Liara
Pria di saba malah menunjukkan seringai menyeramkan.
Suami-istri atau bukan, pergumulan itu harusnya atas kesepakatan kedua belah pihak. Bukan hanya satu orang yang diuntungkan, sementara yang lain tersiksa. Jika seperti yang Liara alami malam itu, alih-alih memadu cinta, itu lebih pantas disebut pemaksaan.
Liara menjerit, bukan menikmati, perempuan itu kesakitan karena Hagan menghentaknya kasar, berulang, bertubi-tubi dan dalam dari belakang, dalam keadaan belum siap.
Bab Populer