AMBISI IBU MERTUA
Bukan kiriman pesan dari ponsel, bukan juga ancaman lewat suara.
Sebuah tiang kayu kecil ditancapkan di tanah. Di atas tiang itu, terikat sebuah lonceng kuno berbahan kuningan yang tampak sangat tua. Lonceng itu tidak berbunyi, padahal angin berembus cukup kencang. Saat Pak Hardi mendekat dan menyentuh lonceng itu, ia menyadari mengapa benda itu membisu.
Bagian dalam lonceng itu, pemukulnya, telah diganti dengan sesuatu yang mengerikan: Sebuah peluru kaliber besar.