Pewaris Pedang Sulur Naga
Kali ini pipi kiri yang menjadi sasaran.
"Mengapa kau menamparku lagi? Aku hanya mengatakan yang sebenarnya kalau gadis itu sangat cantik dan tidak boleh dilenyapkan." Dia meraba pipi kirinya yang terasa panas dan sakit. Lengkap sudah penderitaan wajahnya. Melihat itu, Sekar Pandan mengulum senyum karena geli melihat kelakuan mereka.
"Otak mesummu memang tidak ada duanya, tapi sangat lambat melihat bahaya," tukas Suto tersenyum bringas.