MATE
Aku mengangguk pelan, mengiyakan tebakannya.
“Aku bermimpi, aku kehilanganmu. Kau meninggalkanku tanpa satu patah kata pun. Dalam mimpiku ... aku melihatmu ... mati ... di depan mataku sendiri. Aku ada tepat di depanmu, tapi aku tak mampu menyelamatkanmu. Aku ... aku ... aku tak sanggup. Dave, aku tidak bisa melihatmu mati ...” Air mata kembali menjebol kedua kelopak mataku. Tangisku pecah. Aku masih bisa melihat jelas isi mimpi itu, apa yang aku rasakan dalam mimpi itu benar-benar terasa nyata. Dave merengkuh tubuhku, memeluknya erat sedang satu tangannya mengelus kepalaku.
Hot Chapters