Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Lintang mengerutkan kening ketika mendapati mereka telah berada di dalam pendopo bersama Madu Lanang. “Benar anak prabu, paman juga akan ikut bersamamu,” ungkap senopati Drupada sembari melemparkan senyuman. “Kami juga,” ungkap Palwa, Jaya Angkara, dan Indrayan. “Begitu rupanya, baiklah! Ayo kita berangkat,” Lintang menghela napas panjang karena tidak dapat menahan mereka. **
105.5K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as senapang lantak
Read
+Library
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

“B-Bagaimana bisa?” “Tentu saja bisa, Sakuntala! Serangan fisik hanya lah sampah! Jika hanya itu yang kau miliki, kau tak pantas bahkan menyadang gelar Senopati. Aku tak tahu bagaimana Astagina menjadikanmu Senopati, cih!” hina Prabu Warasena di atas angin. “Kau sungguh licik!” umpat Sakuntala. Ia tak menyangka pria yang tampak lemah itu justru memiliki semacam ajian yang baru pertama kali disaksikannya.
1098.8K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as senapang lantak
Read
+Library
Sang Pengaman

Sang Pengaman

pandangannya seakan dipaksa untuk berpusat pada wajah Ato. Salah satu korban ketampanan Ato adalah Rena, ia merupakan ketua Geng yang beranggotakan kaum perempuan. Geng itu di beri nama Briksmar. Nama tersebut merupakan pemberian langsung dari Ato, kemudian di terima dengan baik oleh Rena dan komplotannya. 'Briksmar' adalah kepanjangan dari Ngabring Kesana Kemari. Dalam bahasa daerah 'ngabring' mempunyai arti beberapa orang yang sedang berjalan dengan secara bersamaan.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as senapang lantak
Read
+Library
DICINTAI LELAKI KAYA

DICINTAI LELAKI KAYA

Pria bertopeng itu mengamati Jenia dari puncak kepala hingga ke ujung kaki. Pria di hadapan Jenia saat ini adalah Marvin Hadijaya Sasena, seorang duda kaya raya pemilik usaha furniture terkenal di Indonesia. Dari matanya ia menunjukkan kemarahan pada Jenia yang selalu berisik meminta untuk dilepaskan.
9.45.6K viewsOngoingAdded to Library 197 Times as senapang lantak
Read
+Library
BENALU

BENALU

"Harganya sih lumayan, Bu. Hanya lima puluh ribu rupiah per porsi komplit. Rasanya mah nggak usah ditanya lagi, sudah pasti enak dong. Soto itukan langganan para pejabat dan orang-orang kaya, sudah pasti enak. Tapi kalau beli di situ, wajib antri panjang. Aneka lauk gorengnya juga enak loh, Bu. Pokoknya sangat pas untuk sarapan di pagi hari kayak gini." Izzah dengan semangat empat lima, terus berusaha mempengaruhi mertuanya itu.
30.9K viewsCompletedAdded to Library 834 Times as senapang lantak
Read
+Library
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

Harga diri seolah-olah tak melekat di badan. Laungan frasa harga dua puluh hingga lima puluh juta rupiah menggema di udara. Para pria yang mengikuti lelang untuk bisa menikmati tubuh Santi merupakan pemilik rupiah tak berseri. Ironisnya, usia mereka rata-rata setengah abad lebih. Mereka begitu mudah menyebutkan nomial. Namun, begitu sakit batin Santi mendengarnya.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as senapang lantak
Read
+Library
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

Mayang bisa melihat emosi yang berkecambuk di kedua bola mata Sena. Untuk pertama kalinya Mayang merasa sangat puas bisa memukul telak omongan Sena. Mayang yakin, Sena yang sekarang sedang berusaha merubah imagenya. Dari seorang anak kampung yang melarat dengan status, maaf anak haram, menjadi putra tunggal seorang Dananjaya. Kesuksesannya di masa kini membuat Sena ingin membuang masa lalunya. Sena lupa bahwa sebenarnya
1031.7K viewsCompletedAdded to Library 792 Times as senapang lantak
Read
+Library
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

Sementara Aslan malah mengerutkan kening, pria tak dikenalnya itu tiba-tiba membuat Aslan terheran akan sikapnya. "Kalau kamu bisa menang dalam pertandingan, kamu bisa naik tahta menjadi Ksatria," ucapnya. Aslan terdiam cukup lama. Entah apa yang terngiang di kepalanya, namun tak lama kemudian ia mulai membuka suara dinginnya kembali, "Belum bisa dipastikan." Ksatria yang duduk di samping Aslan itu tersenyum tipis. "Hmmm," gumam Ksatria itu tak jelas.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as senapang lantak
Read
+Library
Pengantin Semu

Pengantin Semu

Bang Udin mengamati rumah mereka yang masih acak acakan. 'Mahal juga dari bawah ke sini dua puluh lima ribu,' gerutu Seina. "Ini kembaliannya, Dek." Bang Udin menyerahkan uang lima ribu ke tangan Seina, "Pasti mau bilang mahal, ya?" sambung lelaki buncit itu. Seina menjadi malu, bagai mana mungkin dia bisa tau apa yang sedang dipikirkan olehnya. "Maklum aja, Dek. Kan, dua kali pengantaran. Pertama dari warung nasi ke warung sembako, ke dua ... dari warung sembako ke sini," terang Bang Udin.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as senapang lantak
Read
+Library
Sang Penata Rias

Sang Penata Rias

Tangisannya benar-benar pecah, seakan ia benar-benar kehilangan. Para wartawan tampak mempercayai hal itu sepenuhnya, dan benar-benar hanyut dalam perasaan simpati. Aku bahkan hampir tak bisa menahan senyumanku. "Hahaha, janda sialan ini benar-benar menghayati 3 miliarnya" batinku. *****
104.5K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as senapang lantak
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status