangganya cukup tinggi dengan desain berkelok. ** Usai Salat Isya' berjamaah, Edwin dan Audrey menunggu Dianti sampai terlelap di kamarnya. "Mas ...." Audrey menatap lekat suaminya. "Iya?" "Aku mau minta maaf," kata perempuan itu. Edwin mengerutkan dahi. "Loh, buat apa?" Audrey menelan salivanya. "Sebenarnya, hati Mamamu terbuat dari apa, sih? Aku sampai pusing, harus gimana lagi supaya meluluhkan hati mereka, yang hobinya mengganggu rumah tangga kita!"
106.7K viewsCompletedAdded to Library 247 Times as rumah hartono bersaudara
Read
+Library
Candu Pelukan Tuan Muda Posesif

Candu Pelukan Tuan Muda Posesif

Sambil menyumpahinya tanpa henti, Hartono berkata dengan nada penuh hinaan, “Andai saja ayahku dulu tidak menyukaimu… aku tidak akan pernah menikahi wanita kampung sepertimu.” Miranda menatapnya dengan mata bergetar. “Aku pasti sudah lama membuangmu,” lanjut Hartono dingin. “Tapi sayangnya sebagian harta keluarga ada atas namamu.” Miranda terdiam tak menyangka pria yang selama ini ia habiskan waktunya untuk menjaga keluarga mereka juga menutupi kesalahan Hartono selama ini.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as rumah hartono bersaudara
Read
+Library
Rumah Kakek

Rumah Kakek

sapa om Agung menghampiriku. Aku tersenyum kecut dan mengangguk dengan segan. Gina, sepupuku segera menarik tangan untuk mengelilingi rumah yang baru saja direnovasi tersebut. Adikku, Tasya dan Robi, entah sudah merambah hingga ke mana. Rumah besar berlantai dua ini memang sangat luas dan menjadi lebih mewah dari sebelumnya. Om Agung menghabiskan uang yang tidak sedikit untuk memugar kembali menjadi bangunan baru dan tidak ada lagi kesan ‘suram’.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 182 Times as rumah hartono bersaudara
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status