Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia Kecil Istri Lugu

Rahasia Kecil Istri Lugu

Sekuriti yang sudah mengenalku, buru-buru menghampiri. "Maaf, Anda tidak diizinkan masuk ke dalam, Nyonya. Saya tidak bisa membukakan pintu," sesalnya. "Kenapa? Apa tidak ada orang di rumah?" tanyaku. Apa mereka menjaga tempat ini dariku? Supaya aku tidak bisa masuk ke dalam? Sebesar itukah mereka membenci siapa diriku yang sesungguhnya? "Semua ada di rumah, kecuali Pak Alex. Beliau masih di kantor sepertinya."
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 636 kali sebagai rumah yang tidak dimasuki malaikat
Baca
+Pustaka
MAS DUDAKU MISKIN

MAS DUDAKU MISKIN

kata Mikail, memberikan kopernya kepada satpam penjaga rumah keluarga Sanchez. Setelah mengatakan itu, Mikail berjalan memasuki rumah bak istana itu dengan yakin diikuti oleh satpam yang membawa kopernya. Mikail harus meyakini dirinya kalau semua akan baik-baik saja. Tidak ada yang perlu di repotkan. Saat memasuki rumah itu, rumah itu terlihat sepi. Tidak ada para pembantu yang biasa membersihkan rumah, mengingat sekarang masih pagi, harusnya para pembantu sedang membersihkan rumah.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai rumah yang tidak dimasuki malaikat
Baca
+Pustaka
Gelora Cinta Cassanova Impoten

Gelora Cinta Cassanova Impoten

Mala menatap rumah itu, masih sama seperti dulu, tidak ada yang berubah, semuanya bahkan terlihat masih terawat jika di lihat dari luar seperti ini. "Rumahnya tak pernah kosong, aku menyewa pembantu dan penjaga untuk rumah ini," ucap Bramono seakan-akan mengerti apa yang ada di pikiran Mala. Mala hanya sedikit menoleh ke arah Bramono kemudian menoleh lagi ke arah rumahnya. "Kita masuk!" Ajak Bramono, sambil menuntun Brama masuk. Sedangkan Mala mengikutinya dari belakang, mata Mala mencoba melihat setiap sudut dari rumah ini, semua tetap sama.
11.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 436 kali sebagai rumah yang tidak dimasuki malaikat
Baca
+Pustaka
Dalam Jeratan Bodyguard Tampan

Dalam Jeratan Bodyguard Tampan

Tidak ada tanda-tanda kehidupan, tidak ada suara dari dalam, tidak ada aroma khas rumah yang ditinggali orang. Beberapa orang pernah melihat cahaya redup menyala dari dalam rumah pada larut malam, tetapi hanya sesaat. Seperti lilin yang dinyalakan dan kemudian ditiup dalam hitungan detik. Tidak ada suara yang mengikuti, tidak ada tanda-tanda bahwa seseorang benar-benar berada di dalam. Tapi esok harinya, jika seseorang memperhatikan dengan cermat, mereka mungkin akan menyadari bahwa sesuatu telah berubah tirai yang sebelumnya tertutup rapat kini sedikit terbuka, daun yang kemarin menumpuk di depan pintu kini tersapu bersih.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai rumah yang tidak dimasuki malaikat
Baca
+Pustaka
Ternyata Aku Istri Kedua

Ternyata Aku Istri Kedua

Pertama kali masuk, yang membukakan pintunya adalah bibi Wati dan Sari hanya sampai di ruang tamu. Dia terpaksa mengunjungi rumah ini lantaran tidak mendapatkan transfer dari Akmal. Perempuan tua itu seketika melupakan tujuannya datang kemari. Dia masuk ke dalam dan mulai mencari keberadaan Risty di beberapa ruangan yang ada di rumah ini.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai rumah yang tidak dimasuki malaikat
Baca
+Pustaka
Mimpi yang Mengubah Hidup: Si Malaikat

Mimpi yang Mengubah Hidup: Si Malaikat

Mendengar perkataan itu, aku sontak terdiam. "Pasti kakakmu yang bilang, kan? Um, kamu masih kecil, jadi aku kasih tahu pun kamu juga tidak paham." "Tapi, kenapa kamu datang ke sini? Kamu sendirian ya?" "Kakakku tidak bilang, 'kah? Aku SMA di sini. Hari ini, aku seharusnya menginap di rumahnya. Tapi, dia malah mengusirku dan menyuruhku untuk tidak mengganggu kemesraannya bersama pacar."
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai rumah yang tidak dimasuki malaikat
Baca
+Pustaka
Bisu Karena Cinta

Bisu Karena Cinta

Semua tampak begitu tenang, seolah rumah ini memang menunggu kedatangannya. Dengan langkah hati-hati, Elliot menyusuri rumah itu. Penghuni rumah—bibi Elina dan Selene—sedang tidur lelap. Malam ini, rumah itu seakan menyimpan rahasia yang lebih dalam, sesuatu yang lebih besar daripada sekadar kenangan masa kecil. Ia tiba di depan kamar Selene, dan tanpa berpikir panjang, ia menyentuh gagang pintu. Pintu itu, entah mengapa, tak terkunci—sebuah keanehan yang langsung menggugah rasa penasarannya.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai rumah yang tidak dimasuki malaikat
Baca
+Pustaka
Istri Bayangan Sang Miliarder

Istri Bayangan Sang Miliarder

Kau menjelma sebagai tempat lelahku bersandar, tempat duka tak perlu disembunyikan, berdiam pun terasa utuh. Dan dapat menyakinkanku ... bahwa malaikat memang tak perlu bersayap—kadang hanya seseorang dengan senyum hangat menunggumu pulang. Rumah bukan sekadar bangunan. Ia adalah ruang batin, tempat jiwa bisa bernafas lega. Meski dalam tangisan. Tempat seseorang menyayangimu, bukan karena siapa kamu. Tapi karena mereka tak ingin kamu merasa berjuang sendirian di dunia yang dingin ini.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai rumah yang tidak dimasuki malaikat
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

“Maafkan semua yang sudah terjadi, agar rumah ini bisa tidur.” Lalu ia menghilang, meninggalkan bau melati yang samar. Aku berdiri di sana lama sekali. Di bawahku, rumah mengerang pelan, seperti binatang tua yang menahan nyeri. Aku menyadari sesuatu: rumah ini tidak dikutuk—kami yang mengutuknya dengan rahasia, dengan cinta yang salah arah, dengan darah yang tak pernah dibersihkan.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai rumah yang tidak dimasuki malaikat
Baca
+Pustaka
Bayaran Cinta Sang Miliarder

Bayaran Cinta Sang Miliarder

Dia dibawa masuk ke dalam rumah. Lantai marmer dingin menyentuh telapak kakinya. Dinding-dinding tinggi berwarna abu-abu menjulang tanpa hiasan. Aroma kopi pahit dan kayu mahal menguar tipis, menusuk hidung. Tidak ada foto keluarga. Tidak ada senyum yang dibingkai. Rumah ini terasa seperti ruang tunggu—bukan tempat pulang. “Tuan Leonard belum pulang,” ujar pria itu. “Nanti akan ada yang menjelaskan tugasmu.”
10987 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai rumah yang tidak dimasuki malaikat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status