Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Laptop itu sedang memutar satu video. 'Namaku Adam Charlie, dulu aku adalah petinggi di Carbonate Company, dan mantan wakil presiden di Martyr Company. Di sini, aku mau mempublikasikan fakta tentang kasus Eaten yang menggemparkan warga Northern tahun itu. Aku adalah pembuat rencana kasus ini, semua pasien yang keracunan di hari itu, keracunan setelah memakan obat yang dibuat oleh Carbonate Company. Tapi Rudi, presiden Martyr Company sekarang, membuat keluarga Vegas menanggung kasus ini, menjadi barang yang dikorbankan dalam kasus ini!'
8.8146.1K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as senopati pamungkas
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Mbak Tumiyen menyusut air matanya, tampak mata renta itu memerah luar biasa. “Bengi kui, terakhir kali simbah ketemu Redita. De`e nangis gowo koper gede, Nang. Bar kui saiki gak ono sik reti kepiye kabare bocah iku, (Malam itu, terakhir kali nenek ketemu Redita. Dia nangis bawa koper besar, Nak. Setelah itu, sekarang tidak ada yang tahu bagaimana kabar anak itu.)”
9.9266.1K viewsCompletedAdded to Library 9.0K Times as senopati pamungkas
Read
+Library
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

Tapi ia membawa sesuatu yang jauh lebih berat dan berharga: kejelasan. Di terminal, saat bus mulai bergerak, Anggi menerima satu pesan terakhir. Nomor tak dikenal. Pesan: Aku dengar kamu pindah. Semoga bahagia. Tidak ada nama. Tidak perlu. Anggi tidak membalas. Ia hanya mematikan layar dan menatap jalan di depan—panjang, terbuka, dan untuk pertama kalinya, tidak mengintimidasi.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as senopati pamungkas
Read
+Library
Terbuai! Jarum Magis Mas Wira

Terbuai! Jarum Magis Mas Wira

Jantungnya berdegup satu-satu, menyadari sepenuhnya di level setinggi apa pelanggannya kali ini. Siapa yang tidak tahu nama itu? Haryo Senopati Bawono adalah tokoh megah di panggung nasional. Beliau adalah ketua umum Partai Jaya Negeri (PJN), mantan menteri luar negeri, sekaligus pemilik tunggal dari PT. Senopati Group—sebuah gurita bisnis raksasa yang bergerak di bidang pertambangan batu bara, minyak sawit, dan perkebunan skala internasional. Dan yang paling krusial, saat ini pria tua itu sedang gencar-gencarnya mencalonkan diri sebagai calon gubernur dengan elektabilitas tertinggi.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as senopati pamungkas
Read
+Library
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

63. Pengendalian Monster Rapat kali ini terasa begitu berbeda. Bukan hanya karena alasannya adalah dua kerajaan yang tidak ikut andil dalam rapat ini tetapi juga karena rapat kali ini akan dipimpin langsung oleh Kyana yang notabenenya sosok paling dibenci oleh hampir keseluruhan kaum immortal termasuk oleh beberapa petinggi kerajaan. Walau begitu, Avram menegaskan kepada semua pimpinan kerajaan maupun petinggi kerajaan lainnya untuk menghadiri rapat kali ini. Ancaman yang dirinya berikan tidak tanggung-tanggung, yaitu akan mencabut hak jual-beli antar kerajaan bagi pihak kerajaan yang tidak mendatangi rapat dan juga penyabutan gelar bangsawan maupun kedudukan lainnya bagi para petinggi keraj
2.8K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as senopati pamungkas
Read
+Library
Diceraikan Karena Madu, Suami Kembali Dengan Malu

