Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Aku mencoba menelepon nomor ponsel, tetapi tidak aktif. Telapak tanganku membungkam mulut sendiri. Supaya teriakanku teredam. Kemudian, aku menangis. Gemuruh amarah, kecewa, dan benci berbaur di dada. "Mbak Sinar, kenapa menangis?" Rahma bertanya. Aku berpaling seraya mengusap air mata yang berjejak di pipi. "Nggak ada apa-apa ...."
103.0K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as sayang jangan marah-marah
Read
+Library
JANGAN AJARI AKU KATA SABAR!

JANGAN AJARI AKU KATA SABAR!

Disarankan untuk gak lompat lompat ya bacanya biar gak bingung. Salam sayang.
1027.2K viewsCompletedAdded to Library 570 Times as sayang jangan marah-marah
Read
+Library
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

'Nikmati saja dulu kebahagiaan semu kalian ini, karena sebentar lagi akan ada kejutan terindah yang paling istimewa, yang akan kalian dapatkan spesial dariku! "Jika memang sanggup dan sudah paham, saatnya aku pulang. Berlama-lama di sini membuatku gerah dan sedikit jenuh," pamit Marwa mengibaskan lima jari tangannnya pada wajah, seakan ingin mendapatkan udara untuk memberi kesejukan pada wajah dan tubuhnya yang mulai basah karena peluh. "Sekali lagi terima kasih, ya, Nak! Mama--"
5.712.8K viewsOngoingAdded to Library 487 Times as sayang jangan marah-marah
Read
+Library
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

Enggak berteriak atau melampiaskan kemarahannya dengan orang lain. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam : "Berilah aku wasiat". Beliau menjawab, "Engkau jangan marah!" Orang itu mengulangi permintaannya berulang-ulang, kemudian Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "ENGKAU JANGAN MARAH!" [HR al-Bukhâri]. Sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam , "ENGKAU JANGAN MARAH " kepada orang yang meminta wasiat kepada beliau mengandung dua hal.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as sayang jangan marah-marah
Read
+Library
Desahan di Kamar Adikku

Desahan di Kamar Adikku

"Mbaaak!" #jangan lupa like dan komen
17.9K viewsOngoingAdded to Library 358 Times as sayang jangan marah-marah
Read
+Library
MANTAN SUAMI MATI GAYA

MANTAN SUAMI MATI GAYA

Tak ada simpati, tak ada penghargaan. Aku menunduk, menahan rasa sesak di dada. Ingin sekali aku bicara, ingin sekali kubalas semua ucapan yang menyakitkan itu. Tapi aku teringat Mama. Mama tak pernah suka jika anak-anaknya bertengkar. Mama selalu bilang, “Kalau kamu marah, tahan dulu. Jangan balas dengan marah. Biarin orang lain bicara, yang penting kamu jangan menyakiti.” Kata-kata Mama itu bergema di kepalaku.
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 416 Times as sayang jangan marah-marah
Read
+Library
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

Ingatan bersamamu, Kenangan bersamamu It's a sorrowful life Itu adalah hidup yang menyedihkan sorrowful day Hari yang Menyedihkan seulpeum-eul igiji mothaneun naege Aku yang tak bisa menang melawan kesedihan sorrowful life sorrowful day Hidup yang menyedihkan, hari yang menyedihkan nae gyeot-eseo tteonajima Jangan pergi dari sisiku chueogsog-e naega salji anhdorog Sehingga aku bisa hidup dalam kenanganmu It's a beautiful life Ini adalah hidup yang indah 🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼
107.8K viewsCompletedAdded to Library 226 Times as sayang jangan marah-marah
Read
+Library
Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

“Jangan malu. Kita semua adalah teman baik, apa yang perlu disembunyikan?” Melihat Dhea menangis karena marah, dia langsung memberi isyarat menyerah dan bahkan membalikkan keadaan. “Tidak, apa kalian para gadis begitu mudah menangis? Bercanda saja tidak boleh?” “Oke, oke, aku salah. Beres, ‘kan? Aku tidak ingin bermain-main dengan kalian, banyak sekali hal-hal konyol yang terjadi setiap hari.”
2.6K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as sayang jangan marah-marah
Read
+Library
Mantan Jadi Tetangga

Mantan Jadi Tetangga

“Satu-satunya hal yang lebih buruk dari kamu marah, adalah kamu nggak bangun.” Dan lagi-lagi Marvella benar-benar tidak tahu harus balas apa, jadi ia memilih kalimat paling aman. “Kamu kan bisa tidur di sofa.” “Aku nggak mau.” “Atau kamu bisa pulang saja.” “Aku lebih nggak mau.” “Kamu bisa~~”
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 420 Times as sayang jangan marah-marah
Show Reviews (9)
Read
+Library
Weneedta
Ceritanya bagus Thor... Izin promo ya. Sambil nunggu update buku ini, mampir yuk ke cerita aku. "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Makasih ^_^
Black Aurora
kayanya dari kemaren2 banyak komentar di sini tapi hilang ya? itu bukan aku yg hapus, tp dr aplikasi sendiri yaa...... kalau gabisa komen di sini, yuk komen di akhir bab saja, sbg penyemangat menulis dan agar tahu pendapat kalian utk kisah Dastan Marvella 🫶🏻🫶🏻
Read All Reviews
AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

“Kalau, enggak nyetir-nyetir kapan kita sampainya?” “Tapi, enggak baik juga kalau nyetir sambil marah-marah.” “Akang enggak marah kok.” “Apanya yang enggak marah, hari ini Abang berapa kali marah-marah? Ibu, Teh Nadia, sampai Teh Arum aja kena semua.”
1049.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as sayang jangan marah-marah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status