SEDIKIT LAGI, SAYANG!
Ia tenggelam dalam simulasi cinta yang mengerikan, sebuah puncak kenikmatan yang justru mempertegas betapa kesepian dan hancurnya jiwa wanita itu malam ini.
“Aaah… sedikit lagi… Nathan… terus… aaaah! Aku keluar… aku keluar… aaaaa-ah!”
Jeritan itu pecah, melengking kencang namun segera teredam oleh dentuman musik yang memenuhi setiap sudut kamarnya yang pengap. Tubuh Shella mengejang hebat, punggungnya melengkung kaku saat ia mencapai puncak kenikmatan yang menyiksa. Cairan bening keluar deras, membasahi alat yang masih terbenam di dalam dirinya.