Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Matanya menatap Radit, masih menyimpan bayang-bayang ragu, tapi juga mulai terbuka untuk mendengarkan. Radit menghela napas sebentar, lalu menambahkan dengan nada ringan—berusaha mencairkan suasana. “Dan lagi, burungku bukan burung petualang…” Ia menyunggingkan senyum kecil. “Ia jenis yang betah di sarang. Setia menjaga teritorinya sebagai rumah yang nyaman.” Tari menahan senyum. Matanya masih berkabut, tapi di sudut bibirnya muncul guratan lembut—seperti pintu yang nyaris tertutup, namun belum terkunci.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 442 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Pertalian Sejak Kecil

Pertalian Sejak Kecil

Dia segera meraih lengan Asterius, tersenyum lembut, lemah lembut sekali. Aku membalas dengan senyum sopan, meletakkan botol anggur yang tadi kugenggam ke lantai. Setelah itu, aku menarik napas dalam-dalam. Aku kembali menenggelamkan pikiranku ke obrolan dengan senior di sebelahku. Aku tidak melihat, bagaimana tatapan Asterius di belakangku lama sekali, tidak kunjung menarik tatapan itu kembali.
5.7K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Tarian Pemikat Serigala

Tarian Pemikat Serigala

Ketika tiba-tiba seekor burung hantu terbang hampir mengenai Semboja, gadis itu langsung menghindar dan bertanya pada Dewi, "Apakah kamu menyuruh burung itu terbang ke arahku?" Dewi menggelengkan kepalanya. "Tidak, aku tidak pernah bisa berkomunikasi dengan burung hantu." Semboja mencurigai ada yang mengatur burung itu, tetapi dia tidak bisa memastikan siapa pelakunya. Suara gemuruh menderu dan angin bertiup kencang. Kabut yang masih tebal terus berputar-putar dan kabut yang baru muncul. Dewi dan Semboja merasa semakin takut.
103.7K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

ucap Intan Selake sembari menatap ke arah burung merak kecil yang terbang di sekitar Talang Mayan, “Apa kau sejenis siluman?” “Ehhh ..,” Dewa Semaranta terbang di hadapan gadis itu, dengan rasa terkejut bukan kepalang, “Kau .., kau bisa melihatku?” “Hem ..,” Intan Selake mengangguk cepat, “Bahkan aku bisa mendengar suaramu.” Dewa Semaranta langsung terbang ke arah Talang Mayan, “celaka,” ucapnya, “Celaka, ada manusia lain yang bisa melihat keberadaanku, padahal dia bukan muridku.”
104.9K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Kawin Sama Mantan

Kawin Sama Mantan

Hanya terdengar suara jangkrik dan hewan malam yang memecah keheningan di sana. Sia lantas mengangkat wajahnya, melirik satu persatu Adrian dan Dominic, kemudian menyunggingkan senyum tipis yang terpaksa. Dia melipat tangan di depan perutnya yang mulai membuncit. "Itu adalah semut gurun dari spesies yang sangat langka. Namun, yang kalian lihat di sana bukan lagi hasil karya alam sepenuhnya. Mereka adalah produk yang telah melalui banyak percobaan budidaya dari ambisi dan kelicikan manusia."
103.2K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

"Mati... mati... mati... mati...." Kasihan dia. Sikapnya sudah seperti orang linglung. Sinting sih, tidak. Sebab, dia sendiri sebenarnya sudah terbiasa bertingkah sinting. Malah dia mulai bosan dengan hal itu. Suatu saat, pandangan hambarnya diusik oleh seekor burung kecil yang menukik tiba tiba dari udara menuju permukaan air sungai. Tukikannya cepat dan tangkas. Di permukaan sungai, burung kecil itu menyambar seekor ikan kecil. Dibawa larinya si ikan kecil ke udara. Ikan kecil malang menggelepar gelepar di himpitan paruh si burung. Maut seperti akan segera menjemputnya. Dan sebentar lagi, tentu dia akan menjadi isi perut burung yang menyambarnya dari permukaan sungai.
99.2K viewsOngoingAdded to Library 302 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Negeri Tanpa Penghuni

Negeri Tanpa Penghuni

Setidaknya Samantha memperoleh cara untuk menghibur dirinya. Kawanan burung prenjak beterbangan di sekitar pucuk tebu. Entah apa yang mereka cari, mungkin serangga-serangga yang menyelip diantara lipatan daun. Bagi mereka, serangga-serangga itu merupakan sumber kenikmatan kala disantap ditemani semilir angin yang menggoyangkan dedaunan. Ketika Samantha menikmati pemandangan, perhatiannya teralihkan oleh suara Kapten George. "Hei, ayo kita pergi!"
104.6K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Desire In Love

Desire In Love

Sean menunjuk ke arah burung kecilnya. "Udah ga apa-apa. Itu juga masih burung pipit, ga masalah malah silir." "Apa itu silir Om?" "Silir itu berasa adem kena angin sepoi-sepoi." "Ooh .... tapi, Om walau masih burung pipit, tapi nanti bisa jadi burung elang, Om." "Tapi, masiiiiiiiiih lama untuk menjadi burung elang." "Om... aku ga mau," rengek Sean.
106.9K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Aku Bangkit dari Lembah Neraka

Aku Bangkit dari Lembah Neraka

Ia hanya… hadir. Waktu berlalu. Matahari naik. Dan saat itulah sesuatu yang sepenuhnya sepele terjadi. Seekor burung kecil melintas di atas wilayah akar runtuh. Tidak istimewa. Bukan binatang roh. Hanya burung gunung biasa, terbang rendah sebelum bertengger di dahan kering di tepi wilayah. Ia diam sejenak, lalu terbang pergi.
107.9K viewsOngoingAdded to Library 299 Times as semprotan burung kecil
Read
+Library
Ah! Mantap Mas Ramli

Ah! Mantap Mas Ramli

celetuk Slamet sambil tertawa kecil. "Brengsek kamu! Memangnya nggak kayak burungmu juga. Punyamu udah kecil, item, berdaki lagi, nggak ganteng sama sekali!" ledek Untung membalas Slamet. Tak terima jika miliknya dikatakan kecil. "Biarin aja, bodo amat! Yang penting masih ada burungnya, masih bisa digunakan!" sahut Slamet. Keduanya pun melanjutkan minum kopi di dalam pos yang atapnya sudah dipenuhi dengan salju.
9.84.4M viewsCompletedAdded to Library 118.8K Times as semprotan burung kecil
Show Reviews (111)
Read
+Library
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status