Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Sebuah lorong terbuka di bawah mereka. Tak ada suara. Hanya hawa dingin yang keluar, seolah lorong itu mengisap semua kehangatan dari udara. Di sisi celah itu, terukir tulisan samar dengan bahasa kuno yang entah bagaimana Mada bisa pahami: "Siapa yang melangkah dengan jujur, akan mendengar suara tanah. Siapa yang membawa amarah, akan dikembalikan sebagai debu."
2.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as sabda zarathustra
Read
+Library
Suami Perkasa

Suami Perkasa

“Aku udah jatuh terlalu banyak.” Zack balas tersenyum. “Berarti sebentar lagi kamu belajar berdiri dengan cara yang lebih kuat.” Kalimat itu sederhana, tapi terasa seperti api kecil yang menyala di hati Sasa. Ia tak tahu siapa Zack sebenarnya, tapi malam itu, di tengah hujan, di antara rasa sakit dan keputusasaan—ia tahu, hidupnya baru saja berubah arah.
109.1K viewsOngoingAdded to Library 254 Times as sabda zarathustra
Read
+Library
Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Suara ledakan spiritual terdengar. Gelombang energi dari tubuh Nala menyebar luas. Seketika, tekanan dari langit menurun drastis, namun itu hanya berlangsung sebentar. Dari balik awan merah, muncul bentuk samar wajah raksasa... Zarvokh, dengan mata menyala bagai bara magma. “Kalian hanya menunda kehancuran. Jiwa Itachi sudah kuhisap ke dalam kehampaan. Tak ada yang bisa mengembalikannya!”
102.0K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as sabda zarathustra
Read
+Library
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Menuju Zareth. Ledakan besar terjadi. Cahaya merah dan hitam bertabrakan. Tanah bergetar hebat. Pohon-pohon bergoyang keras. Semua orang menutup mata. Ketika debu mulai turun— Semua melihat ke arah Zareth. Ia masih berdiri. Namun— Untuk pertama kalinya— Ia mundur satu langkah. Sunyi jatuh. Embun berbisik,
1.2K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as sabda zarathustra
Read
+Library
RAHASIA DUNIA GAIB

RAHASIA DUNIA GAIB

"Apa yang tertulis di sana?" Di halaman pertama, hanya ada satu kalimat yang tampak sederhana, tetapi penuh makna: "Hanya mereka yang memahami diri sendiri yang dapat membawa keseimbangan bagi dunia." Arka membaca kalimat itu keras-keras. Suara gema dari kata-katanya menyebar ke seluruh ruangan, membuat udara bergetar. Namun, yang terjadi berikutnya membuat mereka terkejut. Kitab itu mulai memancarkan cahaya lebih terang, dan halaman-halamannya bergerak sendiri, seperti sedang mencari bagian tertentu untuk diperlihatkan kepada mereka.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as sabda zarathustra
Read
+Library
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Hanya dengung halus dari bola spiritual yang terdengar, berputar perlahan, seolah menyampaikan pesan dunia yang tak bisa diucapkan dengan kata-kata. Tetua ketiga, yang paling tua di antara mereka, membuka matanya perlahan. Ia duduk bersila dengan tenang, namun dari tubuhnya terpancar aura kuno, seperti seseorang yang telah melihat kelahiran dan kehancuran bintang. Ia mengangguk pelan, suaranya dalam seperti gemuruh petir yang terbungkus kapas. “Tak ada yang tak mungkin di Tanah Terlarang.”
1052.9K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as sabda zarathustra
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Di Jakarta, layar-layar digital menampilkan gelombang cahaya yang membentuk tulisan tak dikenal: “Hirup téh rasa, rasa téh hirup.” (Hidup adalah rasa, dan rasa adalah hidup.) Larisa yang sedang menatap layar komunikasinya yang ikut bergetar, kemudian menampilkan pesan yang sama. “Juna, ini global. Ratusan sistem komunikasi dunia menerima kalimat yang sama.” Arjuna memejamkan mata. “Itu bukan pesan dari manusia. Itu pesan dari bumi.” Raksa menatap langit yang berpendar. “Jadi… bumi sekarang bisa bicara?”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as sabda zarathustra
Read
+Library
Cinta Abadi

Cinta Abadi

"Kamu yang sabar ya. Percaya semuanya akan berakhir dengan indah." Zahra menghela napas. "Indah dari mana?" "Iya. Setiap keadaan pasti akan berubah menjadi indah," jawab Vita seraya menatap iba Zahra. "Apa ini karma ya untuk aku?" tanya Zahra. Kali ini air mata telah menetes dari pelupuk matanya. Vita menaikkan salah satu alisnya. "Karma? Kenapa kamu kok bisa bilang gitu?"
103.6K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as sabda zarathustra
Read
+Library
Cinta Terakhir Sang Bangsawan

Cinta Terakhir Sang Bangsawan

Bagaimana mungkin ada nyawa bisa kembali ke raga yang telah mati, apalagi hanya hasil sambung menyambung anggota tubuh? "Sudah terlambat! Aku sudah tak bisa lagi percaya kepada manusia manapun. Saat pertama kali kubuka mata, rasa sakit, lapar dan haus ini sudah luar biasa menyiksaku. Kau kira, aku senang dilahirkan kembali ke dunia ini? Kini aku terbakar habis walau takkan pernah habis! Rasanya seperti neraka!" Lazarus berbicara sedemikian lancar, nyaris seperti berdeklamasi. Jelas ia jauh lebih cerdas daripada zombie lainnya, bahkan lebih dari Russell dan Rev. James. Bukan hanya sebentuk naluri yang kembali, namun juga... akal budi?
108.2K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as sabda zarathustra
Show Reviews (27)
Read
+Library
Nn. RF
Suka ceritanya, kalimatnya baku tapi gak kaku.. sebagai manusia yang gak terlalu paham sama cerita genre fiksi, baca cerita ini aku pahamm.. lope pull buat Kajull. Kalimatnya mudah di pahami, karakter tokoh nya keren-keren. Cerita zombie? agak ngeri sih wkwk.. recommended!!
Septy
Ceritanya bagus banget, penuh dengan teka teki. lady rose yang misterius, Rani dan Orion yang kayaknya bakal ada di situasi sulit. Tentang Zombie, ahh... bkin deg2n... aq terhalang oleh koin ini bacanya, jdi besok lagi Bru bisa baca krna harus nyelesain misi terlebih dahulu buat buka bab selanjutny
Read All Reviews
Lingsir Wengi -Tembang jawa

Lingsir Wengi -Tembang jawa

“Sabar dhisik. Yen kowe ngerti kabeh, bisa wae atimu ora kuat.” (Sabar dulu. Kalau kamu tahu semuanya sekarang, bisa saja hatimu tidak kuat.) Ratna terdiam. Nafasnya terengah, matanya terus menatap pintu kayu yang bergeming. Tapi telinganya menangkap sesuatu… suara nyanyian itu kini terdengar jelas sekali, seolah berdiri tepat di depan rumah. “Lingsir wengi… sliramu tumeking sirno…”
788 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as sabda zarathustra
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status