Diceraikan Karena Madu, Suami Kembali Dengan Malu

kata Seno, salah satu teman Arya yang menjadi penyidik saat itu. "Siapa dia?" Tanya Arya tak sabar. Seno pun menunjukkan beberapa foto dan juga data diri Seno. "Kamu mengenalnya?" Tanya Seno. Arya menggelengkan kepalanya. "Namanya Adi, dia adalah mantan pegawai rumah sakit tempat ibumu dirawat. Dulu, dia dipecat karena salah memberikan obat pada pasien. Sayangnya, saat kami ke rumahnya, dia sudah melarikan diri."
105.5K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as senopati pamungkas
Read
+Library
Pembalasan Istri yang Kehilangan

Pembalasan Istri yang Kehilangan

Tuan Zhang terdiam sejenak, kemudian melihat Senna dengan mata tajam, "Senna, ini terlalu kejam. Kau ingin membuang ayahmu sendiri lalu menguasai semua harta? Kau benar-benar serakah, apa tidak cukup untuk menguasai harta dari suamimu?" Senna menjawab tanpa belas kasihan, "Kejam? Lebih kejam aku atau kau? Lagipula, Papa seharusnya ingat bahwa semua harta yang papa milik saat ini peninggalan dari nenek dan semua itu adalah milikku. Aku hanya ingin mengambilnya, sekarang, aku ingin kau merasakan bagaimana rasanya kehilangan segalanya." Tuan Zhang Kedua mencoba meredakan situasi, "Senna, jangan begitu. Bagaimana pun juga Papamu yang telah membiayaimu sampai sekarang. Berikan dia sedikit harta.
105.6K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as senopati pamungkas
Read
+Library
SUAMI BERSAMA

SUAMI BERSAMA

“Selain karena faktor usia, kecelakaan itu menyebabkan impotensi, walaupun mugkin Bapak memang masih bisa tapi beliau tetap curiga.” “Astaghfirullah…,” kali ini aku dan Bu Ning yang bersamaan beristighfar. “Dan Bapak akhirnya menemukan Bapaknya Seno, mm… maksud saya orang yang berkhianat itu?” tanyaku dengan jantung berdebar karena sudah dua kali mendengar cerita Pak Mangun yang tidak terduga. “Iya, saya menemukan siapa orangnya dengan bukti yang kuat dan tidak akan mungkin bisa disangkal lagi.”
1.3K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as senopati pamungkas
Read
+Library
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Baris terakhir itu sangat jelas, sebuah wasiat terpendam, seolah Ayahnya berusaha memberi peringatan kepada Raka bertahun-tahun kemudian, bahkan setelah kematiannya sendiri: “…Tapi bukan hanya Banyu yang berbahaya. Kau harus berhati-hati… Yang kuanggap murid terpercayaku, SENO. Dia meminta Gunungan Jati Mulya… Dan dia adalah…” Seno. Nama itu menghantam Raka seperti palu godam. Seno. Bukan Banyu. Seno adalah nama panggilan kesayangan Ki Anom untuk salah satu murid tertua, yang juga sangat dekat dengan Raka. Seno, seorang dalang yang sekarang bekerja sebagai penasihat budaya di kepolisian—seorang dalang yang memiliki akses ke informasi dan jejak penyelidikan mereka.
932 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as senopati pamungkas
Read
+Library
Puteri Terakhir Keluarga Mafia Berkuasa

Puteri Terakhir Keluarga Mafia Berkuasa

Hitung-hitung untuk mendapatkan pencitraan yang baik ala pahlawan. “Lukaku sudah diobati. Terima kasih berkatmu semuanya selamat. Ah, iya.” Pria itu merogoh saku celana panjangnya, mengeluarkan sebuah kartu nama berwarna silver. “Ini sedikit memalukan sebenarnya. Namaku Senat, aku juga pemilik Yayasan Peterpen. Sebenarnya, aku ada di sana karena ingin menolong mereka, tapi aku sendiri malah terseret. Kalau saja aku seberani dirimu mungkin aku bisa melakukan yang kau lakukan.”
922 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as senopati pamungkas
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status