Between Revenge and Love
“Samuel anak pertama Hasan, kita tidak mungkin membiarkannya di dalam bahaya. Kalau sampai terjadi apa-apa dengan Samuel, bagaimana kita bisa menjelaskannya pada Hasan? Hasan sudah sangat membantu kita dalam beberapa hal. Kita tidak boleh melewati batas, Bang. Kita hanya perlu menyiapkannya sebagai calon suami yang baik dan calon menantu yang bisa diandalkan.”
“Beri aku waktu untuk berpikir. Aku belum bisa memberikan keputusan.”
***
Menjelang malam, Ali datang dengan mengendarai mogenya. Motornya terparkir di depan pintu masuk ruang bawah tanah pabrik sabu. Seturunnya dari motor, ia menjinjing dua plastik besar berisi makanan ringan.
Ia meletakkan plastik tersebut ke permukaan, lalu merogoh
Hot Chapters