Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIKEJAR CINTA 4 MILIYARDER TAMPAN

DIKEJAR CINTA 4 MILIYARDER TAMPAN

ucap Fritz lagi. Harvey : “Iya, kita cuma bisa sabar sekarang. Semoga asja mereka masih di sana pas kita sampai nanti.” Harvey mengangguk, meskipun Fritz tidak bisa melihatnya. Fritz : “Kamu benar, Bro. Kita tunggu aja. Aku yakin ini worth it.” Fritz menatap lurus ke depan, mencoba menenangkan dirinya
101.8K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as sabar menunggu
Read
+Library
KURELAKAN SUAMIKU UNTUK MANTANNYA

KURELAKAN SUAMIKU UNTUK MANTANNYA

POV. Bara Aku menunggunya dengan gelisah. Duduk di sebuah bangku panjang, di bawah pohon yang rindang. Entah sudah berapa lama, aku menunggunya. Tidak ada jam tangan yang melingkar di pergelangan tanganku. Tidak ada ponsel yang kubawa di dalam saku celanaku. Karena memang aku tidak memiliki kedua benda itu.
1028.5K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as sabar menunggu
Read
+Library
My Husband's Secret

My Husband's Secret

Akan diberikan kepada siapa dua benda yang barusan Mas Hakam beli? Sabar Dewi, sabar. Tunggu semuanya berjalan. Jangan gegabah. Berulang kali aku menarik nafas. Berusaha mengusir pikiran yang mengganjal dalam hati. Lelaki itu turun dari kendaraannya dan melenggang masuk ke dalam toko emas. Cukup lama aku menunggu ia keluar. Sudah hampir lima belas menit. Ternyata benar. Bahwa menunggu itu membosankan. Seperti yang lakukan sekarang. Menunggu lelaki bergelar suami itu ke luar dari sana.
1032.5K viewsCompletedAdded to Library 812 Times as sabar menunggu
Read
+Library
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

panggil Barbara pelan sekadar memastikan. “Tunggu sebentar di sini.” Dia menahan napas saat suara serak dan dalam Abihirt memberi petunjuk—tidak sepenuhnya dapat disebut petunjuk. Rumpang di antara mereka terlalu menjanjikan, tetapi dia setuju untuk menunggu.
1032.3K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as sabar menunggu
Read
+Library
Midnight In Manhattan

Midnight In Manhattan

Ada sesuatu yang hilang—sesuatu yang tidak bisa diisi dengan sekadar kesibukan. Nara duduk di meja makan, memandangi secangkir kopi yang sudah mendingin. Ponselnya bergetar dari Bara. Pesan yang masuk tak langsung ia buka. Ada kekhawatiran dan keraguan dalam dirinya. Tetapi, akhirnya, tangannya bergerak, membuka pesan itu dengan pelan. 'Aku tahu kamu butuh waktu. Tapi aku akan menunggu.'
10704 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as sabar menunggu
Read
+Library
Warisan Istriku yang Mengejutkan

Warisan Istriku yang Mengejutkan

Denny menoleh, dan memang melihat mereka sudah sangat siap dengan ijab kabul yang akan mereka gelar. "Baiklah, sabar dulu Mira, apa kamu tahu rasanya menunggu? Lihat, baru satu jam saja kalian sudah kebingungan. Coba kalau kalian pikirkan, bagaimana aku menunggumu, Mira. Apakah kamu tahu bagaimana rasanya?" bisik Denny dengan suara berat di telinga Mira.
8.7157.9K viewsCompletedAdded to Library 4.6K Times as sabar menunggu
Show Reviews (9)
Read
+Library
Dewanu
Terimakasih buat yang masih setia dengan cerita ini. Author mau kasih info bahwa author salah publish bab terakhir ya... Buat readers semua mohon maaf atas kesalahan ini dan hanya bisa diperbaiki setelah hari kerja............
Aveline
Ya ampun ini cerita aq bngt nama laki nya sama kaya suamiku, nama kaka ipar nya sama kaya adek ipar ku, cuma nama istri nya aja bukan nama ku. Mana aq juga menantu terbabu, untung nya punya anak.. Walaupun mertuhe gak terang2 an gak suka nya kaya disini. Baca ini cerita jadi baru 3 bab, jadi nangis
Read All Reviews
Waktu yang Hilang (Setelah Dia Hadir di Antara Kita)

Waktu yang Hilang (Setelah Dia Hadir di Antara Kita)

Waktu yang Hilang - Sekotak Cokelat Selama lima belas menit Akbar menunggu di depan rumah Nara. Tapi tetap saja nomernya tidak bisa dihubungi. Dia memang sengaja mematikan ponselnya. Kenapa suka sekali menghilang?
10138.0K viewsCompletedAdded to Library 5.1K Times as sabar menunggu
Show Reviews (34)
Read
+Library
Bintang ponsel
karya yg ini laen bikin greget kyk mles baca nya bikin sakit ati peran novel nya agk rada2 bebal trlalu naif n trlalu bodoh dlm bertindak tntg perselingkuhan suaminya mlh nerima2 aja , gk suka dgn karya mbk lis yg ini
Meilia
awalnya g mau buka karya mba Lis yg ini, cz d baca dr judul sama sinopsisx...takut aja kalo sad ending,, trus iseng dong baca bab 1 , eh lakok ketagihan pengen terus dan terus,,, suda 4 judul yg kubaca karyamu mba, dan semuax amazing, saya suka , saya suka,,
Read All Reviews
IBU SUSU UNTUK ANAK PEWARIS

IBU SUSU UNTUK ANAK PEWARIS

Ia tak ingin Saby tersinggung. “Ya, kenapa?” Raka pura-pura tidak mengerti maksud sang istri. “Kamu belum tidur? Ini sudah malam.” “Aku nungguin Abang.” Terdengar suaranya manja. “Kenapa nunggu? Kan, Abang sudah bilang mau lembur dulu, masih banyak kerjaan untuk besok.” Raka bicara dengan lembut. Tangan kirinya membelai kepala Saby yang baru ditumbuhi lagi rambut.
9.8761.7K viewsCompletedAdded to Library 30.5K Times as sabar menunggu
Show Reviews (61)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Rosemala
maaf ya teman2 bila menemukan bab yang dobel, itu BUKAN DISENGAJA. ITU HANYA SALAH TEKNIS. pasti akan saya betulkan setelah melapor ke editor. jadi, tidak perlu memberikan bintang sedikit hanya gara2 bab dobel. isi bab yang dobel selalu saya ganti dengan bab baru
Read All Reviews
CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta

Rasanya, melelahkan menunggu seperti sekarang. “Iya, nih. Sudah mau habis pegawainya. Masa belum juga ketemu sama orangnya?” cecar Baron. Baron dan Jabrik sudah merasa sangat jengah menanti di tempat itu. Mereka sejauh ini sudah menanti selama empat jam tanpa melakukan aktifitas apapun.
9.730.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as sabar menunggu
Read
+Library
Era Baru

Era Baru

Barata sama sekali tidak menerima kata-kata Sabarang, dan dia mengalihkannya dengan menjelaskan tujuannya kembali. Barata menatapnya cukup lama karena Sabarang tak kunjung-kunjung memberikan balasan akan apa yang dia katakan. Ketika dia berada dalam titik tertentu dia merasa tidak mampu menahan dirinya, apalagi saat dia menatap Sabarang dengan tatapan membara lantas melepaskan auranya dengan kuat dan berkata, “Jadi bagaimana?”
1058.1K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as sabar menunggu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status