Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Namun Ratu justru tahu apa maksud dari patung itu. "Pendekar Guntur Saketi pernah sekali tengah membuat patung ini, dia seperti sedang membaca sebuah syair. Namun lirik dari syairnya sedikit aneh. Seolah dia tengah menyampaikan sesuatu padaku." ucap Ratu membuat Jaka menoleh ke arahnya dan dengan pandangan penuh harap Jaka bertanya,"Apa yang dia katakan Ratu?"
1011.1K viewsOngoingAdded to Library 243 Times as sajak pantun
Read
+Library
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Rasanya ingin melarikan diri dari tempat itu. "Entah siapa gadis ini, dia sangat menggilaimu, Taja!" ujar Paduka Jayasinggih. Dalam waktu singkat, orang-orang dibuat sibuk membacakan gulungan lontar untuk Taja. Isinya kalimat yang sama, yakni .... 'Taja. Aku mencintaimu.' "Setidaknya, terdapat tujuh bahasa mengungkapkan kalimat yang sama, yaitu ...."
109.6K viewsOngoingAdded to Library 327 Times as sajak pantun
Read
+Library
Reset

Reset

tanya Saka santai, sekarang sudah duduk di samping Lintang masih terus tersenyum, menikmati muka mungil Lintang yang sedang kesal karena ulahnya, menggemaskan. "Pertama, ..." Saka mengangguk, pura-pura mendengarkan serius perkataan Lintang. "Lo panggil gue Lintang? Gue lebih tua dari lo, lo berani?" Saka mengangguk lagi, membiarkan Lintang melanjutkan, "Kedua, lo berani ngelus kepala gue? Gue lebih tua dari lo Saka!" Dan Saka tetap mengangguk. "Ketiga lo rangkul gue seenak jidat? Gue lebih tua dari lo, itu nggak sopan Saka!" Saka masih mengangguk.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as sajak pantun
Read
+Library
Marriage With Dosen

Marriage With Dosen

Tra balas sa pu pesan Jujur sa sayang ko membingungkan Sa cuma butuh sedikit sandaran Ko pikir semua itu cuma jalan Sa dekati selingkuhan Dan coba renungkan kembali Sap rasa tumbuh dan tra mati Ko masih jadi kekasih Jadi jang takut sa ke lain hati Biasa sa cinta satu sa pinta Jaga hati biar sa makin cinta Percaya rasa jang dengar cerita Pegang sap janji sa tra coba berpindah Biasa sa cinta satu sa pinta Jang terlalu mengekang rasa Karna kalau sa su bilang Sa trakan berpindah karna su sayang Jangan kau berulah sa trakan mendua Cukup jaga hati biar tambah cinta Karna kalau sa su bilang Sa trakan berpindah karna su sayang
1019.8K viewsOngoingAdded to Library 731 Times as sajak pantun
Read
+Library
PENDEKAR MACAN KUMBANG

PENDEKAR MACAN KUMBANG

Semua menyaksikan bagaimana panggung roboh akibat dua serangan saling beradu. Suatu ajian tersebut beradu kencang seperti gunung api meletus membuat panggung porak poranda. 'Pukulan Gunung Meletus' milik Saka Surya beradu dengan Pukulan Tak dikenal. Namun pukulan Kala Pitung mirip dengan 'Pukulan Topan Menggusur Gunung' yang hilang puluhan tahun lalu.
9.851.8K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as sajak pantun
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Keenam orang itu mengonfirmasi urutan tanggapan puitis mereka. Christopher adalah orang pertama yang membacakan puisi, bertemakan angka dua: "Rumput tumbuh, burung warbler membumbung tinggi di langit bulan Februari (2); di sepanjang tanggul, pohon willow menari dalam kabut musim semi yang memabukkan." Selanjutnya adalah Leia, yang memusatkan syairnya pada angka empat: "Teras ini memanjang empat (4) ribu delapan ratus zhang; merenungkannya membuat orang merasa cenderung mengarah ke tenggara."
2.9K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as sajak pantun
Read
+Library
Suamiku Mabuk JANDA Kaya Raya

Suamiku Mabuk JANDA Kaya Raya

"Sayang, kenapa kamu murung gitu, hmm? Ada apa? Katakan. Hatiku nggak enak jika kamu seperti itu?" Lana menghela nafas pelan. "Sayang, aku ada bisnis diluar negeri, selama dua atau tiga hari . Aku kurang yakin apa mampu meninggalkan mu. Pasti aku akan merindukan mu sayang. Kecuali aku bisa bawa serta miliki mu itu untuk permainan jika aku sedang membutuhkannya" Restu tertawa lebar menahan lelucon dari janda yang digilainya tersebut. "Aku kira ada apa sayang, ternyata hal sepele"
872 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as sajak pantun
Read
+Library
SAHABATKU GUNDIK SUAMIKU

SAHABATKU GUNDIK SUAMIKU

cetus Anggara. "Astaga … Mas, kok jahat banget sih mulutmu itu ngomong. Aku itu berbagi Mas sama mereka, karena sebagian dari rejeki kita itu ada hak mereka juga. Jadi aku bukan buang-buang duit, justru harta kita yang sesungguhnya itu adalah apa yang kita sedekahkan. Sedangkan yang kita miliki dan kita nikmati ini semua hanyalah titipan, yang sewaktu-waktu bisa diambil pemiliknya," jawab Davina. "Hallah udah macam bener aja kamu ngomong, lagian kalau mau sedekah itu dikit aja, nggak perlu banyak-banyak gitu. Nanti malah buat mereka jadi malas kerja," bantahnya.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as sajak pantun
Read
+Library
Reinkarnasi Dewa Terkuat

Reinkarnasi Dewa Terkuat

Qin Yun tersentak, dan kawanan serangga yang hendak menyerbu berhenti di udara. “Maksudmu, ada Jamur Sajak Pahit di sana?” Jamur Sajak Pahit adalah ramuan spiritual langka yang hanya tumbuh di tempat-tempat dengan energi spiritual tinggi. Fungsinya membersihkan meridian, menyingkirkan hambatan kultivasi, bahkan membantu seseorang menembus batas tingkat sebelumnya.
9.8238.2K viewsOngoingAdded to Library 5.2K Times as sajak pantun
Show Reviews (60)
Read
+Library
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang yang memiliki bakat besar, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit. Selain itu, 3 Dewa Kuno dari Alam Atas juga menjadi Gurunya.
Read All Reviews
Legenda Dewa Nusantara: Perang Dua Benua

Legenda Dewa Nusantara: Perang Dua Benua

Tapi semua itu berubah sejak kemunculan Sajak Abadi, yang digemakan oleh Pertapa dari Wilayah Tengah. “Kau tahu tentang Sajak Abadi, Bu? Apakah benar itu tentang aku?” Gema menatap ibunya, berharap jawaban yang menenangkan. Dewi Sri Lestari tersenyum lemah, meski hatinya penuh kekhawatiran. “Sajak itu telah ada sejak ribuan tahun lalu, diwariskan dari mulut ke mulut. Tidak ada yang tahu pasti artinya, Nak. Tapi... ada yang percaya bahwa sajak itu adalah pertanda dari akhir perang ini.”
103.6K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as sajak pantun
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status