Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak Cinta Kakak Tiri

Terjebak Cinta Kakak Tiri

“Kalau kamu mulai nulis buat disukai, kamu bakal kehilangan jujurmu. Dan kamu tahu kan, bagian terbaik dari tulisanmu adalah jujurnya.” • Hari itu Jasmin menutup laptopnya tanpa menulis satu pun kalimat. Tapi ia mulai mencatat hal-hal kecil di buku jurnalnya. Tentang aroma teh favorit Reyan. Tentang cara dia melipat baju yang selalu terlalu rapi. Tentang tawa kecil yang muncul waktu mereka menonton komedi buruk tapi tetap menikmatinya.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as hakikat menulis
Read
+Library
Ellipsis

Ellipsis

“Kalau tujuan kamu menulis untuk mendapatkan kemapanan secara finansial, saya rasa ada banyak instrumen lain yang jauh lebih menjanjikan. Tapi kalau kamu menulis untuk tujuan lain, sampai kapanpun itu akan tetap relevan. Charil Anwar, Pram, Tolstoy… semua mengalami kesulitan dan menghadapi tantangan berat di eranya masing-masing.” “Chairil Anwar seorang penyair.” “Apa bedanya? Toh dia juga hidup untuk apa yang dia tulis dan perjuangkan.” Aku tercenung. “Mereka hidup untuk menulis, Zaynn, bukan menulis untuk hidup.” Ashika benar. Ada perbedaan nyata di antara keduanya. Lantas apa tujuanku menulis sekarang? Kenapa tiba-tiba aku ingin menulis belakangan ini? Apa yang mendasari semua itu?
103.7K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as hakikat menulis
Read
+Library
Cinta Tanpa Isyarat

Cinta Tanpa Isyarat

“BEDA BANG! FIKSI NGGAK NYATA!” “Sama aja tuh menurut abang.” Tentu saja sebagai seorang pria sejati. Ia tak ada keinginan untuk menyerah. “Abang mana tau soal kepenulisan!” kata Zahra dengan wajah kesalnya.
937 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as hakikat menulis
Read
+Library
Usai Ciuman Panas di Ranjang CEO

Usai Ciuman Panas di Ranjang CEO

“Jadi yang bapak takutkan… cuma reputasi? Bukan soal kebenaran?” Pram mengetukkan jarinya ke meja kaca, sorot matanya menusuk. “Kebenaran itu relatif, Bitha. Dan saya berhak menentukan mana yang boleh keluar ke publik.” Kini giliran Bitha yang melangkah maju, meski suaranya bergetar. “Kalau begitu, kenapa bapak biarkan saya menulis? Kenapa harus saya? Kalau semua harus sesuai keinginan bapak, lebih baik bikin tim humas sendiri, bukan minta jurnalis!”
1.7K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as hakikat menulis
Read
+Library
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriesoursriri
Dari menulis surat untuk membuat penutup hingga buku harian tentang mimpi. Setiap halaman kertas tersebut menceritakan kisah tentang waktu yang berlalu dengan setiap lembaran yang telah berubah warna menjadi kuning keemasan akibat waktu dan usia, serta tertulis dengan tinta hitam. Iris selalu diberitahu bahwa menulis sebagai tindakan aktualisasi diri, disengaja, dan penyembuhan. Belajar bagaimana menggabungkan menulis dengan ritual dan sihir untuk penemuan diri, memperjelas niat, menciptakan dan membuat sesuatu terjadi, dan manifestasi.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as hakikat menulis
Read
+Library
Diary Yang Basah

Diary Yang Basah

Juan sudah tidak memiliki kekuatan lagi untuk mengancam Joe lagi. Juan keluar dari kamarnya melintas di depan kamar Cici, Juan memperhatikan Cici sedang belajar. Cici sedang membaca buku bahasa Indonesia dengan materi tentang bagaimana menuangkan pikiran melalui tulisan. Materi yang di sajikan guru bahasa Indonesia membuat Cici tertarik untuk menulis. Guru bahasa Indonesia menjelaskan bahwa menulis, pada dasarnya adalah suatu proses yang panjang. proses itu dapat menyangkut pencarian dan pengumpulan data, maupun menyangkut kegiatan menulis atau menuangkan data yang sudah terkumpul ke dalam bentuk tulisan yang dapat di baca dan dimengerti oleh orang lain. Hampir semua penulis mengakui penting
108.6K viewsOngoingAdded to Library 326 Times as hakikat menulis
Read
+Library
Ditalak Usai Akad

