Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mencintai Memori Terkelam

Mencintai Memori Terkelam

Okaeri nasai Michio” ujar Seika yang duduk di ruangan wahistu. “Tadaima anee-san. Ini untukmu anee-san” Michio memberikan plastik yang di jinjingnya. “Kore wa nan desu ka (apa ini) ?” tanya Seika antusias. “Ramen yang aku di berikan oleh anak pemilik toko ramen kepadaku” jelas Michio. “Tidak apa-apa aku memakannya?” tanya Seika kembali walaupun ia sangat selera ketika mencium bau harum dari ramen tersebut.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai sensei ramen
Baca
+Pustaka
GOLDILOVE (Catatan Seorang Pelakor)

GOLDILOVE (Catatan Seorang Pelakor)

Saat ia membukanya, aroma gurih kaldu ayam langsung memenuhi ruangan. Itu Ramen. Ramen favoritku dulu, lengkap dengan ekstra telur dan—seperti yang sudah kupastikan—tanpa seafood sama sekali karena alergi yang kumiliki. Arion menuangkannya ke dalam dua mangkuk porselen, lalu menyerahkan salah satunya padaku. "Makanlah. Kamu butuh tenaga sebelum kita bicara."
10774 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai sensei ramen
Baca
+Pustaka
Pesona Panas Tuan Idol

Pesona Panas Tuan Idol

“Mari makan Tuan Kento. Ramen ini hanya ada satu-satunya di desa Shirakawago.” Kento menerima sumpit dan melirik isi dalam mangkuk, aroma menggiurkan menusuk hidung mancungnya. Rasa lapar dan penasaran menggoda Kento, dia lebih dulu menyeruput kuah kental tonkotsu. “Bagaimana?” Asuki menatap Kento bersemangat. “Lumayan,” sahut Kento dingin. Asuki tahu Kento menyukai ramen khas buatan kedai mereka. Terbukti Kento menyeruput habis semua ramen miliknya tak bersisa. Asuki puas dan tenang karenanya.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai sensei ramen
Baca
+Pustaka
Terjerat Gairah si Om Suami

Terjerat Gairah si Om Suami

ucap Abas. “Siap, bos!” ucap Jena. ***** Beberapa menit kemudian, seorang pelayan datang membawa nampan besar berisi mangkuk ramen Jena yang mengepul, deretan sushi warna-warni, serta ramen kecil milik Abas. Mata Jena langsung berbinar seperti lampu neon. “Mas… lihat! Astaga, ini kelihatan enaaaak banget!” serunya bersemangat, sampai-sampai ia langsung meraih sumpit dengan tergesa.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai sensei ramen
Baca
+Pustaka
Cinta Terlarang Atau Takdir

Cinta Terlarang Atau Takdir

Keduanya menyantap ramen buatan Aruna dengan lahap. “Enak … kamu hebat.” Leonhard memuji menghasilkan semburat di pipi Aruna. Padahal hanya ramen tapi penghargaan Leonhard kepada Aruna seperti sudah dibuatkan masakan Padang dengan dua belas menu berbeda. “Leon ….” “Ya?” Leonhard menyahut, menoleh memfokuskan diri kepada Aruna. “Aku tahu perusahaan di Singapura lagi enggak baik-baik aja ….”
1030.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 866 kali sebagai sensei ramen
Baca
+Pustaka
The Sexy Stranger

The Sexy Stranger

Udara siang yang hangat dipenuhi aroma makanan lezat dari berbagai kedai di sekitar mereka. "Restoran ini punya menu ramen favoritku," seru Akio dengan wajah bersemangat sambil menunjuk sebuah resto masakan Jepang. Ayaka menggandeng tangan Elle sambil mengayun-ayunkan tangannya riang. "Dan di sini juga mochi-nya enak sekali! Kamu harus coba, Elle!" Elle tertawa kecil melihat kedua anak itu begitu bersemangat.
9.833.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 977 kali sebagai sensei ramen
Baca
+Pustaka
Dicerai Di Malam Pertama

Dicerai Di Malam Pertama

Saat mendapatkan restoran yang dituju akhirnya Sean berbelok. Pelayan mempersilakan masuk ke menunjukan meja untuk Sean dan Stela. Memberikan buku menu, pelayan menunggu Sean dan Stela memesan makanan. Setelah melihat-lihat menu makanan, akhirnya Sean dan Stela memesan semangkuk ramen spesial menu andalan restoran ini. Pelayan mencatat pesanan dan mengambil buku menu. Menunggu pesanan makanan, Stela dan Sean saling bercerita.
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai sensei ramen
Baca
+Pustaka
Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Malah akan pergi ke Yokoha Club untuk menonton performance-ku. "Terima kasih Shima sudah menemaniku." Kami tengah menikmati Soba Abura, yaitu sajian ramen dengan tauge dan kol yang renyah, mie lebih keras, sup yang lebih kental tanpa bawang putih. Aku mentraktirnya sebagai ucapan terimakasih telah menemaniku. "Semoga itu menjadi pilihan terbaikmu Jay." Ucapnya dengan menikmati Soba Abura.
10166.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai sensei ramen
Baca
+Pustaka
Ratu Indigo VS Bad Boy

Ratu Indigo VS Bad Boy

“Makan ramen enggak apa-apa, ya? Soalnya gue lagi pingin makanan pedas yang berkuah.” Raga mengikuti Amira masuk ke sebuah restoran Jepang. Dia memesan tiga kursi untuk dirinya, Raga, dan Alex. Ketiganya duduk saling berhadapan di sebuah meja bulat. Pelayan pun datang dan memberikan buku menu. Amira memilih ramen super pedas, sementara Raga dan Alex memilih ramen original. Tak menunggu lama, makanan mereka dihidangkan. Amira gegas mengambil sumpit. Dia tidak sabar untuk mencicipi.
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai sensei ramen
Baca
+Pustaka
My Obsesive Sugar Daddy

My Obsesive Sugar Daddy

tawar Alya meletakkan buku menu di tengah meja agar Ia dan sahabatnya itu dapat melihat bersama-sama. "Emm yang ini kayaknya enak...." setelah beberapa menit berpikir pilihan mereka jatuh kepada menu best seller di sini yaitu ramen chicken katsu. **** "Ke mana?" tanya Adam meminta bodyguard yang sering mengikuti Alya itu mengulang ucapannya. "Transmart Tuan," ujar laki-laki itu lagi usai mengatakan hal itu Ia pun keluar dari ruangan.
1016.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai sensei ramen
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status