Two Side
Tiba-tiba sebuah kata ke luar dari mulut yang biasanya bungkam, terlebih kalimat nuansa romantis yang membuatnya bertanya sekaligus tampak tak percaya dengan apa yang telinga dengar.
“Aku bertanya, apakah kamu suka dengan senja? Warnanya begitu indah walaupun hadirnya hanya sementara,” ujarmu lirih mengulangi perkataan.
“Hehehe ... kaya anak indi aja,” jawabnya terkekeh.