Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita yang Kunodai

Wanita yang Kunodai

Mata Mas Aidil terus menatap ke arahku, membuat diri ini menjadi salah tingkah. “Mas mau sarapan apa?” “Sarapan apa ya? Liatin kamu kok rasanya aku sudah kenyang ya Tan.” Sekali lagi aku tersenyum mendengar jawaban dari suami. Ternyata rasanya indah sekali digombalin sama orang yang kita cinta di pagi hari seperti ini. “Jangan senyum-senyum terus, dong. Nanti gula darah aku naik. Soalnya kan senyum kamu manis banget.”
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 476 kali sebagai selamat pagi suamiku
Baca
+Pustaka
Suara Desahan Di Kamar Iparku

Suara Desahan Di Kamar Iparku

Ups. *** "Pagi Sayang. Bangun dan kita sarapan yuk." Aku membuka mata saat merasakan ada satu kecupan yang mendarat di keningku. Rupanya suamiku sudah rapi sepagi ini. Hal seperti ini bukan yang pertama bagiku karena mas David memang terbiasa bangun pagi. Terkadang dia sering bangun terlebih dahulu daripada aku dan membangunkanku untuk menemaninya sarapan sebab segala pekerjaan rumah tangga sudah ada yang menghandle nya di rumah ini. Aku merasa sangat beruntung memiliki suami seperti mas David saat aku belum tahu tentang dirinya yang ternyata suka bermain sandiwara.
9.61.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45.9K kali sebagai selamat pagi suamiku
Baca
+Pustaka
Kekasih Suamiku

Kekasih Suamiku

Seolah sedang kepanasan karena membayangkan kegagahan Aditya. “Iya, kami biasanya main sampai pagi. Service yang suamiku berikan sangat mengasyikkan semenjak dia menyadari kesalahannya. Aku dibuat merinding dari ujung kaki sampai kepala. Setelah ranjang kami dingin selama beberapa tahun, kini kau bahkan mungkin akan terbakar walau hanya sekedar melihat saja. Panas dan bergelora. Itulah yang kini kami rasa.”
1038.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 837 kali sebagai selamat pagi suamiku
Baca
+Pustaka
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Selamat memulai hari pertama sebagai suami. Aku meletakkan ponsel dan kembali masuk ke dalam kamar. Sabrina sudah bangun, duduk bersandar di bantal sambil merapikan rambutnya yang sedikit berantakan. Wajahnya tampak sangat berseri-seri. "Pagi, Suamiku," sapanya dengan suara serak yang manis. "Pagi, Nyonya Bima," jawabku sambil duduk di tepi ranjang dan menggenggam tangannya.
1084.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai selamat pagi suamiku
Baca
+Pustaka
Tanpa Anak Denganku, Dia Buat Anak Dengan Wanita Lain

Tanpa Anak Denganku, Dia Buat Anak Dengan Wanita Lain

"Selamat pagi sayang," ujar suamiku yang terlihat telah segar, ia menghampiriku di meja makan. "Pagi, Mas." "Kamu masak apa buat sarapan sayang," tanyanya lembut. "Roti bakar isi telur dan nasi goreng sosis." "Aku selalu kagum, kau istrinyang tidak pernah membiatkan suami memakan masakan wanita lain. Sejak kita menikah kau selalu memasak sayang," ucapnya sambil tersenyum.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai selamat pagi suamiku
Baca
+Pustaka
Suami Dadakanku CEO Tampan

Suami Dadakanku CEO Tampan

"Morning, Suamiku." Harum tersenyum lebar dan menyapa suaminya yang baru saja membuka mata dan terbangun dari mimpinya yang panjang, karena sudah melewati hari yang begitu melelahkan sepanjang hari kemarin. "Morning, Istriku."
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai selamat pagi suamiku
Baca
+Pustaka
Derita Istri yang Difitnah Mandul

Derita Istri yang Difitnah Mandul

"Selamat pagi, Sayangku." Intan refleks tersenyum simpul mendapati perlakuan demikian dari suaminya. "Selamat pagi juga, Mas," balasnya. Sebelum akhirnya wanita itu tersadar sesuatu. Dia mengerjap-ngerjap lalu menegak di atas tempat tidur. "Eh, ini udah siang, ya?" Lalu dia menatap suaminya. "Kamu udah siap mau kerja, ya ampun, aku bangun kesiangan." Bima hanya tersenyum tenang. "Kamu pasti kecapekan kan semalam."
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai selamat pagi suamiku
Baca
+Pustaka
Selamat Tinggal Selamanya, Suamiku

Selamat Tinggal Selamanya, Suamiku

Ada rasa sakit yang menusuk di dada. Aku pun memukul dadaku dengan keras, baru merasa sedikit lega. Beberapa saat kemudian, semua kesedihanku berubah menjadi ketenangan. Aku menghapus Selena dari daftar teman. Keesokan paginya, aku terbangun oleh suara pintu terbuka. Aku pun mengambil surat cerai yang sudah aku siapkan sejak pagi dan turun ke bawah. Melihat Nate berdiri di depan meja makan menatap kue dengan hampa, hatiku terasa tenang.
46.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai selamat pagi suamiku
Baca
+Pustaka
Yang Tak Bisa Diberikan Suamiku

Yang Tak Bisa Diberikan Suamiku

Hatinya terasa remuk, karena orang yang paling menghancurkannya adalah suaminya sendiri. "Maafin aku, Jana. Aku benar-benar bingung harus ngomong apa. Kemarin aku gak sempat ngasih tahu kamu saat harus pergi ke luar negeri. Oma menyuruhku berangkat secara mendadak. Waktu itu kamu sedang tidur, dan aku tidak tega untuk membangunkanmu...." ​"Cukup, Mas! Berhenti membual! Katakan apa yang sebenarnya kamu lakukan! Bahkan kamu kemarin mau—"
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai selamat pagi suamiku
Baca
+Pustaka
SYUKURAN PERNIKAHAN SUAMIKU

SYUKURAN PERNIKAHAN SUAMIKU

Mungkin ini semua akibat perbuatanku yang tak berperasaan dulu. Tangisku kembali membasahi pipi. Mengusap lalu mencoba berpikir. "Assalamualaikum," Kedua tangan kubuka. Betapa bahagianya aku ketika Bela datang dengan seorang lelaki. Mungkin suaminya, terlihat betapa mereka saling berpegangan tangan. "Waalaikumsalam, Bela?" "Maaf Mas, Bela baru bisa datang."
1049.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai selamat pagi suamiku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status