Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TERIKAT PERJODOHAN

TERIKAT PERJODOHAN

Tawanya menggelegar membuat wajah Zelin semakin memerah. “Stupid People!” Sarkas Rega. “Sini gue kasih tau, Non. Mumpung gue berbaik hati buat ngelurusin kedunguan sampah-sampah kayak lo!” Sorot matanya menajam, memikirkan saldo rekeningnya yang dikuras habis-habisan.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 237 Times as sarkas
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Emang. . . dasar Selin.” “PA!” Mama makin kesal. Selin menyembul dari balik selimut. “Papa ngerti aku, tuh.” “Papa ngerti. Tapi bukan berarti Papa setuju, Lin.” Selin manyun. “Papa sudah capek ngomelin kamu,” lanjutnya sambil menyeruput kopi, “jadi Papa netral.” “Aku cuma butuh hiburan, Ma,” Selin menghela napas. “Kemarin stres.”
10832 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as sarkas
Read
+Library
Senandika

Senandika

“Bukannya nggak enak?” Shera melototkan matanya, tidak setuju varian kesukaannya dibilang tidak enak. “Enak kok, jahat banget yang bilang full cream nggak enak. Sama kaya yang bilang matcha rasanya kaya rumput, padahal enak.” “Selera lo aneh-aneh, ya,” Jevan mengangguk-angguk takjub sambil menepuk tangannya. “Samyang yang kemarin gimana? Pedes?”
2.5K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as sarkas
Read
+Library
Gantari

Gantari

Seolah tengah berbincang dengan janin yang dikandungnya. "Sekar, apa kamu sudah tidak waras? Mengapa kamu makan hal yang mengerikan itu?" Aku mengintip dari sela-sela jariku. Sekar menatapku kemudian menyeringai, menampilkan deretan giginya yang penuh darah. "Kamu mau? Ini rasanya sangat lezat dan sangat manis. Cobalah," ucapnya dengan mulut yang penuh dengan kepala tikus. Dia menyodorkan sisanya ke arahku.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as sarkas
Read
+Library
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

Bobot fisiknya berada di angka ideal, tubuhnya tampak kencang dan dipenuhi otot yang padat tanpa ada lemak berlebih. Suasana aula mendadak menjadi dingin dan hening ketika pembawa acara memanggil nama pesaingnya: *Vargas*. Dari balik tirai hitam panggung, melangkah keluar sosok bertubuh tinggi besar bagaikan raksasa. Vargas memiliki tato motif tengkorak melingkar di lehernya, dengan otot-otot tebal yang tampak menonjol keras. Matanya merah dan menyinarkan aura kejam yang membuat beberapa wartawan di barisan depan merinding ketakutan.
914 viewsCompletedAdded to Library 24 Times as sarkas
Read
+Library
Tersesat

Tersesat

Red-) Safawi membalikkan tubuh dan mundur beberapa langkah, wajahnya bergidik ngeri. Seorang laki-laki seusia Zimat telah berdiri di hadapan dengan parang berkilat oleh sinar mentari senja. Melukiskan betapa tajam parang dalam genggamannya. Ia terpaku, matanya tidak berkedip menatap parang dengan raut muka penuh tanya. Ragu-ragu Safawi mengangguk hormat. Laki-laki itu tersenyum ramah. "Tidak salah Kasumi mempercayaimu, kau memang bisa diandalkan," ucapnya.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as sarkas
Read
+Library
Terjerat Obsesi Bos Baruku

Terjerat Obsesi Bos Baruku

sahutnya dengan kalimat sarkas sambil terkekeh. Aku memutar kedua mataku dengan sebal. Ya, Tuhan … kurasa dia benar-benar orang paling arogan yang pernah aku kenal. Jika arogansi dapat dipersonfikasi maka itu pastilah perwujudan dari sosok Jarrel itu sendiri. “Ya, ya, terserahlah,” sahutku sambil kemudian menjauh dari layar.
4.6K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as sarkas
Read
+Library
Akibat Kencan Buta

Akibat Kencan Buta

Membuat sang gadis membuka matanya lebar-lebar. Sagara memundurkan tubuhnya menjauh. Dia tersenyum sinis melihat wajah bocah itu yang merona kemerahan. “Seekor kucing tidak pantas mengangkat tinggi dagunya didepan singa.” pria itu melemparkan sarkasme. Membuat Sahara semakin memerah, entah karena malu atau marah. Sagara memilih untuk melanjutkan ritual mandinya yang sempat terhenti.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 185 Times as sarkas
Read
+Library
Biar Kulunasi Sendiri Biaya Operasi Caesarku, Mas!

Biar Kulunasi Sendiri Biaya Operasi Caesarku, Mas!

ucapan Sari terhenti dengan kata-kata Damar yang sarkas. "Makanlah, jangan mubadzir makanan, setelahnya kalau kamu mau marah-marah kan sudah aa tenaganya...!" ucapan yang bermakna gurauan itu terasa sangat kaku terdengar di telinga Sari. Dan Sari pun hanya bisa mengangguk dan tak mampu membantah. Mereka makan dalam diam dan menikmati momen yang sama sekali tak pernah mereka duga itu.
10.7K viewsCompletedAdded to Library 322 Times as sarkas
Read
+Library
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

Naura memajukan kepalanya dan menyimpitkan mata, “Dari mana semua kalimatmu itu keluar karena seingatku perkataan yang terlontar dari bibirmu itu, selalu bernada sindiran.” Arjuna tersenyum miring, “Kalau begitu, anggap saja aku sedang baik saat ini.” Naura memutar bola mata,"Kamu membuatku geli. Sepertinya aku lebih terbiasa mendengar kalimat sarkasmu dari pada kalimat manis begitu. Bikin merinding." Tanpa terduga,Arjuna tertawa membuat Naura bahkan tambah pusing melihatnya karena terlalu menyilaukan.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as sarkas
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status