Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

Sementara Aslan malah mengerutkan kening, pria tak dikenalnya itu tiba-tiba membuat Aslan terheran akan sikapnya. "Kalau kamu bisa menang dalam pertandingan, kamu bisa naik tahta menjadi Ksatria," ucapnya. Aslan terdiam cukup lama. Entah apa yang terngiang di kepalanya, namun tak lama kemudian ia mulai membuka suara dinginnya kembali, "Belum bisa dipastikan." Ksatria yang duduk di samping Aslan itu tersenyum tipis. "Hmmm," gumam Ksatria itu tak jelas.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 115 Beses bilang senapang lantak
Read
+Library
Pengantin Semu

Pengantin Semu

Bang Udin mengamati rumah mereka yang masih acak acakan. 'Mahal juga dari bawah ke sini dua puluh lima ribu,' gerutu Seina. "Ini kembaliannya, Dek." Bang Udin menyerahkan uang lima ribu ke tangan Seina, "Pasti mau bilang mahal, ya?" sambung lelaki buncit itu. Seina menjadi malu, bagai mana mungkin dia bisa tau apa yang sedang dipikirkan olehnya. "Maklum aja, Dek. Kan, dua kali pengantaran. Pertama dari warung nasi ke warung sembako, ke dua ... dari warung sembako ke sini," terang Bang Udin.
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 89 Beses bilang senapang lantak
Read
+Library
Sang Penata Rias

Sang Penata Rias

Tangisannya benar-benar pecah, seakan ia benar-benar kehilangan. Para wartawan tampak mempercayai hal itu sepenuhnya, dan benar-benar hanyut dalam perasaan simpati. Aku bahkan hampir tak bisa menahan senyumanku. "Hahaha, janda sialan ini benar-benar menghayati 3 miliarnya" batinku. *****
104.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 97 Beses bilang senapang lantak
Read
+Library
Petaka Menagih Hutang Ipar

Petaka Menagih Hutang Ipar

tanyaku, tak ingin berlama-lama meladeni mereka. Istri Jul melipat tangannya. "Selain nggak bisa cari kerja yang tidak memalukan, kamu buta juga? Apa nggak bisa lihat meja ini sangat kotor?" timpalnya. Rani terlihat sangat berani. Padahal, walau aku sudah keluar dari rumah, aku masih tetap kakak iparnya. "Maaf, akan segera kurapikan," ucapku, lalu mengeluarkan kain lap dan cairan pembersih dari tas kecil di pinggangku.
10645 viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang senapang lantak
Read
+Library
SERULING SAKTI SANG NAGA

SERULING SAKTI SANG NAGA

kata biarawati Feng Huang ketus. "Kelahiran bocah bernama Yu Ping membuktikan bahwa legenda tentang Seruling Sakti Sang Naga adalah benar adanya!" tetua Cheng memandang keempat lawan bicaranya secara bergantian. "Apa rencanamu?" tanya biarawati Feng Huang ulang tak sabar. "Kita akan memaksa anak itu mencari Seruling Sakti Sang Naga untuk kita!" seringai tetua Cheng.
9.529.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 700 Beses bilang senapang lantak
Read
+Library
MENGHINDARI SUAMI TUKANG KAWIN

MENGHINDARI SUAMI TUKANG KAWIN

"Sejak ada pembelian barang besar-besaran tapi harga barang yang dijual, sama dengan harga pembelian. Bodohnya mereka tertukar harga." Sena memejamkan kedua mata karena bisa merasakan perasaan Adrian. "Kamu pasti kesulitan menghadapi mereka." "Yah, apa yang bisa aku harapkan dari orang bodoh?" Ejek Adrian. Ejekan Adrian, sampai sekarang masih membekas di pikiran Sena. "Ada apa?" Sena mengerutkan kening ketika melihat seorang pria bertubuh besar dan memakai pakaian satpam, datang menghampirinya dan berdiri dengan dihalangi pagar tertutup.
4.4K viewsOn holdIdinagdag sa Library 124 Beses bilang senapang lantak
Read
+Library
Legenda Dewa Nusantara: Perang Dua Benua

Legenda Dewa Nusantara: Perang Dua Benua

Di tangan kanannya, dia memegang tongkat yang dihiasi permata hitam, sumber kekuatannya. Yang kedua adalah Panglima Senopati Bima, seorang prajurit raksasa dengan tubuh sekuat baja. Kulitnya legam, tubuhnya dipenuhi bekas luka dari pertempuran, dan dia membawa sebuah kapak besar yang mampu menghancurkan apa saja yang menghalangi jalannya. Dengan satu sapuan kapaknya, dia bisa meratakan sebuah dinding. “Kita hampir sampai di perbatasan Timur,” kata Senopati Bima dengan suara beratnya. “Apakah kita sudah siap?”
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 90 Beses bilang senapang lantak
Read
+Library
Sang Penabur Benih

Sang Penabur Benih

Dia kadang tersenyum, kadang pula bersedih padahal aku telah berupaya menjadi suami baik. "Kita mampir beli lamington dulu ya Ral." Lamington, kue mini yang menggabungkan cokelat, kelapa, krim, dan selai menjadi satu kotak berukuran satu gigitan. "Apa Diego menyukainya?" Tanyaku seraya berbelok ke sebuah mini market untuk membeli lamington. "Iya. Nathalie juga suka jika aku datang membawa buah tangan."
7.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 271 Beses bilang senapang lantak
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Sang Penjaga Narasi Adalah Sena, seorang gadis muda keturunan dari keluarga Nara di Long Beluah, yang bertugas menjaga monumen tersebut. Sena memiliki kemampuan unik; ia bisa membaca "jejak emosi" pada benda-benda tua. Suatu hari, saat sedang membersihkan meja monumen, ia merasakan getaran yang sangat kuat.
734 viewsOngoingIdinagdag sa Library 17 Beses bilang senapang lantak
Read
+Library
Tunangan Bohongan si Senior Tampan

Tunangan Bohongan si Senior Tampan

celetuk Nadira mulai kesal. "Ide yang bagus, tapi jangan ah ... Pak Guntur 'kan sudah punya istri." Denia langsung teringat kalau dosen satu itu sudah memiliki istri. Nadira menghela napas kasar, lalu berusaha untuk tidak menggubris perkataan sahabatnya. Mobil melaju lebih cepat dari biasanya, hingga mereka sampai di tempat tujuan. Mereka mulai bersenang-senang di mall, meskipun gak punya cukup uang. Tapi mereka suka melihat-lihat barang yang ada, seperti tas, sepatu dan yang lainnya.
101.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 48 Beses bilang senapang lantak
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status