SANG PENANTANG WURAKE
"Oke-oke, tapi tolong yakinkan dia, Mbak! Bilangin, yang ijin ikut ini namanya Baryno Kontu, anaknya Nagano Kontu."
Bukan hanya sebatas berharap, tapi aku benar-benar terobsesi akan perkara yang satu ini.
"Iya, iya.. nanti kubilangin. Lagipula, Pak Modin pasti tau siapa kamu, Bary..." Yulianti sudah semakin melunak.
"Oke, tunggu aku di tempat bikin bata. Kamu mau ke sana, 'kan?" lanjutnya.
"Iya Mbak, tapi rencananya aku mau ikut ke kuburan dulu."