Athanasia
Bagaimana kabarnya di sana, sedang apa dia, apa benar sedang berlibur dan mencari referensi untuk tugas akhirnya.
Sia turun dari ranjang tidurnya dan berjalan ke arah balkon sambil mengambil alat lukisnya. Ia duduk di kursi yang berada di balkon dan mulai melukiskan sesuatu. Rindu, benar kata Dilan rindu itu berat, jadi begini rasanya merindukan seseorang, begitu sesak rasanya.
Tanpa sadar bulir air mata mengalir membasahi cat minyak yang ia pegang, "Kapan kamu balik, Sa," celetuknya.
Hot Chapters