Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjerat Takdir Tuan Saka

Terjerat Takdir Tuan Saka

Selama ini, ada sesuatu dalam sikap Arum yang selalu membuatnya penasaran. "Duduk," katanya singkat seraya menunjuk kursi di depannya dengan gerakan dagu. Saka membuka laci mejanya, lalu melempar sebuah kartu hitam mengilap ke atas meja. Desainnya simpel, namun jelas mahal. Tulisan kecil bertinta emas di pojok bawah terpantul cahaya bertuliskan ValenCard Prime.
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 46 Beses bilang saki card
Read
+Library
Pria yang Tidur Denganku Ternyata Paman Tunanganku

Pria yang Tidur Denganku Ternyata Paman Tunanganku

Sasha kemudian mengambil tiga kartu lainnya. “Kartu gold adalah kartu ATM Anda. Gaji Anda akan cair setiap kali desain Anda masuk ke dalam tahap produksi. Kartu platinum adalah kartu kredit yang bisa Anda gunakan kapanpun. Dan terakhir, kartu hijau merupakan kartu asuransi,” jelas Pak Mike. Sasha memegang ponsel barunya. “Dan ini?” “Semua komunikasi tentang pekerjaan Anda harus dilakukan melalui ponsel itu. Ponsel tersebut sudah dirancang anti-retas.”
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 74 Beses bilang saki card
Read
+Library
Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Dari sana, dia menarik selembar kartu. Kartu itu bukan kartu kredit biasa. Warnanya hitam matte, terbuat dari logam titanium yang berdenting pelan saat Arka meletakkannya di atas nampan perak yang dibawa pelayan. Tidak ada nomor yang tercetak di sana, hanya sebuah chip emas dan logo samar Phoenix Ventures Global – Corporate Unlimited. "Gesek sekarang," perintah Arka tenang. "Saya tidak suka menunggu."
13.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 386 Beses bilang saki card
Read
+Library
OM CEO, I LOVE YOU!

OM CEO, I LOVE YOU!

"Lala? Kamu beneran ke sini? Tuan Kenzo baru saja meneleponku, dia bilang kalau aku keluar tanpa pengawalan, dia akan mengurungku di gudang bawah tanah." Lala langsung menarik tangan Sisi. "Halah! Kak Kenzo itu cuma gertak sambal. Bilang saja kamu perginya sama Nyonya Vanderwick! Dia tidak akan berani macam-macam. Ayo, hari ini kita harus bersenang-senang. Lihat ini!" Lala memamerkan kartu hitam di tangannya. "Itu... itu Black Card, La! Bukan kartu Timezone!" Sisi melotot. Sebagai orang yang lebih sadar dunia, ia tahu kartu itu bisa membeli satu kompleks kosannya.
1010.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 329 Beses bilang saki card
Read
+Library
Istri Kedua Presdir Jack

Istri Kedua Presdir Jack

sapanya sambil melangkah mantap ke meja tempat wanita itu duduk. Lea menegakkan tubuhnya, menahan detak jantung yang tak beraturan. “Kau? Kenapa kau ke sini?” Jack duduk tanpa meminta izin, lalu mengeluarkan sebuah kartu hitam elegan dari dompetnya. Ia meletakkannya di meja, tepat di depan Lea. Cahaya matahari membuat permukaannya berkilau. “Ini Black Card tanpa limit. Dengan ini, kau tak akan kekurangan apa pun lagi. Utang ayahmu sudah lunas, restoran ini aman. Semua milikmu… selama kau milikku.”
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 34 Beses bilang saki card
Read
+Library
Dosen Killer Itu Calon Suamiku

Dosen Killer Itu Calon Suamiku

“Oke. Di tempat biasa ya!” Bima mengacungkan jempolnya, setuju. Setelah itu, dia mengambil sesuatu dari dalam laci meja kerjanya. “Ini,” ucap Bima sambil menyodorkan sebuah black card kepada Tiara. Tiara mengerutkan dahi. Bingung. “Ini apa, Pak?” “Black card,” jawab Bima. Lalu, dia menatap Tiara. “Kamu nggak tahu itu apa?”
10648 viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang saki card
Read
+Library
GARA-GARA LUPA MEMATIKAN VIDEO CALL

GARA-GARA LUPA MEMATIKAN VIDEO CALL

Santi tak keberatan, karena tinggal gesek semua beres. Setelah beberapa jam bersenang-senang akhirnya mereka menyudahi acaranya. Santi dengan santainya meminta bil pada seorang pelayan. Tanpa bertanya dia langsung menyerahkan kartu debitnya yang berwarna gold. Namun, sesuatu terjadi dan itu diluar dugaan. "Maaf, Bu. Apa ada kartu lainnya? Ini sudah limit," ucap si pelayan. Membuat semua yang ada di tempat itu menatap Santi.
1096.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.1K Beses bilang saki card
Read
+Library
Kisah Si Dewa Perang

Kisah Si Dewa Perang

Melihat Kenji mengenakan pakaian inferior, Kenji mengumpulkan keberaniannya untuk bertanya, "Kak Kenji, kamu telah menjalani kehidupan yang sulit beberapa tahun ini?" Kenji ingin menampar Leon dengan keras. Dia sengaja mengatakan itu. Melihat wajah Kenji berubah, Leon buru-buru mengeluarkan kartu bank yang memiliki lambang Spade emas di atasnya dan menyerahkannya kepada Kenji dengan hormat, "Kak Kenji, ini adalah Kartu Bank Spade Tertinggi yang dikeluarkan oleh Kaisar Kerajaan Spade. Silakan ambil. Uang di dalamnya siap membantu Anda."
8.4575.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 13.2K Beses bilang saki card
Ipakita ang mga Review (79)
Read
+Library
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Astar Simpu
ceritanya sangat bagus. kesabaran kenji perlu diberi apresiasi. begitu pula dengan elena yang tidak silaudengan godaan laki laki laindan tetapmempertahankan rumah tangganya walau selalu menjadi bahan ejekan dan di bully habis habisan oleh keluarganya..
Basahin ang Lahat ng Review
SACRIFICE

SACRIFICE

First melotot seraya menepuk pelan dadanya untuk meminimalisir rasa sesak, bahkan matanya berkaca-kaca dan tenggorokan terasa sangat perih. "KAU GILA!?" First berteriak kencang saat rasa sakit di tenggorokan juga sesak di dadanya mereda. Tanpa memperdulikan pengunjung cafe yang menjadikan mereka pusat perhatian karena teriakan First, juga posisi mereka. Dimana Thana yang sedang meletakkan satu tangannya di puncak kepala First, sedang tangan satunya yang menopang tubuh di meja dan condong ke depan. Dengan jarak mereka yang tidak lebih dari lima belas senti.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 64 Beses bilang saki card
Read
+Library
PREV
123456
...
8
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status