Harem milik Suamiku
jawab Thomas seraya mengangguk sopan, lalu pergi dari depan pintu kamar Marigold.
Sambil mengencangkan tali mantel tidurnya, Marigold menutup pintu kamarnya. Dengan penasaran, Marigold berjalan mengekori Thomas, si kepala rumah tangga, menuju ruang makan.
"Astaga, kok suasananya jadi horor bak ruang sidang para penjahat kelas kakap? Dan disini, akulah penjahat ikan kakapnya," keluh Marigold dalam hati, ketika tiba di ruang makan dan mendapati para istri sedang berdiri mengelilingi meja makan yang penuh dengan beraneka macam hadiah. Wajah Tuan Martin yang berada di ujung meja pun tidak kalah mengerikan. Tatapannya yang tajam, memaku Marigold dengan paku yang paling besar serta tajam.