Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Menantu sang Jendral Besar

Menantu sang Jendral Besar

Bab 135. BOSS BARACK “Beri saya satu gelas jus Lemon dingin.” “Ha ha ha ha… ada orang kampung ke Bar minum Jus Lemon, ha ha ha…” “Ini pria apa wanita, kenapa pesan Jus Lemon di tempat seperti ini?” “Benar-benar memalukan kaum pria.” Terdengar suara cemoohan dari pengunjung Bar yang ada di dekat Darko.
9.6171.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 3.8K fois en tant que sasusaku lemon di tembok
Afficher les avis (26)
Read
+Librairie
MN Rohmadi
Penulis mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan dukungan pembaca setia MENANTU SANG JENDRAL BESAR yang masih setia mengikuti perjalanan Darko. Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada semua pembaca setia yang sudah memberikan Gem maupun Vote untuk Novel ini..........
Yeni Inka
Ini baru cerita tentang Jendral besar dan panglima perang yang lain daripada yang lain. Ceritanya sangat real dan epik, Darko meski kuat tapi ada masa lengahnya tapi tidak lama malah membuat ceritanya semakin asik dibaca.
Lire tous les avis
Terlena! Tusukan Mas Juki

Terlena! Tusukan Mas Juki

jawab Juki mengalihkan pembicaraan. "Tapi tadi aku lihat dia dari kamar bang Juki!" sahut Lela tak percaya. Juki pun kembali mengelaknya. "Ohhh, ya bukan lah, Mbak Lela. Mbak Lela ini mungkin salah lihat. Biasa kan kalau abis begadang dan nemenin tamu, pasti mata jadi siwer dan nggak jelas, hehehe!" ucap Juki sambil cengar-cengir. Lela pun garuk-garuk kepalanya dan mengiyakan ucapan pria itu. Karena nyatanya memang demikian, bahkan saat ini ia masih dipengaruhi oleh minuman beralkohol.
1065.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 2.6K fois en tant que sasusaku lemon di tembok
Read
+Librairie
Madu Di Kamar Tamu

Madu Di Kamar Tamu

teriak Rau yang sudah selesai dibungkuskan siomay "Iya sabar," sahut Yusuf mendekat. Zain menatap tukang siomay memasukkan siomay ke dalam kantong plastik dengan fokus. Bola matanya bergerak searah gerakan tangan tukang siomay. Tukang siomay menambah saus sambal, saus kacang dan juga kecap. Dia belum pernah jajan seperti itu. Bersambung ....
2.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 50 fois en tant que sasusaku lemon di tembok
Read
+Librairie
SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

Yuri menjelaskan dengan tatapan antusias yang hampir saja merenggut kewarasan Sunhee untuk mengguyur wanita itu dengan lemon tea yang ada di depannya. "Apa uang 800 juta Won itu belum cukup untuk mengeyahkan dirimu dari kehidupan cucuku, eoh?" Sunhee bertanya dengan nada kelewat sinis sementara Yuri tampak mengernyit lugu seolah tidak mengerti apa maksud dari pembahasan yang Sunhee kemukakan.
107.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 165 fois en tant que sasusaku lemon di tembok
Read
+Librairie
Kemilau Senja

Kemilau Senja

pikirku "Tolong ambilkan kaus dan celana pendek yang ada di lemari ya. Terserah warna apa saja, tadi aku lupa tidak bawa baju ke kamar mandi, sama tolong ambilkan handuk, handuk yang aku bawa nggak sengaja terjatuh dan basah," ujarnya meminta tolong agar aku segera mengambilkan pakaian dan handuk. "Iya, Mas. Sebentar ya."
1010.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 390 fois en tant que sasusaku lemon di tembok
Read
+Librairie
STRUK BELANJA DI SAKU CELANA SUAMIKU

STRUK BELANJA DI SAKU CELANA SUAMIKU

gumamku sendiri. Kutinggalkan Mas Yoga yang sudah mulai berbaring dan sibuk menggulir layar sentuh di tangannya. Saat sedang asik memasak di dapur, tiba-tiba Mas Yoga datang menghampiriku dan memelukku dari belakang. Ia menempelkan bibirnya pada bagian sensitifku dari belakang. "Mas." Kujauhkan leherku dari sentuhannya. Lalu ia melepas pelukannya. Ia juga mengambil irisan timun yang sudah ku tata di piring.
1012.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 280 fois en tant que sasusaku lemon di tembok
Read
+Librairie
SUAMIKU LUPA JALAN PULANG

SUAMIKU LUPA JALAN PULANG

Lagi, suara ibu terlihat sedikit panik saat mendengar penjelasan tentang masa laluku. Aku mengangguk, lalu menengadah melihat lagi rumah laba-laba yang berada di antara kayu tempat genting. Serta warna hitam yang melekat pada kayunya, seolah menandakan kalau dia sudah lama berada di sini.
1011.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 393 fois en tant que sasusaku lemon di tembok
Read
+Librairie
Lelakiku Sedingin Es

Lelakiku Sedingin Es

Melewati ruang tengah, sudah sangat sepi dan lampu sudah dimatikan. Ia sedikit meraba-raba menuju dapur, dengan rasa kantuk yang masih menguasai. Di dapur pun gelap, hanya cahaya remang yang masuk dari kisi-kisi jendela. Tidak bermaksud menyalakan lampu, karena takut mengganggu penghuni lain. Ganis membuka lemari pendingin, ada cahaya dari dalam hingga ia bisa mengambil gelas. Baru saja ia minum dan menaruh gelas, bermaksud ingin kembali ke kamar.
1050.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.3K fois en tant que sasusaku lemon di tembok
Read
+Librairie
Pesona Sang Peri

Pesona Sang Peri

Bahkan di dekat pintu becek karena terkena lelehan salju. Di ujung ruangan, menempel ke tembok terdapat sebuah papan yang lebarnya 2 meter. Di sampingnya terdapat lemari yang berisi banyak makanan kering. Luke mengambil beberapa kue keras lalu mencaploknya di sana. Ada satu ruangan yang tertutup. Pintunya terletak di sisi kiri. Di sisi satunya terdapat dapur. Setelah menyuapkan beberapa kue ke mulut, Luke mulai menjerang air di dapur.
109.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 280 fois en tant que sasusaku lemon di tembok
Read
+Librairie
Berbagi Luka

Berbagi Luka

Feeling-nya mengatakan, bahwa Leon akan masuk ke bagian klimaksnya. "Nih, di samping kanan gerobak satenya itu ada lentera terang gitu. Lentera itu nyentor ke muka gue, sampe jadi terang benderang, kayak sepatu glow in the dark." Leon memotong omongannya melihat Sara sudah masuk lagi dalam tawanya, padahal puncak cerita pun belum sampai.
3.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 112 fois en tant que sasusaku lemon di tembok
Read
+Librairie
Dernier
1
...
5678910
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status