Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SEPERTI MENDUNG

SEPERTI MENDUNG

Dihirup aromanya lalu air itu dimasukkan ke dalam mulut sampai meluncur ke dalam perut melewati pipa tenggorokannya. Ada seekor burung yang hinggap di pohon cengkih. Burung itu bersuara. Kakek Samad mengayunkan kaki mendekati pohon lalu kepalanya menengadah ke atas. Burung itu bisa ngomong juga. "Kopi ... kopi," kata burung itu. Kakek Samad terus memandang burung itu dengan mata telanjang. Dia pun berpikir, sepertinya itu burung beo yang lepas dari pemiliknya.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

--- Tidak butuh waktu lama, Senala berhasil mendapatkan santapan pagi, yakni tiga pasang burung. Baramundi tersenyum puas melihat Senala menjinjing hasil buruannya itu. “Sini!” pinta Mamak Jambul. Senala meletakkan buruannya di hadapan Mamak. Dengan cekatan, Mamak jambul mulai mencabuti bulu ketiga burung itu. Sesudah itu dia mulai mengolah buruan itu hingga membuat mereka berempat kenyang. Si Manis tetap tidak mencicit meski kenyang sudah perutnya. Dia duduk berlutut, menengok ke sana kemari, mengamati sekeliling.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

Tangisan dan air mata selalu menemani perjalanan menuju yang tak tak tahu arah tujuan. Kupandangi beberapa pohon yang ada disekitar. Di antaranya ada dihinggapi oleh burung-burung kecil berwarna hijau. "Cit-cit-cit" bunyi khas darinya. Indah dan mampu melupakan masalah. Namun, itu hanya sementara. lumayanlah masih ada saja hiburan yang sesuai kodrat alam. Tentunya, banyak hal harus disyukuri.
109.0K viewsOngoingAdded to Library 333 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!

Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!

Seekor burung kecil berukuran sebesar telapak tangan keluar dari pecahan telur. Wajah Tian Huo mulai berkerut. "Ini burung apa? Seperti burung gagak?" Kyaaaaat! Ctaaaaak! Seperti bisa mengetahui bahasa manusia, anak burung Phoenix kecil mematuk jari Tian Huo hingga berdarah. "Ka-kau nakal sekali...."
1017.5K viewsCompletedAdded to Library 525 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

srekk Srekk SREK mataku seketika terbelalak melihat penyebab semak - semak itu bergerak dengan kencang. Bukan predator berbahaya, atau hewan pemangsa. Melainkan sebuah kelinci kecil berwarna putih yang sedang bersembunyi dari semak - semak dan berusaha untuk keluar dari sana. Aku kini menepuk pundak Claire sambil menunjuk kearah kelinci kecil yang masih mengamati kami berdua dengan seksama.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Suara ini ditimbulkan oleh kencangnya arus yang berputar dan ditepis oleh derasnya tiupan angin laut. Serombongan burung camar melayang di udara. Beberapa diantara burung-burung ini memisahkan diri lalu menukik turun ke tengah pulau di mana terdapat satu tonjolan batu karang rata. Burung-burung ini, yang membawa rumput-rumput segar dalam jepitan paruh mereka hinggap di atas satu gundukan batu berwarna kehijauan berselimut lumut. Burung-burung camar itu kemudian mulai menggesek-gesekkan kaki masing-masing pada gundukan tempat mereka hinggap sambil mengeluarkan kicau berisik. Tiba-tiba gundukan berlumut itu bergerak. Di sebelah tengah ada bagian menyerupai sepasang tangan. Lalu di sebelah atas
1032.0K viewsCompletedAdded to Library 640 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

Sejujurnya, Chu Jianqiu masih menyimpan sedikit keberpihakan terhadap burung biru kecil itu dibandingkan dengan bocah berbaju biru. Meskipun burung biru kecil itu sering membantah, ia lebih patuh daripada anak laki-laki berbaju biru. Selain itu, burung biru kecil itu tidak memiliki banyak motif tersembunyi seperti anak laki-laki berbaju biru, sehingga relatif lebih mudah untuk ditipu. Setelah mendengar itu, burung biru kecil itu mengumpat beberapa kali dengan marah sebelum terbang menuju susunan pusat di lantai pertama Menara Tertinggi Kekacauan.
1041.7K viewsOngoingAdded to Library 874 Times as semprotan burung kecil
Show Reviews (10)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Nickie
izin promosi: judul: kehidupan kedua pangeran author: nickie yang suka cerita regresi, misteri, menyelamatkan keluarga dan bumbu romance bisa dicoba baca di sini... saya tunggu sarannya ya untuk perbaikan ke depan
Read All Reviews
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Airnya bukan hanya air biasa; itu adalah simbol kehidupan, kekuatan, dan keberlanjutan. Sementara Sinta terjebak dalam renungan masa lalunya, Jun-ho masih sibuk dengan kameranya. Ia memutar tubuhnya, mencoba menangkap setiap sudut keindahan air terjun. Tiba-tiba, ia melihat seekor burung kecil bertengger di cabang pohon dekat tebing. Burung itu memiliki warna-warni yang mencolok—biru, hijau, ungu, dan oranye berkilauan di bawah sinar matahari.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Pendekar Dalam Selubung Mantra

Pendekar Dalam Selubung Mantra

Suro memutar badan dengan kepala terus mendongak ke atas. Burung-burung itu tidak melintas tetapi berputar-putar hanya di atas bubungan rumah. Beberapa burung terlihat menukik turun dengan cepat dan menyerang beberapa anak-anak yang masih ternganga di pelataran. Mereka menjerit sambil melindungi kepala dengan kedua lengan. Suro mencoba menghalau burung-burung itu dengan parangnya. “Biarkan burung-burung itu!” teriak Sentikno.
1017.7K viewsCompletedAdded to Library 442 Times as semprotan burung kecil
Show Reviews (39)
Read
+Library
Zhi
Keren, berkat penggunaan bahasa dan permainan kata-kata di dalamnya, kita bener-bener diajak kembali ke masa kerasnya zaman penjajahan bagi pribumi yang bukan main tidak adilnya. Salah satu buku yang bagus sejauh ini.
Rainfall
Jarang - jarang ada cerita yang ngangkat tentang budaya negara indonesia. Aku bener bener nikmatin. Di sini juga belajar kata kata baru. Belajar sekaligus nikmatin cerita, bener - bener hebat autornya
Read All Reviews
Mencintai Untuk Membunuh, Pembalasan Sang Luna

Mencintai Untuk Membunuh, Pembalasan Sang Luna

Seekor burung kecil yang sebelumnya terkapar perlahan bergerak dan mulai terbang. Kimberly jatuh terduduk sambil menangis. “Pohon kehidupan ... hidup kembali. Lalu Putri Zamira?"
882 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status