Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menikahi CEO Philophobia

Menikahi CEO Philophobia

(Akhir) “Sayang, kau sedang apa?” tegur Gavin pada istrinya. “Ini buku diary mu?” tanyanya. Ara mengangguk pelan, dia lalu menutup buku diary nya, menaruh kembali ke dalam laci tempat dia menyimpan benda itu sebelumnya. “Iya sayang, aku hanya iseng. Dulu, aku sering menulis kan apapun yang menjadi keresahan ku. Aku berpikir, aku cukup mahir menulis. Kenapa aku tidak jadi penulis saja ya?” ujar Ara.
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 239 Times as seni menulis
Read
+Library
Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku

Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku

tanya Rina, mencoba membuka percakapan. Fahmi berhenti sejenak, lalu menjawab, “Aku penulis.” Rina menoleh cepat, matanya berbinar. “Serius? Penulis?” Fahmi mengangguk. “Ya. Aku menulis novel online, novel cetak, esai, kadang juga artikel lepas. Bekerja dari rumah, jadi lebih fleksibel.” Rina mendadak kagum. “Wah … keren sekali. Aku suka baca, meski belakangan jarang. Tapi aku nggak pernah membayangkan bertemu langsung dengan seorang penulis.”
10103.9K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as seni menulis
Read
+Library
Diary Yang Basah

Diary Yang Basah

Juan sudah tidak memiliki kekuatan lagi untuk mengancam Joe lagi. Juan keluar dari kamarnya melintas di depan kamar Cici, Juan memperhatikan Cici sedang belajar. Cici sedang membaca buku bahasa Indonesia dengan materi tentang bagaimana menuangkan pikiran melalui tulisan. Materi yang di sajikan guru bahasa Indonesia membuat Cici tertarik untuk menulis. Guru bahasa Indonesia menjelaskan bahwa menulis, pada dasarnya adalah suatu proses yang panjang. proses itu dapat menyangkut pencarian dan pengumpulan data, maupun menyangkut kegiatan menulis atau menuangkan data yang sudah terkumpul ke dalam bentuk tulisan yang dapat di baca dan dimengerti oleh orang lain. Hampir semua penulis mengakui penting
108.6K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as seni menulis
Read
+Library
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Dari sekian banyaknya manusia, yang tidak membawa pensil, atau alat tulis, hanya aku seorang. Ah, aku kagum dengan budaya menulis Kali Asin. “Baiklah, saudara-saudara yang saya hormati. Walaupun teknologi telah berkembang pesat, tapi jangan sampai kita melupakan budaya menulis. Ilmu akan lebih mudah masuk 180% dengan menulis, dibandingkan dengan hanya mendengar, dan saya rasa semua dari kita sudah mengetahui itu.” Kata Kabisan sebagai kalimat pembuka.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 293 Times as seni menulis
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 22 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Selama beberapa bulan ini ia kerap memperhatikan ilmu tentang menulis sebuah cerita dan novel di beberapa grup menulis. Hanya tinggal memantapkan mental untuk membuat dan mengunggah di grup menulis. Setidaknya itu bisa membuat hati tahan banting untuk sebuah kritik dan saran.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as seni menulis
Read
+Library
PENYESALAN MANTAN SUAMI

PENYESALAN MANTAN SUAMI

YAYASAN ANAK PALING TERBESAR DAN TERSUKSES DI NEGARA INI. Aku membaca tulisan itu dan mendengus sebelum menaruh majalah itu kembali. “Masih ada beberapa majalah lagi yang menulis judul kurang lebih sama,” katanya sambil menjejerkan sejumlah majalah di atas meja. “Beberapa hal yang tertulis benar-benar lucu, ada yang berasumsi, Anda harus membacanya.” Aku menggelengkan kepalaku. “Tidak, aku tidak peduli akan apa yang mereka katakan. Bisakah kita fokus ke pekerjaan?”
9.5444.2K viewsCompletedAdded to Library 9.3K Times as seni menulis
Show Reviews (71)
Read
+Library
Weneedta
Hai... Setelah tamat baca buku ini, mampir ke cerita aku yuk. Judulnya "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Mommy Lily
senangnya kalau baca novel bagus kek gini...sdh ide ceritanya bagus, pemilihan kata nya juga pas,gaya bahasa nya juga oke trus yg bikin jatuh cinta itu jalan ceritanya gak berbelit-belit sat set dan enak aja untuk disimak..bener2 the best authornya......️
Read All Reviews
Terjebak Cinta Terlarang

Terjebak Cinta Terlarang

38. Terjebak Cinta Terlarang Ada Tabir Yang Menaungi(Surat Dari Mas Reno) Penulis: Lusia Sudarti Part 38 "Oh iya, saya sudah tahu maksud kedatangan Mbak," ujarnya menatapku, kami semua hanya saling pandang mendengar ucapan beliau, aku pun mengangguk. "Oh iya, ini sama Mbak siapa ya?" Pak Senen bertanya kepadaku, beliau membawa sebuah buku dan satu buah pulpen ditangannya.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as seni menulis
Read
+Library
Bukan senior biasa

Bukan senior biasa

titah senior cowok itu menyuruh masuk, namun setelah itu malah nandita mendengar bisik bisik beberapa senior yang sebelumnya terus menatap kearahnya. "Cantik banget gue start pertama." bisik senior cowok berambut undercut itu. "Idih kayak diterima aja. Orang cantik mah mau nya sama yang ganteng, nggak usah berharap, gak akan ada yang suka pantat panci." ledek senior cowok kedua yang bergaya rambut side part. Tidak sengaja telinganya mendengar itu, nandita hanya bisa tersenyuk miring, ternyata baru tahu itu alasan nya mereka menahan cukup lama tadi.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as seni menulis
Read
+Library
The Rahadi's

The Rahadi's

Karena itu wali kelasnya meminta Ella untuk belajar menulis dari Seno. Ella juga sedikit iri. Ella sering memperhatikan bagaimana Seno menulis. Dari bagaimana cara Seno membentuk abjad, memegang pulpen, sampai seberapa besar tekanan yang diberikan oleh Seno ke buku yang ia pakai. Ella masih ingat semua itu. Ketika tulisan Ella mulai berubah setelah sekian tahun, tulisan tangan Seno ternyata tidak berubah. Ella masih mengenalinya. Sangat.
4.0K viewsOngoingAdded to Library 150 Times as seni menulis
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

apakah kita adalah orang yang sudah menemukan bakat? Saya merasa bahwa bakat saya adalah menjadi seorang penulis. Entah itu penulis novel, esai, puisi, cerpen, atau beberapa macan jenis tulisan lainnya. Saya begitu suka dengan menulis, sehingga saya tidak bosan mengerjakan apa yang saya anggap sebagai bakat tersebut. Salah satu ciri bahwa suatu hal adalah bakat kita adalah tidak mudah bosan. Walaupun ratusan kali kita mencoba dan gagal, kita tidak akan bosan dengan yang namanya bakat tersebut.
8.99.9K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as seni menulis
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status