Istri Untuk Suamiku
Ini adalah kado terindah bagi Abang,'' ucap Satria sambil mengecup kening sang istri.
''Iya Mas, terimaksih sih boleh. Tapi jangan buat malu juga."
''Hehe, maaf sayang, Mas terlampau bahagia. Kamu tahu? Kalau saat ini, di sini sedang tumbuh buah cinta kita,'' jelas Satria sambil mengusap perut Zizah. "Jadi, bagaimana mungkin Mas gak bahagia?"
Zizah mengangguk, "iya Mas, alhamdulillah," lirihnya dengan air mata bahagia.
Capítulos Populares