Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sahabat Tapi Cinta

Sahabat Tapi Cinta

Berbeda dengan Akbar lelaki bertubuh kekar itu justru memberikan senyum renjananya pada Papa Galih. Papa Galih sempat ingin bertanya ada apa dengan orang nomor dua di Darma Corp itu, tapi dia harus segera bergegas menyelesaikan masalah Ayu. Sejujurnya bukan Ayu saja yang membuatnya geram, tapi Agasa. Kenapa yang Agasa hubungi adalah Mama Kinanti? Sepergian Papa Galih tawa nyaring seorang Thareq Akbar Satria membahana di seluruh sudut ruang rawat Firman. Pengacara muda itu tahu apa yang membuat Akbar tertawa begitu nyaring.
9.94.8K viewsOngoingAdded to Library 168 Times as saihate no paladin
Read
+Library
Sang Penguasa Mutlak

Sang Penguasa Mutlak

sahut pria berpedang emas dengan napas yang juga mulai tidak stabil. "Gabungan kekuatan kita berdua yang berada di tingkat yang sama ternyata belum bisa menghabisinya dengan mudah." Namun, di tengah keputusasaan itu... Syuttt! Sebuah kilatan cahaya berwarna ungu kehitaman melesat entah dari mana. Gerakannya begitu cepat, memotong udara tanpa suara. "Akh, apa ini" Kalimat Lun Ya terputus. Dunia mendadak hening.
10485 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as saihate no paladin
Read
+Library
Haters

Haters

Gue tahu dia ngeselin, pengen gue cakar muka yang banyak dipuja-puja itu, karena dari ucapan dia secara gak langsung menjatohkan dan menghina gue, tapi harus gue tahan, sabar dulu. "Ya kalau Thamina Fakhriani itu gue emang kenapa? Gue gak peduli juga lo mau baca karya gue, mau suka ataupun enggak. Gue gak butuh pembaca dan pengaggum novel yang kayak lo ya! Sorry nih ya, pembaca dan fans gue udah banyak di luar sana!" Memaki gak bisa, jurus sombong gue keluarin. Siapa tahu nandingin kesombongan dia kan, walaupun kayaknya nih anak sombongnya udah gak ada obat. ,
2.2K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as saihate no paladin
Read
+Library
Pedang Penebusan

Pedang Penebusan

Zoltar sendiri, jubahnya compang-camping, memimpin aliansi musuh dari Drakmor, Sylvane, dan Korath, matanya penuh dendam. Kairos menyalakan perisai api, suaranya bergema. “Ini akhirnya! Hancurkan artefak, akhiri Valmoria!” Pertarungan epik meledak. Api Kairos membakar prajurit hantu, akar Vesper menjerat roh pendendam, bayangan Sylva memotong musuh, dan gelombang suara Draven menghancurkan formasi. Liora, pedang anginnya berputar, melepaskan badai kelopak yang menyapu musuh, suaranya tetap ceria meski tegang. “Ayo, teman-teman, kita nggak boleh kalah di panggung sebesar ini!” Draven menyeringai, meski napasnya tersengal. “Faye, kalau ini panggung, Voss dan kau bikin drama romansa epik!”
10723 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as saihate no paladin
Read
+Library
Pendekar Sabre

Pendekar Sabre

Gadis itu tertawa dengan nyaring. "Tidak ada yang bisa melukaiku. Aku penganut kultivasi iblis, tidak mudah untuk melukaiku," ucap gadis itu. "Dengan bangganya kamu mengatakan kamu menggunakan kultivasi iblis," ucap Zizi ikut berdiri di hadapan gadis bertopeng. "Tentu saja aku bangga. Aku bisa mengalahkanmu," jawab gadis bertopeng. "Aku melihatmu memakai ilmu sabre keluarga Li. Siapa kamu sebenarnya?"
1015.5K viewsCompletedAdded to Library 620 Times as saihate no paladin
Read
+Library
Salah Mencintai

Salah Mencintai

Sepertinya dia lumayan tertutup. “Assalamualaikum. Saya Zaid, pengalaman kerja di sini sekitar tiga tahun. Salam kenal dari saya,” Ucap kak Zaid. Dia terlihat agamis terlihat dari penampilannya. Dia juga mempunyai brewok seperti orang arab.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as saihate no paladin
Read
+Library
Misi Legenda Pedang

Misi Legenda Pedang

Itu hanya dalam permainan. Pluk! Pluk! Pluk! Saka berlari pagi, dia memperkuat dirinya. Ada yang lebih aneh lagi ketimbang Player yang bisa memilih, antara pahlawan dan kejahatan. Dan, Saka masih belum bisa mencerna hal itu dengan nalar logikanya sama sekali. Hal itu adalah, Pedang Halilintar. [”10 kilo meter untuk pagi ini, dan lanjutkan dengan memperkuat tubuh dan serangan tanpa henti!”]
9.929.8K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as saihate no paladin
Read
+Library
The Coven

The Coven

Baginya, ini bukanlah perlawanan terhadap paladin melainkan pertunjukkan boneka yang sayang untuk dilewatkan. Paladin itu tak hanya berputar, melainkan melompat dan bergerak halus seperti sedang menari. Mandy menunjukkan gigi putihnya ketika melihat lawannya tak berdaya di hadapannya. Merasa cukup puas bermain, Mandy menggerakkan tangannya lagi. Paladin itu mengangkat cambuknya dan mengarahkannya ke dirinya sendiri. Detik berikutnya, tubuhnya terkena sengatan listrik cambuknya sendiri yang membuatnya ambruk ke tanah. Helyna tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dia melempar tombak kunai miliknya hingga tepat mengenai tengkuk paladin di dekat Mandy.
9.34.2K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as saihate no paladin
Read
+Library
PENGANTIN RAJA SAETAN

PENGANTIN RAJA SAETAN

sahut Cacao. Fang Jianheeng menghapus air matanya dan membulatkan tekad. "Maafkan aku Raja Sae..." *** Pagi itu Raja Saetan telah bersiap dengan penampilan terbaiknya. Kata Siblis, ia harus bersikap lembut dengan Fang Jianheeng, bisa jadi Fang Jianheeng trauma karena baru mengalami 2 kali penculikan.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as saihate no paladin
Read
+Library
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Ini adalah benteng terakhir Thalia sebelum perang, dan sekarang menjadi markas besar dari salah satu musuh terbesarnya. Gerbang besar terbuka perlahan, dan seorang wanita dengan gaun hitam keluar. Senyum lebar menghiasi wajahnya, tapi di balik senyum itu, mata Seraphine berkilat penuh tipu daya. "Yang Mulia Rehan," katanya manis. "Selamat datang di Edholm. Aku sudah lama menunggu kesempatan untuk bertemu langsung dengan penguasa baru Karstiel."
101.5K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as saihate no paladin
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status