Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Marriage With Dosen

Marriage With Dosen

Tra balas sa pu pesan Jujur sa sayang ko membingungkan Sa cuma butuh sedikit sandaran Ko pikir semua itu cuma jalan Sa dekati selingkuhan Dan coba renungkan kembali Sap rasa tumbuh dan tra mati Ko masih jadi kekasih Jadi jang takut sa ke lain hati Biasa sa cinta satu sa pinta Jaga hati biar sa makin cinta Percaya rasa jang dengar cerita Pegang sap janji sa tra coba berpindah Biasa sa cinta satu sa pinta Jang terlalu mengekang rasa Karna kalau sa su bilang Sa trakan berpindah karna su sayang Jangan kau berulah sa trakan mendua Cukup jaga hati biar tambah cinta Karna kalau sa su bilang Sa trakan berpindah karna su sayang
1019.9K viewsOngoingAdded to Library 738 Times as sajak pantun
Read
+Library
PENDEKAR MACAN KUMBANG

PENDEKAR MACAN KUMBANG

Semua menyaksikan bagaimana panggung roboh akibat dua serangan saling beradu. Suatu ajian tersebut beradu kencang seperti gunung api meletus membuat panggung porak poranda. 'Pukulan Gunung Meletus' milik Saka Surya beradu dengan Pukulan Tak dikenal. Namun pukulan Kala Pitung mirip dengan 'Pukulan Topan Menggusur Gunung' yang hilang puluhan tahun lalu.
9.852.0K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as sajak pantun
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Keenam orang itu mengonfirmasi urutan tanggapan puitis mereka. Christopher adalah orang pertama yang membacakan puisi, bertemakan angka dua: "Rumput tumbuh, burung warbler membumbung tinggi di langit bulan Februari (2); di sepanjang tanggul, pohon willow menari dalam kabut musim semi yang memabukkan." Selanjutnya adalah Leia, yang memusatkan syairnya pada angka empat: "Teras ini memanjang empat (4) ribu delapan ratus zhang; merenungkannya membuat orang merasa cenderung mengarah ke tenggara."
3.2K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as sajak pantun
Read
+Library
Legenda Dewa Nusantara: Perang Dua Benua

Legenda Dewa Nusantara: Perang Dua Benua

Tapi semua itu berubah sejak kemunculan Sajak Abadi, yang digemakan oleh Pertapa dari Wilayah Tengah. “Kau tahu tentang Sajak Abadi, Bu? Apakah benar itu tentang aku?” Gema menatap ibunya, berharap jawaban yang menenangkan. Dewi Sri Lestari tersenyum lemah, meski hatinya penuh kekhawatiran. “Sajak itu telah ada sejak ribuan tahun lalu, diwariskan dari mulut ke mulut. Tidak ada yang tahu pasti artinya, Nak. Tapi... ada yang percaya bahwa sajak itu adalah pertanda dari akhir perang ini.”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as sajak pantun
Read
+Library
Dear Suami Butaku

Dear Suami Butaku

Charles tersentak. Jakunnya bergerak-gerak naik turun. Dia tidak menyangka istrinya berbuat nekat. Namun tidak bisa dipungkiri jika dia menyukai gerakan ini. Otot-ototnya semakin menegang, menusuk-nusuk pangkal paha Bintang.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as sajak pantun
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Komplek perumahan yang letaknya tak jauh dari batalyon berlambang beruang, dengan moto Manuntung dalam bahasa Banjar atau awal sampai akhir. Saat memutuskan menikah dengan Mas Adry, aku juga berharap demikian. Pernikahan kami manuntung, waja sampai kaputing. Menjalani kehidupan berumahtangga dengan pria itu hingga maut memisahkan. Namun, saat lelaki itu dengan lantang didepan wajahku menyebut nama wanita lain yang teramat dicintainya. Harapan waja sampai kaputing, awal sampai akhir itu bak tertutup kabut tebal.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as sajak pantun
Read
+Library
Kesayangan Tuan Elian

Kesayangan Tuan Elian

​Jonathan maju setengah langkah, menunduk sedikit menyejajarkan wajahnya dengan Saka yang mulai pucat pasi. ​"Sebenarnya... laki-laki macam apa kamu ini, hah?" bisik Jonathan mematikan. ​Saka kehabisan kata-kata. Skakmat. Lidahnya kelu. Namun, sebelum Saka sempat merangkai kalimat permintaan maaf, mendadak terdengar suara tepuk tangan lambat dari arah pintu masuk gedung di belakang Saka. ​"Wah, wah... Menarik sekali. Baru juga ditinggal sebentar, anak laki-lakiku sudah cari masalah sama mantan preman legendaris rupanya."
102.1K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as sajak pantun
Read
+Library
AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

“Aku mau adiknya cewek, yang cantik kayak Dedek Aira!” Satria sontak menginjak rem kuat-kuat. Kanaya mendekap anaknya erat. Namun Saka justru tertawa senang. “Lagi-lagi, Pa!” Satria menoleh kesal tapi geli. “Kamu mau Papa jantungan, ya?” Kanaya cepat mengalihkan perhatian. “Ka, itu patung apa di sawah?” “Kerbau!” sahut Saka riang.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as sajak pantun
Read
+Library
STARMOON

STARMOON

cibirku padanya yang dicibir malah menaikan pundak tak peduli. “Selama jatuh cinta, sajak terus memenuhi kepalaku, dengan mudah merantai kata mungkin kini aku bisa mengalahkan kepopuleran buku sajakmu dikalangan negeri ini” sombongnya mencibirku balik. “Coba saja” kami terkekeh dalam kesunyian sama sama merindukan pujaan hati, yang kini berlindung dimalam dimana liam merindukan bulannya dan aku merindukan bintangku.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as sajak pantun
Read
+Library
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Pengamen jantur itu mulai meneriakkan syair-syair Jawa sambil menari-nari. Lelepah-lelepah pakanane iwak entah Lelumban lelamising lati Landep lancip liding Lumah lemeh, lemeh lumah Lemes Lelepah-lelepah pakanane iwak entah Lelakon oo…lelakon Lir pakeliran suran Lamat pangindunge nyi sinden Lelegon bumi kelairan Lemahku subur Lintangku dhuwur Lelepah-lelepah pakanane iwak entah
1.6K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as sajak pantun
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status