PEMBALASAN DEWA MAUT
Nada suaranya sedikit melunak; ia masih mencerna fakta bahwa ia sedang berjalan dengan esensi dari kekasihnya yang sekarat.
Satria Kala berhenti. Ia menoleh, menghadap matahari terbit yang menerpa puncak batu, menyisakan sebagian dirinya dalam bayangan tudung.
"Kesadaran Dewa Maut selalu merupakan pengetahuan paling rentan. Anda menyimpannya untuk alasan yang sangat personal, bukan? Karena pengetahuan absolut itu sendiri mengarah pada kematian Dipasena," ucap Satria Kala, mengingat memori yang kini ia warisi. "Saya adalah akumulasi akhir dari pengetahuan tersebut, dengan batas waktu. Kami, Dipasena dan aku, harus melengkapi fungsi ini."
인기 회차