RINTIHAN GADIS KORBAN ILMU HITAM
Rasa sakit di organ itu belumlah lenyap, kini bertambah lagi sensasi panas, seakan membakar sekujur tubuhku.
Air mataku tak bisa berhenti mengalir, sementara Papa yang panik, hanya mengusap-usap lembut puncak kepalaku. Sesekali mengusap linangan air mata yang menggenangi pipinya.
Sesaat rasa nyeri mereda, beralih ke rasa gatal di seluruh wajahku yang dipenuhi banyak bisul berisi dar*h juga nan*h. Kugaruk-garuk kedua pipiku, tanpa memedulikan bagaimana sekarang rupaku di cermin. Begitu kulihat, kedua tanganku sudah dipenuhi dar*h hasil dari garukan pipi barusan.
인기 회차