Selamat Jalan, Mantan Suamiku
“Sayang, jangan asal bicara. Meninggalkanku, kamu bisa ke mana? Sayang harus patuh, jangan selalu membuatku marah.”
“Kamu nggak bisa hidup tanpaku dan aku nggak akan membiarkanmu pergi. Sudah kubilang, aku hanya bermain-main di luar. Cepat atau lambat, aku akan kembali padamu. Seumur hidup ini, kamu akan menjadi milikku selamanya.”
Mendengarkan cinta yang menakutkan itu, tiba-tiba Jesika teringat akan sebuah pemandangan yang dia lihat dulu.