Ditalak Usai Akad

“Kamu sedang apa sebenarnya? Kok sampai kaget gitu? Kamu tidak melakukan sesuatu hal yang mencurigakan bukan?” “Ya tidaklah Mas, biasa, aku lagi nulis,” bohong Ela. Padahal tadi dia sedang membalas beberapa komen pembaca. “Oh pantas, seseru itu ya hingga kamu lupa sekelilingmu.” Ela hanya membalas dengan senyuman kecil.
6.8K viewsOngoingAdded to Library 225 Times as hakikat menulis
Read
+Library
NAMA PEREMPUAN YANG KAU SEBUT DALAM DOA

NAMA PEREMPUAN YANG KAU SEBUT DALAM DOA

“Kayak orang yang akhirnya nggak lari dari dirinya sendiri.” Clarissa menatapnya lama, lalu tertawa kecil. “Kamu tuh bisa aja ngomongnya.” Raihan menyandarkan tubuh di kursi seberang. “Aku cuma ngomong yang aku lihat. Dulu kamu selalu nulis buat orang lain — pembaca, editor, dunia. Sekarang kamu nulis buat kamu sendiri.” Clarissa terdiam, lalu berkata pelan, “Aku juga nulis buat kita. Supaya kalau nanti aku lupa rasanya disembuhkan, aku bisa baca lagi.”
1023.2K viewsCompletedAdded to Library 813 Times as hakikat menulis
Read
+Library
MY SEXY EDITOR

MY SEXY EDITOR

Ilene tak mau, Ilene ingin namanya yang terkenal di sana. Ilene sudah menargetkan satu atau dua tahun mendatang, ia akan jadi best selling author dengan label buku mega best seller dan segera di-filmkan. Membiat bundanya bangga dan tak meremehkan orang menulis, walau Ilene masih sembunyi-sembunyi. Terkadang Ilene membohongi bundanya ingin mengerjakan skiripsi dan ujungnya ia kerjakan novel. Karena nyatanya mengkhayal lebih seru daripada menulis data yang valid. Karena mengkhayal bebas membawa pikiran Ilene, dan apa yang hatinya mau menulis. Bukan banyak data yang konkrit yang harus sesuai dengan perkataan para ahli bukan perkataan dirinya. Ilene adalah manusia pecinta fiksi, bukan manusia pe
9.935.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as hakikat menulis
Show Reviews (42)
Read
+Library
Rizka Ahmed Syukri
aaaaaaaaaa aku terharu baca cerita ini,, sebagai seorang ibu faham betul gimana harus kuat liat anak demam/sakit,, btw makasih mak selalu nyajiin cerita yang luar biasa bagusnya,, maaf baru hadir karena abis lahiran Rabu kemaren,,
V Missv
Mudah-mudahan ini komen aku terakhir di sini. Pada dasarnya aku ga mau berhubungan lagi dengan seseorang 'you know who'. Jadi, jangan saling mengusik. Ngetik aja yang aman dan damai ya. Kita ini penulis, bukan penjulid. Sukses terus.
Read All Reviews
Ku Tentukan Takdirku

Ku Tentukan Takdirku

Halaman demi halaman dipenuhi tulisan tangan rapi, potongan tanggal, nama, dan bukti kecil yang dikumpulkannya selama berbulan-bulan. Ia tidak menulis untuk melampiaskan, melainkan mencatat dengan kesabaran seorang pengamat. Setiap goresan tinta seperti bagian dari teka-teki besar yang perlahan membentuk gambar utuh — kebohongan yang selama ini disembunyikan Raka dan Selina di balik wajah manis dan sikap sopan.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as hakikat menulis
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status