Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

'Cantik Ingin rasa hati berbisik Untuk melepas keresahan Dirimu O cantik Bukan kuingin mengganggumu Tapi apa arti merindu Selalu Walau mentari terbit di utara Hatiku hanya untukmu Ada hati yang termanis dan penuh cinta Tentu saja kan kubalas seisi jiwa Tiada lagi Tiada lagi yang ganggu kita Ini kesungguhan Sungguh aku sayang kamu Ingin ku berjalan menyusuri cinta Cinta yang abadi untukmu selamanya' Nah, sudah jadi. Dengan lirik ungkapan hati secara lugas itu, tinggal menata musiknya. Gitar saja cukup, dibuat ceria menyesuaikan penampilanku yang tomboy. Lumayan hasilnya. Selain pikiran soal Kaivan tersingkir sedikit, viewer dan uang juga mengalir.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai seasons in the sun lirik
Baca
+Pustaka
Penggoda Dalam Rumah

Penggoda Dalam Rumah

Pandanganku kembali ke laut lepas menembus batas cakrawala, menyaksikan sang mentari yang mulai memasuki peraduan dan berganti tugas dengan rembulan yang muncul membentuk sabit. Kuabaikan segala rasa yang membuncah dan memilih menghabiskan waktu di dalam mobil hingga petang berlalu. Lirik lagu 'Tak Ingin Dia' milik Dewi Sandra mengiringi anganku yang menerawang jauh. “Apapun alasanmu kuingin kau sengsara tuk selama-lamanya. Kuyakin kau kini akan menyesali, walau memohon tuk kembali silakan saja kau bermimpi.”
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai seasons in the sun lirik
Baca
+Pustaka
Istri yang Kujual Ternyata Anak Konglomerat

Istri yang Kujual Ternyata Anak Konglomerat

Namun, karena matahari tak terlihat, Laila mengira bahwa saat itu masih dini hari. “Aku akan mengajakmu menikmati empat musim di sini. Itu artinya, kita akan kembali ke Amsterdam empat bulan lagi, untuk menikmati musim semi, musim panas, dan musim gugur. Aku ingin kamu dapat merasakan sensasi dari empat musim yang berbeda.” Pramoedya membalikkan tubuh Laila, sehingga jadi menghadap padanya. “Itu pasti menyenangkan. Kamu tahu sendiri di Indonesia hanya ada musim kemarau dan musim penghujan,” ujar Laila diiringi senyum geli.
1023.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 753 kali sebagai seasons in the sun lirik
Baca
+Pustaka
SUN TO YOUR NIGHT

SUN TO YOUR NIGHT

Itu mengingatkannya pada tiga tahun lalu, saat dia pertama kali melihat Sun di sebuah ladang bunga berwarna kuning. Sama seperti waktu itu, Sun juga tersenyum lebar seperti saat ini. Iris birunya yang diterpa sinar sang surya, tampak seperti batu mulia yang berkilau. Senyumnya manis sekali, dan tulus tanpa paksaan. Rambut pirang keemasannya menari saat angin menerpa, menambah kesan dramatis seperti yang ada di film-film romansa.
1017.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 682 kali sebagai seasons in the sun lirik
Baca
+Pustaka
Summer Pieces

Summer Pieces

Summer September 2015 Pagi di minggu awal bulan ini membuatku setengah bergidik. Bisa jadi karena aku was-was jika peristiwa antara aku, Jon, dan Cloud kemarin bocor di lingkungan sekolah. Dan mungkin juga karena suhu udara yang semakin menurun. Muramnya hariku kini bertepatan dengan masuknya musim gugur. Daun-daun sudah mulai meranggas. Menguning dan berguguran. Membuat janji dengan sesama untuk merayakan pedihnya hatiku. Jika tahu begini, aku mengomel sendiri kenapa namaku tidak "Seasons" saja karena kisah hidupku silih berganti layaknya pergantian musim. Bukan summer, karena sama sekali tidak cocok.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai seasons in the sun lirik
Baca
+Pustaka
Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Sepanjang perjalanan, Vandero dan kedua anak itu terus memperhatikan Sylvaria. Mengatur kursi, memberikan selimut, menyuapi buah, khawatir dirinya tidak nyaman. Sylvaria sesekali melirik Therina, ingin melihat rasa cemburu atau marah di wajahnya, tetapi yang dilihatnya hanyalah seseorang yang diam memandang ke luar jendela, seolah semua ini tidak ada hubungannya dengannya. Saat sampai di pertengahan gunung, mereka turun dari mobil dan berjalan kaki.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai seasons in the sun lirik
Baca
+Pustaka
Semoga Dia Sebebas Angin

Semoga Dia Sebebas Angin

Aku membuka emailku saat angin laut bertiup. [Surat untuk Diriku di Masa Depan Sepuluh Tahun dari Sekarang] [Sabrina tersayang, bagaimana kabarmu sekarang? Apa kalian masih bersama? Apa kamu telah menemukan kebahagiaan? Apa dia telah memberimu rumah yang kamu inginkan?] Serangkaian pertanyaan seolah menarikku kembali ke masa lalu. Melihat diriku sendiri dipenuhi ketidakpastian dan kekhawatiran tentang masa depan.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai seasons in the sun lirik
Baca
+Pustaka
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

"Gak popo, Lif. Lain kali ketemu lagi." "Nggih.." *** Neng Lia Secercah impian kian mengena. Seberkas kesempurnan mulai tercipta Bukan hanya sekedar fatamorgana Namun kegemilangan yang kan jadi nyata Di sini … Di lubuk hati ini Kamu kan tumbuh dengan keindahan tak terperi Membawa kesejukan yang membuat lupa diri Dan kan menepi Jika tak disayangi Kurang dicintai
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai seasons in the sun lirik
Baca
+Pustaka
MENIKAHI MANTAN SUAMI

MENIKAHI MANTAN SUAMI

Sakha menuliskan sepenggal lirik lagu milik Secondhand Serenade yang berjudul Your Call. . 🎵And I’m tired of being all alone And this solitary moment Makes me want to comeback home🎵 . Tiga baris lirik itu seolah menggambarkan apa yang sedang Sakha rasakan kala mengabadikan foto itu. Dan seketika itu juga aa yang kembali patah saat Tabitha membaca sepenggal lirik itu. Tabitha seolah kembali dilemparkan ke masa-masa saat ia dan Sakha masih bersama. Saat mereka belum mengenal luka. Saat keduanya belum kehilangan satu sama lain. Saat keduanya masih bisa saling memeluk dan menguatkan ketika dunia sedang tidak berpihak kepada mereka. Saat mereka masih bisa saling menemukan ketika tersesat dalam
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 651 kali sebagai seasons in the sun lirik
Baca
+Pustaka
Sincerity of Love

Sincerity of Love

Selalu ada canda bersamamu Namun kemana semua itu Aku menunggu hari itu [OLIV] Tiap melihat foto-foto kita berdua Saat ingin rasanya cepat bertemu Oh fikiran buruk selalu menghampiriku Namun senyummu sembuhkanku [RAY+OLIV] Kurindu hari-hari indah kita Selalu ada canda bersamamu Namun kemana semua itu Aku merindukan dirimu [RAY] Tetap ku rindu Suara Ray semakin lirih, dan Oliv pun terus mengimbangi hingga akhir. Baik juri, maupun penonton turut terbawa suasana. Beberapa di antara mereka sudah menitikan airmata sejak bagian reff pertama dinyanyikan. [RAY] Kurindu hari-hari indah kita Selalu ada canda bersamamu Namun kini kemana semua itu pergi
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai seasons in the sun lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status