Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bagaimana Denganku

Bagaimana Denganku

aku Varel, sebuah pengakuan yang menunjukkan kerentanannya. "Aku takut gagal lagi melindungimu. Kegagalanku yang terakhir hampir membuatku kehilanganmu selamanya. Aku tidak akan sanggup jika terjadi sesuatu padamu atau pada bayi kita karena aku lalai lagi dalam mengawasimu. Jika kau kelelahan, jika kau stres karena bisnis itu, dan itu berdampak buruk pada kandunganmu... aku yang akan di salahkan. Bukan oleh orang lain, tapi oleh diriku sendiri. Dan aku... aku tidak akan pernah bisa memaafkan diriku sendiri."
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai segala perkara dapat ku tanggung
Baca
+Pustaka
Mau Berapa Ronde?

Mau Berapa Ronde?

Raka mengangkat tangannya, jarinya menyapu butir air mata yang melintas di pipi perempuan cantik itu. “Sinta, semua orang punya masalah. Sama seperti kamu, aku juga punya masalah. Tapi percaya sama aku, Allah nggak bakal kasih musibah yang tidak dapat ditanggung umatnya.” “Iya, tapi aku nggak punya cara lagi.” Sinta mengeluh frustasi. “Aku … aku bahkan mulai berpikir kalau aku harus membuktikan bahwa bukan aku yang mandul.”
9.960.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai segala perkara dapat ku tanggung
Baca
+Pustaka
Aku menanggung karma Ibuku

Aku menanggung karma Ibuku

Karena mungkin, di balik segala penderitaan ini, ada pelajaran yang bisa aku ambil untuk menjadi lebih kuat dan bijaksana. "Aku tidak seharusnya merasa mudah dengan semua ini. Semua memang salahku." Ucapku dalam hati. "Baiklah Bu, kalau begitu aku pulang dulu," kataku sambil berusaha bersikap sopan padanya. Meskipun hatiku merasa sangat sakit, tapi aku tahu bahwa jika aku hanya diam di sini, tak ada yang akan berubah. Ibu mertuaku akan tetap pada prinsipnya. "Nabil, Yahya, ayo kita pulang dulu Nak," panggilku pada anak-anakku yang tampak asyik bercanda dan tertawa.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai segala perkara dapat ku tanggung
Baca
+Pustaka
Bertemu di Perancis

Bertemu di Perancis

“Mengapa tidak?“ “Mana mungkin aku sanggup untuk naik tangga sebanyak itu.” “Kamu pasti bisa.” “Akan sangat melelahkan.” “Jangan khawatir, aku akan menggendongmu di punggungku jika kau lelah, jadi kamu tidak akan merasa lelah.” “Really?“ “Of course.” “Kamu akan menggendongku di punggungmu dan naik tangga sebanyak itu?“ “Why not? “ “Lihat tanganku, aku rasa aku akan cukup kuat untuk menggendongmu.”
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai segala perkara dapat ku tanggung
Baca
+Pustaka
Petaka Lingerie Merah

Petaka Lingerie Merah

Aku percaya, bahwa masih ada kesempatan untukku keluar dari sini dan pulang ke Indonesia. “Sorry, I can’t (Maaf, saya tak bisa).” Hancur. Perasaanku sangat hancur saat ini. Aku lemah terkulai terduduk di lantai. Sampai kapan aku terpenjara di dalam sini? (Bersambung)
1042.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai segala perkara dapat ku tanggung
Baca
+Pustaka
Kehancuran Usai Suami Berkhianat

Kehancuran Usai Suami Berkhianat

“Ma … maafin Ayah. Semua pasti bisa salah, Ma. Sekarang Ayah mau perbaiki semua.” Anak itu ikut menyentuh telapak kakiku. “… maaf, Mas. Rasa sakit ini pernah kurasakan saat pertahankan semua sendiri.” Aku menelan saliva, menegapkan dada untuk meraup udara lebih. “Tidak bisakah lakukan yang terbaik sebisamu? Kamu masih bisa berjuang tanpa aku. Percaya itu. Aku sudah punya kehidupan sendiri.”
1059.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai segala perkara dapat ku tanggung
Baca
+Pustaka
Bolehkah Aku Menangis

Bolehkah Aku Menangis

Tatapannya itu seolah bertanya, apa yang sedang kubaca. Menghela napas lebih dalam. "Kak Maya, menagih jawaban, Bi," terangku. "Katakan saja, Dik! Yang kau pikirkan." Dia bersandar di dinding. Tunduk memegangi gawai. Beberapa detik, netraku memutar, mencari kata yang tepat. [Aku tak bisa merawat Nona, Kak. Secepatnya, aku harus tinggal bersama adik-adik. Tak mungkin, aku mampu merawat Nona sekaligus mengasuh mereka.]
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai segala perkara dapat ku tanggung
Baca
+Pustaka
Status Talak di FB Suamiku

Status Talak di FB Suamiku

Gejolak napsu menghancurkan semua mimpiku. Aaaarrrrggggh! "Ya Allah! Bukankah semua yang terjadi pada hamba_Mu semuanya melalui campur tangan_Mu. Lalu ... kenapa Engkau membiarkanku larut dalam dosa. Kenapa ya Allah?!"
1049.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai segala perkara dapat ku tanggung
Baca
+Pustaka
Gadis Penari Sang Presdir

Gadis Penari Sang Presdir

Juga tanpa sadar. “Hurt.” (Sakit.) “What’s wrong? What’s matter? Where does it hurt? It’s all right. I’m here. Everything’s all right.” (Apa yang salah? Ada apa? Di mana yang sakit? Semuanya baik-baik saja. Aku di sini. Semuanya baik-baik saja.)
9.91.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.2K kali sebagai segala perkara dapat ku tanggung
Tampilkan Ulasan (295)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Joanne Irene
walaupun novel ini udah lama, dan aku baru tau dan baru baca. tp jujur novelnya bagus banget. awalnya masih agak bingung dengan alur ceritanya, tapi pas udah ngalir aja, malah candu banget bacanya. terima kasih author. bisa kali S2? wkwkkwkwkw
Baca Semua Ulasan
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

“Aing apal, aing apal tugas maneh, urang apal saha anu marentahkeun maraneh. (Aku tahu, aku tahu tugasmu, aku tahu siapa yang memerintahkanmu.)” “Tapi, maneh kudu inget, ngan aing sorangan anu bisa mukakeun jalan jang maraneh kabeh asup. (Tapi, kamu harus ingat, hanya aku sendiri yang bisa membukakan jalan untuk kalian semua masuk.)”
9.631.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai segala perkara dapat ku tanggung
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status