NAIK RANJANG: Nikah Dengan Kakak Ipar
Aku menghela napas mencoba sabar lalu berkata dengan suara nyaris berbisik, "Celana dalam dan bra. Berapa ukurannya?"
"Pus berapa ukuran kutang dan sempakmu? Qilaa sayang, jangan rewel ya, di jalan? Kamu jangan teledor Pus di jalan."
Terdengar suara si bocah itu dengan suara dibuat-buat seperti anak kecil. "Iyaaa, enenek. Aku pulang dulu, Bu. Masa ibu lupa? Kan, ibu sering beliin buat akuu. Biasalah, beha 38. Celana dalam M atau L."