Marga Kuromori
Eiko yang memikirkan hari esok, Eiko yang harus memantapkan hati untuk tidak takut dengan Pak Rogiku yang sewaktu-waktu datang kemari dan dirinya harus berurusan dengan pria kurang ajar itu sebab merebut kembali kebun itu ke tangan si pemilik tanpa persetujuan dari Pak Rogiku.
“Eiko, kau belum tidur?” Pak Orochi terbangun, mendadak haus, ingin mengambil air putih di dapur, tapi malah melihat putrinya yang termenung sambil melihat luar halaman di jendela.
“Belum,” jawab Eiko sambil tersenyum.
“Biar ayah tebak, kau pasti tidak sabar untuk menanam tomat kembali? Ayah juga begitu. Ayah tidak sabar menunggu musim dingin berakhir.”
Hot Chapters